
Masyarakat Harus Jeli Manfaatkan Teknologi Jadi Peluang Usaha
Perkembangan teknologi saat ini menjadi salah satu penentu utama pertumbuhan ekonomi
Jumat, 2 Maret 2018 | 10:40 WIB
Mencari peluang usaha bisa dibilang gampang-gampang susah. Saking banyaknya yang terjun ke dunia bisnis, persaingan pun kian sengit. Konsekuensinya, peluang gagal dalam bersaing jadi sangat besar. Cara terbaik memulai persaingan adalah jeli membidik ide bisnis anti-mainstream sekaligus bisa memecahkan persoalan banyak orang.
Namun, apabila peluang yang kita inginkan hanya “berbeda” tetapi tidak memiliki nilai jual maka hal itu menjadi sebuah kebodohan yang merugikan. Nah, bagaimana cara menangkap sinyal peluang yang anti-mainstream? Dr. Sandy Wahyudi, dosen Marketing Universitas Ciputra dalam bukunya Stupid Marketing “Only Stupid Marketers Keep Learning” membagikan rahasia agar kamu bisa menangkap “sinyal peluang” setiap saat.
Nah, berikut ini empat kriteria peluang yang potensial. Yuk disimak!
Baca juga: Memanfaatkan Kekuatan Media Sosial untuk Marketing
Bagaimana Cara Mendapatkan Peluang?
Kamu bisa menerapkan prinsip Oppurtunity Triangle atau segitiga peluang, yakni Customer, Customer Community, dan Company and It’s Network. Kunci kesuksesan dari prinsip ini adalah bagaimana kamu mendeteksi kebutuhan, memilah saran atau kritik, dan menjadikan pengetahuan itu sebagai peluang-peluang baru untuk mengembangkan bisnis.
# Customer
Kita semua pasti punya pelanggan. Rumusnya, semakin dekat dengan pelanggan, semakin mungkin kita menemukan peluang baru untuk mengembangkan perusahaan. Galilah apa yang menjadi kebutuhan, kekhawatiran, dan keinginan, bahkan impian pelangganmu. Kamu akan mendapatkan banyak pemikiran yang sebelumnya tak pernah ditemukan hanya dari kacamata perusahaan.
# Customer Community
Langkah berikutnya, setelah kamu kenal pelanggan lebih dekat dari sebelumnya adalah mendekatkan diri pada komunitas pelanggan tersebut. Yap! Ada gula, ada semut… dan hanya semut yang mau bekerja sama dengan semut. Artinya, apabila kamu sudah menemukan satu semut (pelanggan) maka kamu bisa menjaring semut lainnya. Ingat, jangan berhenti sampai satu komunitas saja, masukilah komunitas lain untuk meningkatkan brand awareness.
# Company and It’s Network
Dari bisnis sendiri, peluang bisa diperoleh dari rekanan atau partner yang membantumu selama ini. Dekatilah mereka, gali apa kebutuhan yang belum terpuaskan selama ini. Semakin banyak kamu mendapat masukan, semakin besar peluang yang diperoleh.
Terdengar sulit diterapkan? Sebenarnya tidak. “Kuncinya hanya satu untuk mendapatkan sinyal peluang ini: cintailah perusahaanmu, bahkan kalau perlu, makan dan tidurlah bersama bisnismu. Cintailah perusahaanmu siang dan malam,” jelas Sandy.
Coba, yuk!
Baca juga: Setengah dari Tenaga Marketing Akan Digantikan Mesin Kecerdasan Buatan
Perkembangan teknologi saat ini menjadi salah satu penentu utama pertumbuhan ekonomi
Jumat, 2 Maret 2018 | 10:40 WIBMenggunakan poin permasalahan yang dimiliki oleh pelanggan bisa menjadi sebuah kesuksesan bisnis, namun kita harus menyentuh bagian terdalam dari konsumen, yang sebagian besar adalah kebutuhan khusus
Selasa, 24 April 2018 | 16:37 WIBPenetrasi digital memaksa banyak perusahaan beralih ke model digital dalam menjalankan usahanya
Selasa, 5 Juni 2018 | 15:24 WIBDiperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIBDoug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIBJika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIBJika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIBDi tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIBIHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIBPolri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIBBerikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIBPelanggan Apple Music dapat mulai mentransfer lagu atau playlist dari Spotify untuk iPhone, iPad, atau Android. Bagaimana caranya?
Minggu, 18 Mei 2025 | 16:12 WIBDua dari lima lulusan baru mengaku lebih pilih mengurungkan niat untuk melanjutkan proses rekrutmen jika tidak ada transparansi soal gaji.
Rabu, 30 April 2025 | 11:13 WIBSiap-siap ada beasiswa belajar data gratis!
Jumat, 25 April 2025 | 17:36 WIBSelain tanpa antre, berikut beberapa manfaat membeli emas digital:
Rabu, 16 April 2025 | 14:46 WIBBerikut 4 kontribusi open-source yang bisa mengubah lanskap bisnis di Indonesia:
Senin, 7 April 2025 | 21:04 WIBUntuk pertama kalinya di dunia, deteksi kanker kulit dapat dilakukan dalam waktu kilat menggunakan teknologi AI.
Senin, 7 April 2025 | 10:00 WIBDalam sepuluh tahun ke depan, AI akan semakin mengubah cara kita bekerja dan berinteraksi. Beberapa pekerjaan akan hilang, tetapi yang lain akan muncul.
Jumat, 28 Maret 2025 | 14:58 WIB