6 Jurus Jitu Mengembangkan Travel Startup
Pergi travelling memang sesuatu yang menyenangkan, tapi menghabiskan banyak uang
Senin, 23 Juli 2018 | 12:05 WIB
Tren travelling selalu berubah. Mulai dari pemesanan paket wisata melalui agen travel konvensional hingga pemesanan paket wisata melalu media daring. Mulai dari mengunjungi tempat-tempat bersejarah, pemandangan alam, hingga tempat-tempat kumuh di kota-kota besar. Terakhir, mulai dari menginap di hotel mewah, motel, hingga menginap di rumah penduduk lokal.
Di tahun 2018, berwisata dengan menginap di rumah penduduk lokal jadi tren traveling yang mulai dilirik. Cara wisata ini memungkinkan traveller lebih dekat dan berinteraksi dengan penduduk lokal. Harapannya, traveller tidak sekadar jadi turis tapi sungguh-sungguh memahami budaya lokal.
Kalau kamu berminat menggelar bisnis wisata yang "ramah lokal" seperti itu, simak tiga tips berikut ini, dari Dimas Jayasrana, Founder Spektakel.id, yang disampaikan dalam acara #digitalksID “Meraih Peluang Bisnis Jadi Travel Entrepreneur” yang diadakan di Kekini Coworking Space, Jakarta, Rabu (25/7/2018):
Profit - Berikan Presentase keuntungan lebih banyak kepada masyarakat lokal tempat destinasi wisata. Ini merupakan hal yang paling penting karena selama wisata berjalan, partisipan tinggal, makan, dan beraktivitas bersama penduduk lokal.
Pengalaman - Jadikan pembeli paket wisata bukan hanya sekedar pembeli tapi partisipan yang mengetahui proses pemilihan destinasi wisatanya. Partisipan juga harus diberikan pengalaman dengan cara berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal supaya masyarakat lokal juga merasa dihargai.
Jumlah Partisipan -Jangan terlalu banyak ketika ingin melakukan open trip yang menginap di rumah penduduk lokal karena akan mengganggu aktivitas mereka.
Nah, jika kamu sedang mengembangkan travel startup yang ingin mengajak masyarakat lokal untuk ikut serta, coba cek dulu tips tersebut.
Pergi travelling memang sesuatu yang menyenangkan, tapi menghabiskan banyak uang
Senin, 23 Juli 2018 | 12:05 WIB
Potensi bisnis travel di Indonesia sangat baik
Jumat, 27 Juli 2018 | 04:29 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB