Mau Dapatkan Funding? Cek Tips Berikut!
Bingung mencari funding? Coba baca 5 tips berikut!
Rabu, 27 Maret 2019 | 13:00 WIB
Luthfi Abdurrahim adalah Co-Founder sekaligus Chief Technology Officer (CTO) di platform urun dana atau crowdsourcing bernama GotongRoyong.com. Bersama dua orang rekannya, Luthfi membangun platform ini ketika kuliah di semester akhir Fakultas Ilmu Komputer UI pada 2018.
Dua co-founder yang lain adalah M. Radhiyan Pasopati Pribadi dan Mutsla Qanitah yang berkuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI.
GotongRoyong adalah platform crowdfunding atau urun dana. Uniknya, di platform ini sistemnya donasi uang tanpa uang. Loh, kok bisa? Yap, karena uang donasi yang dikumpulkan berasal dari iklan yang ditonton pengguna. Lewat sistem ini, GotongRoyong memudahkan proses donasi atau urun dana. Siapapun bisa ikut berdonasi walaupun tidak punya uang sepeser pun!
Ohya, saat ini GotongRoyong masih berada di bawah naungan Laboratorium Reliable Software Engineering (RSE) Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia loh.
Baca juga: Ini Kualitas Founder Startup Anti Gagal
Kepada Digination.id, Luthfi memberikan tiga tips berbisnis sejak masih mahasiswa. Yuk simak berikut ini:
1. Niat dan motivasi
Poin pertama ini ia dapatkan dari pengalamannya. "Beberapa orang ada yang memiliki ide bagus tapi startup-nya gak jalan. Ada juga orang-orang yang startup-nya sudah lumayan besar karena didukung dengan ide-ide yang bagus. Yang membedakan dari keduanya adalah niat dan motivasi. Yang satunya punya niat dan motivasi yang kuat, yang satunya hanya ide tapi niat dan motivasinya belum kuat," kata Luthfi.
Mendirikan startup, menurutnya, tidak mudah. "Banyak orang tergiur lihat startup, unicorn, dan lainnya tapi tidak melihat dibalik kesuksesan itu ada perjuangan yang berat yang harus dilalui. Kembali lagi, niat dan motivasi harus kuat," tambahnya.
Baca juga: Ini 5 Hal yang Membuatmu Jadi Studentpreneur Sukses...
2. Berangkat dari permasalahan yang ada
Selanjutnya, Luthfi melanjutkan bahwa poin kedua ini sangat penting. Alasannya karena startup sering mengalami kegagalan karena tidak ada market untuk customer yang menggunakannya. Customer menilai produk yang ditawarkan startup tersebut tidak memberikan solusi terhadap masalah yang mereka alami.
3. Mencari tim yang solid
Terakhir, Luthfi mengatakan bahwa membuat startup secara independen mungkin bisa saja dilakukan tapi startup tersebut akan bergerak lebih lama. Bisa jadi, ketika kita menjalankannya sendiri, hal yang kita lakukan adalah hal di luar kemampuan diri kita.
"Tim dibutuhkan untuk bisa saling melengkapi. Untuk mulai di awal, maksimal tiga orang sudah cukup. Cari tim yang tepat dengan pertimbangan yang matang. Poin ini juga sangat krusial karena jika startup semakin besar, startup membutuhkan investor, investor tidak hanya melihat dari segi bisnisnya saja tapi juga melihat apakah startup tersebut punya tim yang solid," tutupnya.
Nah, buat teman-teman sudah siap untuk memulai bisnismu? Yuk, mulai walaupun kecil setidaknya harus dimulai! Kalau sudah punya, share dong apa bisnis kamu.
Baca juga: Mau Bangun Tim Kerja yang Solid? Main Fortnite Aja!
Bingung mencari funding? Coba baca 5 tips berikut!
Rabu, 27 Maret 2019 | 13:00 WIB
Startup-mu tidak pernah dilirik Venture Capital? Mungkin kamu belum melakukan hal ini! Yuk simak berbagai tips pendanaan dari East Ventures.
Kamis, 2 Mei 2019 | 09:00 WIB
Ikuti tips ini jika ingin memulai bisnis tapi tak tahu harus mulai dari mana...
Kamis, 16 Mei 2019 | 10:59 WIB
Pameran yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 ini diselenggarakan serentak dengan FLEI Business Show dan MoreFood Expo Indonesia. Sinergi ini menciptakan ekosistem bisnis hulu ke hilir yang terintegrasi dalam satu venue, di mana FLEI membuka peluang in
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:00 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB