LogoDIGINATION LOGO

Main Mobile Legends Bisa Dapat Medali di SEA Games 2019, Lho!

Oleh Alfhatin Pratama Senin, 3 Desember 2018 | 16:15 WIB
Share
ilustrasi pertandingan eSports (Shutterstock)
Share

Tahun 2019, kota Clark, Filipina akan jadi tuan rumah SEA Games yang ke-30. Uniknya, eSports akan menjadi salah satu cabang olahraga resmi yang dipertandingkan setelah tahun 2018 dipertandingkan tanpa medali di ajang Asian Games yang ke-18 di Indonesia. Ini juga merupakan kali pertama eSports diizinkan untuk bertanding oleh International Olympic Committee (IOC).

Di lansir dari Fox Sports Asia, kerjasama antara Philippines South East Asian Games Organizing Committee (PhilSGOC), Philippine Olympic Committee, dan perusahaan perangkat keras game asal Singapura bernama Razer bertujuan untuk meningkatkan eSports di kawasan Asia Tenggara.

"Kami sangat senang dan merasa terhormat dapat menyelenggarakan cabang olahraga (cabor) eSports di SEA Games 2019 bersama Razer sebagai perusahaan mitra. Gamers adalah bagian penting dari masyarakat kami,” kata Alan Peter Cayetano, ketua PhilGOC.

Selain itu, Limeng Lee, Chief Strategy Officer Razer mengatakan bahwa dijadikannya eSports sebagai cabor resmi di SEA Games akan membawa para gamer atau atlet eSports bercita-cita tinggi. Ia juga berharap bahwa akan ada kesempatan bagi para atlet eSports Asia Tenggara unjuk gigi di panggung global.

Baca juga: Kereen... Valthirian Arc, Video Game Asli Indonesia yang Mendunia

Bermain Mobile Legend (shutterstock)
Enam medali emas akan diperebutkan pada cabor terbaru ini. Dua untuk console, dua untuk personal computer (PC), dan dua untuk smartphone. Hingga saat ini, judul eSports yang akan dipertandingkan secara resmi adalah Mobile Legends: Bang Bang.

Judul lainnya diharapkan akan diumumkan tanggal 15 Desember 2018. Menurut salah satu perwakilan dari Philippine Olympic Committee yang dilansir dari Fox Sport Asia, eSports yang dipertandingkan harus sesuai dengan nilai-nilai yang dibawa oleh IOC dan tidak mempromosikan kekerasan maupun perjudian.

Para gamer atau atlet eSports untuk masing-masing negara peserta akan dipilih melalui turnamen kualifikasi yang diadakan sebelum SEA Games 2019 dan tidak akan ada undangan khusus bagi para atlet eSportsprofesional.

Sayangnya, di Indonesia ekosistem eSports masih perlu dukungan banyak pihak. Mulai dari pemainnya, manajemen timnya, hingga keseluruhan industrinya. Untuk para orangtua, sekarang tidak perlu lagi terlalu mengkhawatirkan anak-anaknya yang bermain game. Boleh diawasi tapi jangan berlebihan karena bisa saja bakat mereka memang bermain game dan di kemudian hari akan menjadi atlet eSports untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Buktinya, bermain mobile legends sekarang bisa dapat medali emas, kan?

Baca juga: Nih Dia, 8 Board Game Unggulan Indonesia di Pameran Internasional!

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Fox Sports Asia
TAGS
RECOMMENDATION

Masuk Ke eSport, SAP SE Siap Dukung Tim Liquid

Industri eSport merupakan industri yang sedang menggeliat untuk saat ini, dibuktikan dengan semakin banyaknya tim dan kompetisi profesional di bidang ini

Senin, 16 April 2018 | 13:16 WIB
LATEST ARTICLE

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB