Hobi Bermain? Ini Pelajaran Bisnis Darinya...
Permainan dibuat tidak hanya untuk bersenang-senang tapi juga bisa untuk melatih kecerdasan otak. Pelajaran berharga juga bisa kamu dapatkan dari sebuah papan permainan. Berawal dari papan permainan, kamu akan menjadi entrepreneur yang hebat. Sampai batas tertentu, kamu akan mendapatkan berbagai manfaat dan keterampilan berkarir dalam dunia bisnis.
Berikut 6 pelajaran bisnis yang bisa kamu petik sembari bermain board game...
1. Semakin sering Bermain, kamu akan semakin menguasainya!
Pengalaman adalah segalanya! Jika baru pertama kali bermain, pasti sangat sulit bagimu untuk memenangkannya. Apalagi, lawanmu adalah pemain lama yang telah menguasainya. Mereka lebih tahu aturan dan strategi lebih baik darimu. Jangan menyerah dan berekspektasi terlalu tinggi karena dapat mengecewakanmu. Tetap fokus untuk mempelajari dan mencari informasi baru.
Kegagalan adalah bagian dari dunia bisnis dan lumrah untuk mengalaminya. Contohnya, Reid Hoffman, Co-Founder LinkedIn, ia pernah membuat SocialNet, kencan online dan situs jejaring sosial yang pada akhirnya gagal.
Kegagalan harus diperlakukan sebagai pelajaran yang berharga. Kegalalan mengajarkan bagaimana kamu harus bertindak di kemudian hari, seperti mengambil keputusan yang efektif dan efisien. Dari pelajaran yang didapatkan, kamu akan mendapatkan pengalaman penting yang kamu butuhkan untuk sukses.
Baca juga: Mau Bisnis Online? Coba Zoho Saja...
2. Persiapan adalah Segalanya
Tidak peduli permainan apa yang akan dimainkan, kamu harus bersiap terlebih dahulu! Mulai dari permainan yang sederhana hingga yang lebih kompleks, kamu harus meluangkan waktu untuk mempelajari sebelum mulai memainkannya. Tahap persiapan ini bisa jadi hanya mempelajari aturan permainan atau bisa jadi termasuk strategi untuk menang.
Dalam praktiknya, membangun bisnis baru adalah permainan yang sangat menantang dan rencanamu harus matang jika ingin berhasil. Contohnya, melakukan analisis terhadap faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi bisnismu.
Baca juga: 5 Strategi Agar Bisnis Tidak Bangkrut
3. Bersabar dan ciptakan timing yang tepat!
Pengaturan waktu sangat penting dan kamu harus bergerak pada saat yang tepat. Pernahkah mengalami situasi dalam permainan dimana kamu akhirnya kalah meskipun awalnya memiliki banyak waktu? Permainan kadang seperti maraton, kamu harus tetap yakin dengan strategimu agar sampai di tujuan. Jangan terburu-buru kalau tak ingin dikalahkan lawanmu.
Dalam berbisnis, kamu harus memulainya dari langkah yang terkecil. Jangan terburu-buru. Misalnya, membuat produk yang layak dijual terlebih dahulu walaupun dalam jumlah yang sedikit. Hal ini dapat membangun kepercayaan konsumen bahwa produkmu layak dikonsumsi. Jangan terlalu disibukkan dengan pendanaan di awal.
Untuk menciptakan timing yang tepat, kamu harus membuka mata. Pikirkan secara kritis strategimu dan lakukan evaluasi sehingga kamu dapat memutuskan mana yang layak untuk dikerjakan dan mana yang tidak.
Baca juga: Nih, Peluang Bisnis Anti-Mainstream!
4. Ingatlah! Kamu tidak bermain sendirian
Pernahkah mengalami kekalahan dalam permainan padahal kamu adalah pemain yang berpengalaman dan memiliki strategi yang tidak ada duanya? Jawabannya sederhana, kamu tidak bermain sendiri. Pertama, mungkin ada pemain lain yang lebih berpengalaman dan belajar dari kesalahan. Kedua, mungkin mereka telah mengembangkan strategi yang lebih baik daripada strategimu. Atau mungkin, mereka lebih berani mengambil risiko daripada kamu.
Namun, tidak selalu pemain lain harus kamu anggap lawan karena bisa juga dimanfaatkan sebagai kawan. Dalam berbisnis, ada banyak cara untuk bekerja sama dan bergabung untuk berhasil Sering mendengar banyak perusahaan yang merger ketika ingin bangkrut, kan? Itu salah satu contohnya.
5. Beradaptasilah dengan perubahan
Hanya memiliki strategi yang matang tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Keadaan ketika bermain board game dan dalam dunia bisnis dapat berubah sepanjang waktu. Kamu harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut jika tidak ingin tertinggal dan tetap memiliki peluang untuk berhasil atau bahkan bertahan di pasar. Dengan demikian, memiliki rencana alternatif akan membantumu beradaptasi dan memulai rencana baru jika rencana sebelumnya gagal.
Sebagai contoh, era digital saat ini sudah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk dalam berbisnis. Siapa yang tidak mau bertransformasi ke digital, kemungkinan dalam hitungan tahun akan mengalami gangguan dalam bisnisnya. Lebih buruknya lagi mengalami kebangkrutan. Karenanya, beradaptasi sangatlah penting. Kamu harus berpikiran terbuka dan kritis untuk melihat apakah strategimu masih bisa dipakai dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.
Baca juga: Jangan Pakai Ini Kalau Mau Ketinggalan!
6. Bersiaplah untuk berkorban
Terkadangn jika ingin mendapatkan sesuatu, kamu harus rela kehilangan atau melepaskan sesuatu yang lain. Hampir tidak mungkin kamu dapat memenangkan semua permainan atau menjadi yang terbaik dalam setiap aspek. Kamu harus menyadari kerugian tersebut sebagai pengorbanan untuk memenangkan permainan yang lebih berarti buatmu.
Dalam berbisnis, pengorbanan adalah landasan bagi setiap pelaku bisnis. Dalam era digital terkadang peluang dan risiko muncul bersamaan. Contohnya, seorang harus memilih mengorbankan pekerjaannya yang sudah "layak" untuk mulai fokus membangun bisnisnya sendiri. Atau seseorang yang mengorbankan waktunya bersama keluarga dan teman-temannya demi menjalankan bisnis.
Pengorbanan dalam berbisnis tidak berhenti setelah bisnis tersebut berjalan dengan tepat di jalurnya. Lingkungan bisnis yang kompleks menandakan bahwa ada banyak rintangan yang harus dihadapi. Kamu tidak bisa memenangkan semuanya untuk mendapatkan pangsa pasar yang besar. Misalnya, sebuah perusahaan tidak mungkin menawarkan harga terendah dan pada saat yang sama memberikan layanan pelanggan terbaik dan kualitas produk tertinggi. Pasti perusahaan tersebut harus mengorbankan salah satunya, ya, kan?
Bagaimana menurutmu? Jangan lupa kasih komentar, ya...
Baca juga: 3 Strategi Mempertahankan Konsumen
3 Tips “Ramah Lokal” untuk Travel Startup
Tren travelling selalu berubah
Kamis, 26 Juli 2018 | 02:18 WIB
10 Tips Branding Bisnis Lokal dengan Budget Minimal
Budget minimal tapi ingin branding terbaik. Berikut 10 tipsnya!
Senin, 20 Agustus 2018 | 15:55 WIB
Nih, 5 Tips Sukses Jualan Online
Jangan takut untuk menjadi tidak kreatif dan inovatif. Kamu juga bisa manfaatkan peluang tren bisnis online yang ada!
Rabu, 19 September 2018 | 08:30 WIB
Tekanan terhadap Uni Eropa Meningkat, Peran Indonesia Disorot dalam Negosiasi Kesepakatan Pandemi Global
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
THR Cair Setahun Sekali, Simak 4 Strategi Investasi Emas yang Cerdas!
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Cara Bikin “Caricature of Me and My Job” Pakai ChatGPT, Sudah Coba?
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google Siap Bangun Data Center Tenaga Surya di Luar Angkasa Mulai 2027
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Data Analytics Tidak Hanya untuk IT, Ini 5 Jurusan Wajib Paham Data
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
5 Tips Jaga Keamanan Bertransaksi Digital di Musim Libur
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Fitur Baru Google Photos, Edit Foto dengan Perintah Suara
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
QRIS Kini Jadi Andalan Transaksi di Pedesaan dan Siap Tembus Luar Negeri
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
TikTok Rilis Tiga Fitur AI Baru, Mempermudah Proses Kreasi Konten
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Sekarang, Smartphone Kelas Menengah pun Sudah Pakai Fitur AI
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Suntikan Dana $16,7 Juta untuk Pintarnya, Buka Akses Kerja dan Pinjaman bagi Pekerja Informal
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
Waspada! Malware Berkedok Foto dan Video Demo di Grup WhatsApp
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Lenovo Yoga Solar PC, Laptop Tipis Inovatif yang Mengandalkan Energi Surya
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Komputer Gaming dari Mesin Kopi Ini Gunakan Seduhan Kopi untuk Mendinginkan CPU
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
DIGINATION LOGO