LogoDIGINATION LOGO

4 Ciri Bisnis Sukses Versi Jeff Bezos

Oleh Desy Yuliastuti Kamis, 6 September 2018 | 16:30 WIB
Share
Jeff Bezos, CEO Amazon (foto-foto ilustrasi oleh Shutterstock)
Share

Siapa yang tak kenal Jeff Bezos? CEO Amazon ini dikenal berani mengambil peluang bisnis dengan melihat sejumlah indikator keberhasilan. Bahkan ketika dia hanya melihat satu peluang kecil, dia berani mengambilnya. Kecerdikan Jeff mampu membuat bisnis Amazon melesat, dari yang awalnya hanya toko buku online menjadi perusahaan raksasa senilai hampir USD 1 triliun saat ini.

Bagi Bezos, peluang yang baik memiliki 4 karakteristik. Hal tersebut diungkapkan dalam surat tahunannya kepada para pemegang saham Amazon pada 2014 yang dikutip dari Business Insider, Rabu (29/8/2018).

“Sebuah bisnis yang akan melambung tinggi atau sukses besar, setidaknya memiliki empat karakteristik ini. Pelanggan menyukainya, dapat tumbuh sangat besar, memiliki pengembalian modal yang kuat, dan berpotensi untuk bertahan selama beberapa dekade ke depan,” tulisnya.

Baca juga: Keren! Tas Rotan Indonesia Dijual di Amazon

Dia melanjutkan, ketika melihat satu saja karakteristik dari keempat hal itu, jangan ragu untuk mengambil peluang. Pada saat itu, Jeff melihat potensi karakteristik itu pada tiga inisiatif program yang dimiliki Amazon yakni marketplace, Amazon Prime dan Amazon Web Services.

Jeff menjelaskan, ketiga program itu sudah dijalankan bertahun-tahun dari awal pembuatannya, dan tidak ada yang langsung sukses. “Masing-masing program ini adalah taruhan pada awalnya, dan banyak orang yang khawatir dengan kesuksesannya,” tulisnya.

Marketplace misalnya, ada produk dari dua platform vendor kerja sama dengan pihak ketiga yang gagal, yakni Amazon Auctions dan zShop. Dalam kasus Amazon Prime, perusahaan bahkan kehilangan “jutaan dolar” dari pendapatan pengiriman di tahun pertamanya sebelum menarik cukup banyak pelanggan untuk masuk dalam program ini.

Baca juga: Amazon Jadi Perusahaan Paling Diidamkan

Nasib sama dialami Amazon Web Services, yakni platform layanan cloud perusahaan, dimulai dari "ide radikal" yang saat itu hanya mengandalkan startup, seperti Pinterest dan Dropbox sebagai kliennya sebelum banyak perusahaan besar berbondong-bondong melirik.

Seiring perjalanan, kini marketplace Amazon menyumbang lebih dari setengah unit hasil penjualan Amazon, Prime memiliki lebih dari 100 juta pelanggan, dan Amazon Web Services memberikan pendapatan lebih dari USD 5 miliar kepada perusahaan.

“Pada titik ini, sudah sangat jelas betapa istimewanya mereka dan betapa beruntungnya kita memilikinya,” pungkasnya. Bezos mengungkapkan, ketiga hal tersebut adalah penawaran bisnis yang indah, beruntung saat itu dia tidak menyerah begitu saja.

Pernah mengalami hal yang sama?

Baca juga: Empat Negara Eropa Desak Amazon dan Google Bayar Pajak Lebih

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Business Insider
TAGS
RECOMMENDATION

Belanja Online di Amazon Sekarang Bisa Pakai Rupiah

Raksasa e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, menghadirkan fitur baru ‘International Shopping’ melalui aplikasi Amazon Shopping di browser PC, Android, atau iOS

Rabu, 18 April 2018 | 16:22 WIB

Bisakah Startup Ecommerce Baru Kalahkan Amazon?

Seperti kita ketahui bersama, Amazon telah menguasai ecommerce di beberapa pasar, bahkan perusahaan ini telah mendapatkan separuh pembelian online di Amerika Serikat pada tahun 2016

Senin, 30 April 2018 | 05:27 WIB
LATEST ARTICLE

Fajar Merekah Bagi eSport di tahun 2019!

Akhir-akhir ini eSport selalu menjadi perbincangan. Kira-kira bagaimana, ya di 2019? Apa kah eSport semakin populer? Yuk, simak prediksinya.

Kamis, 17 Januari 2019 | 11:15 WIB

Belum Tahu eSport? Yuk, Kenali!

Dunia eSport di 2019 terus berkembang tapi masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Yuk, simak pengenalan dunia eSport berikut ini!

Rabu, 16 Januari 2019 | 16:15 WIB

3 Skill IT yang Wajib Dikuasai para Entrepreneur

Ilmu bisnis dan manajemen saja tak cukup membuat bisnis bertahan. Zaman now, pengetahuan tentang bisnis digital dan IT menjadi yang utama. Apa saja yang harus dipelajari para entrepreneur?

Rabu, 16 Januari 2019 | 11:15 WIB

Bikin Startup Masih Ribet, Ini Sebabnya!

Peluang membangun startup di Indonesia selalu terbuka lebar. Namun, apakah birokrasi menjadi faktor bergugurannya startup di tengah jalan?

Selasa, 15 Januari 2019 | 08:15 WIB