LogoDIGINATION LOGO

THR Cair Setahun Sekali, Simak 4 Strategi Investasi Emas yang Cerdas!

author Oleh Samantha Luvian Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Share
Share

Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang paling dinantikan para pekerja. Berdasarkan regulasi pemerintah, THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya Idulfitri. Jika dikelola dengan perencanaan yang matang, momentum THR ini bisa menjadi berkah nyata bagi diri sendiri, keluarga, maupun sesama yang membutuhkan.

Dalam ragka momentum hilal THR sudah terlihat, ini adalah saat yang paling tepat untuk mulai membangun aset. Emas sering kali menjadi pilihan favorit karena nilainya yang relatif stabil dan karakternya yang mudah dipahami. Hal ini diperkuat oleh laporan World Gold Council yang menyebutkan bahwa 67% (dua dari tiga) masyarakat Indonesia memiliki investasi emas dalam berbagai instrumen.

Sebelum mulai mengeksekusi dana THR- mu, yuk perhatikan beberapa tips berikut!

1. Tentukan Tujuan sebagai Fondasi Utama

Tips pertama adalah menanamkan mindset bahwa THR bukanlah "uang kaget". Memanfaatkannya harus dilakukan dengan kalkulasi yang cermat. Kamu bisa menerapkan prinsip sederhana dengan membagi THR ke dalam beberapa pos: 40% untuk kebutuhan hari raya, 30% tabungan atau dana darurat, 20% investasi, dan 10% untuk kebutuhan sosial atau sedekah.

Dari porsi 20% yang disisihkan untuk investasi, sangat penting untuk menetapkan tujuan, misalnya untuk biaya pendidikan atau persiapan jangka panjang. Dengan target yang jelas, kamu bisa lebih mudah menentukan jangka waktu dan strategi pembelian. Tujuan ini juga berfungsi sebagai "rem" agar aset emasmu tidak mudah dicairkan secara impulsif.

Baca juga: 5 Tips Jaga Keamanan Bertransaksi Digital di Musim Libur 

2. Mulai dari Nominal Kecil untuk Membangun Habit

Siapa bilang investasi emas harus langsung dalam jumlah besar? Memulai dari nominal kecil lewat Dana THR justru membantu kamu membangun kebiasaan tanpa mengganggu kebutuhan pokok. Emas dinilai sangat cocok bagi investor pemula karena sifatnya yang tahan terhadap inflasi dan ideal sebagai instrumen jangka panjang.

Dukungan teknologi saat ini memungkinkan kamu berinvestasi emas secara digital dengan angka yang sangat terjangkau. Melalui fitur eMAS di aplikasi DANA, kamu bisa mulai berinvestasi mulai dari kisaran 0,0001 gram atau sekitar Rp200-an, menyesuaikan dengan harga emas saat transaksi dilakukan.

3. Pahami Pergerakan Harga dan Jangka Waktu

Meskipun emas dikenal sebagai aset berisiko rendah, fluktuasi harga tetap terjadi. Oleh karena itu, kamu perlu memahami karakteristik emas dan memantau pergerakan harganya secara berkala untuk mengoptimalkan potensi keuntungan. Secara historis, emas cenderung menunjukkan tren positif dalam periode investasi di atas lima tahun.

Di fitur eMAS DANA, kamu bisa memantau langsung tren harga jual dan beli dalam berbagai rentang waktu, mulai dari mingguan hingga satu tahun ke belakang. Menariknya, kamu juga bisa mengaktifkan notifikasi yang dipersonalisasi saat harga emas menyentuh target yang kamu inginkan.

Baca juga: Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!

4. Pilih Platform Transaksi yang Praktis dan Aman

Investasi emas memang semakin mudah, namun karena ini merupakan hasil kerja kerasmu, pastikan platform yang kamu gunakan benar-benar aman. Fitur eMAS di DANA tidak hanya memudahkan pembelian digital mulai dari nominal kecil, tapi juga memungkinkan pemantauan saldo dan riwayat transaksi secara transparan tanpa biaya penyimpanan.

Keamanan transaksi eMAS di DANA terjamin karena berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Selain itu, investasi ini dilengkapi dengan sistem DANA Protection dan memiliki opsi untuk dicetak menjadi emas fisik.

“Kebiasaan berinvestasi bisa dimulai dengan nominal kecil dan dilakukan terus-menerus, dan momentum THR adalah saat yang tepat untuk memulainya. Salah satunya dengan berinvestasi melalui fitur DANA eMAS. Aksesnya mudah dan aman, sehingga bikin tenang dan cocok bagi investor pemula. Harapannya, langkah ini dapat membantu lebih banyak orang dalam membangun kebiasaan dan masa depan finansial yang lebih sehat,” tutup Ivan Kusuma, Head of Investment and Insurance DANA.



  • Editor: Dewi Shinta N
TAGS
LATEST ARTICLE