7 AI Tools Terbaik yang Cocok untuk Membuat Konten Media Sosial
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
Dalam menjalankan suatu bisnis, seorang entrepreneur pastinya akan melewati berbagai macam proses naik turun. Segala macam risiko harus dihadapi agar bisnis bisa bertahan dan tidak mengalami kebangkrutan. Salah satu penyebab utama suatu usaha gulung tikar adalah kurangnya keuntungan atau laba. Oleh karena itu, seorang wirausaha harus berupaya menghasilkan pendapatan yang cukup dan secara konsisten mengalir untuk menutup modal dan menghindari kebangkrutan.
Menarik laba merupakan hal yang sulit dipahami karena baik orang yang sudah ahli di bidang pemasaran pun belum tentu berhasil menjual produk atau layanan mereka. “Salah satu hal krusial yang dialami para entrepreneur adalah bagaimana memperoleh laba yang stabil, konsisten, dan berulang,” ujar David Shriner-Cahn, kepada Forbes.
David Shriner-Cahn merupakan presiden Tend Strategic, sebuah biro konsultasi di New York yang fokus membantu pengusaha meningkatkan laba perusahaan dengan mengadakan program BestNetwork for Solopreneurs.
Untuk menghindari kebangkrutan, Shriner-Cahn menyarankan para pengusaha untuk mengidentifikasi berbagai strategi untuk mendapatkan laba. Berikut adalah lima strategi dari Shriner-Cahn yang bisa kamu contek untuk bisnis kamu:
1. Jadilah ahli
Ada banyak jenis peluang bisnis yang bisa menghasilkan uang, tetapi kamu harus fokus pada apa yang kamu kuasai. Carilah bidang bisnis yang kamu sukai, kuasai ilmunya sampai kamu benar-benar mumpuni, lalu fokus mengembangkannya secara konsisten dan persisten. Jika kamu fokus pada bidang yang kamu kuasai, maka konsumen akan mengenal kamu sebagai seorang ‘ahli’ di bidang tersebut.
2. Berpikirlah secara sistematis
Ciptakan strategi pemasaran yang sistematis karena pemasaran merupakan ujung tombak perusahaan. Adakalanya salah satu faktor yang membuat bisnis bangkrut adalah karena pemasaran yang tidak sesuai. Fokuskan pemasaran kepada segmen konsumen yang paling membutuhkan produk atau jasa kamu. Dan berikan pelayanan terbaik kepada konsumen kamu. Jangan hamburkan biaya pemasaran untuk konsumen yang tidak sesuai dengan target produk dan jasa kamu karena hal tersebut akan sia-sia dan tidak maksimal.
3. Ketahui seluk beluk produk atau jasa kamu
Bagaimana konsumen akan tertarik dengan produk dan jasa kamu kalau kamu sendiri tidak tahu apa-apa? Kamu harus menguasai seluk beluk produk yang kamu hasilkan atau jasa yang kamu tawarkan hingga kamu dapat menjelaskan secara rinci kepada konsumen. Kamu harus pintar mendeskripsikan produk kamu karena hal itu sangat berkaitan dengan sukses tidaknya pemasaran.
4. Jangan bergantung pada satu pelanggan utama
Diversifikasi aliran penghasilan kamu dan jangan bergantung pada satu pelanggan utama, meskipun pelanggan tersebut sangat loyal dan sering membeli produk kamu dalam jumlah besar. Bergantung pada satu pelanggan dapat menyebabkan arus kas berisiko. Menurut Shriner-Cahn, paling tidak kamu harus mempunyai minimal enam pelanggan tetap. “Semakin banyak kamu dapat membuat sumber penghasilan yang terdiversifikasi, semakin banyak kamu melindungi diri dari kebangkrutan,” kata Shriner-Cahn.
5. Fokus
Fokus dalam hal ini berarti kamu harus konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan tanpa membeda-bedakannya. Kamu harus memperlakukan setiap pelanggan secara sama dalam pelayanan dan harga. “Jangan biarkan klien mendikte dan membuat kamu melakukan apa pun yang diinginkan oleh klien karena hal tersebut tidak menguntungkan bagi bisnismu,” terang Shriner-Cahn.
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
Strava resmi menjadi pemungut PPN PMSE. Simak dampaknya bagi pengguna gratis dan premium.
Senin, 7 September 2026 | 13:36 WIB
Jualan di Instagram, TikTok, atau marketplace wajib punya NIB? Simak aturan Permendag 19/2026, masa transisi, dan kewajibannya.
Senin, 7 September 2026 | 11:24 WIB
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB