Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pertumbuhan teknologi pembayaran buatan Indonesia, QRIS, kini semakin masif. Penggunaanya tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi sudah merambah hingga ke wilayah pedesaan untuk transaksi ekonomi sehari-hari.
Sebagai informasi, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan standar kode QR nasional yang diluncurkan oleh Bank Indonesia. Teknologi ini sukses menyatukan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) seperti GoPay, OVO, DANA, dan layanan perbankan. Dengan satu kode QR saja, merchant kini bisa menerima pembayaran dari aplikasi apa pun, yang menjadi kunci utama percepatan adopsi ini.
Jadi Andalan di Pedesaan
Saat meresmikan Kampung Internet di Desa Sribit, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025), Meutya Hafid mengungkap data menarik. Ia memperkirakan sekitar 35 persen warga di desa tersebut kini aktif menggunakan QRIS untuk aktivitas ekonomi mereka.
"Mereka adalah pedagang di Pasar Tambak, penjual hasil tani, pengrajin bambu, dan pelaku usaha rumahan," jelas Meutya. Secara total, diperkirakan lebih dari 250 ribu warga di Kabupaten Sragen kini telah mengandalkan QRIS
Ini merupakan salah satu bukti nyata adopsi ini berhasil menjangkau penggunaan di level pedagang pasar dan pengrajin di pedesaan.
Baca juga: Airbnb Kini Menjadi ‘Everything App’, Media Sosial buat Para Pelancong
Transaksi Tembus Rp 130 Triliun dan Go Internasional
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna. Sementara itu, jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS juga sudah mencapai lebih dari 30 juta di seluruh penjuru negeri.
Pertumbuhan pesat ini juga dikonfirmasi oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Kepala IT ASPI, Dodi Soewandi, dalam Indonesia Treasury Leadership Forum 2025 (22/10), menyebut volume transaksi QRIS sangat cepat dan telah mencapai Rp130 triliun mounth-to-date (MTD) di awal Oktober.
“Empat Tahun lalu ketika kami memperkenalkan QRIS, kami sedikit khawatir karena infrastruktur yang masih rendah, tapi saya rasa karena pandemi, penetrasi sangat cepat,” ucapnya.
Dodi juga menyatakan bahwa QRIS akan terus dikembangkan untuk penggunaan di luar negeri.
Baca juga: Sekarang, Smartphone Kelas Menengah pun Sudah Pakai Fitur AI
Mekanisme QRIS Antarnegara
Setelah sukses digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) kini menargetkan QRIS juga bisa segera digunakan di India, dengan visi menjadi standar legal sistem pembayaran yang terkenal.
Keberhasilan "Go Internasional" ini berjalan melalui skema yang disebut QRIS Antarnegara. Inisiatif dari Bank Indonesia ini memungkinkan turis Indonesia untuk tidak perlu lagi menukar uang tunai saat berbelanja di negara mitra.
Wisatawan cukup memindai kode QR lokal menggunakan aplikasi mobile banking Indonesia mereka. Sistem akan otomatis mengkonversi mata uang Rupiah ke mata uang negara tersebut secara real-time, membuat transaksi di luar negeri semudah di dalam negeri.
Dengan upaya yang dilakukan, diharapkan penggunaan QRIS semakin masif dan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia di dalam negeri dan luar negeri.
Sumber: CNN Indonesia
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB