Indonesia Digadang Jadi Surganya Startup Unicorn
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) resmi menggelar ajang Next Indonesian Unicorn atau NextIcorn pada hari ini di Bali, Rabu (9/5/2018)
Rabu, 9 Mei 2018 | 09:07 WIB
Kamu masih beranggapan bahwa kendala utama membuat startup adalah soal pendanaan? Mulai saat ini, buang anggapan itu karena ternyata modal besar saja nggak cukup untuk membuat sebuah startup terus eksis. Bisnis startup bisa berkembang tidak melulu karena banjir dana segar lho, namun lebih karena konsep dan visi pendiriannya. Startup yang bisa bertahan biasanya adalah startup yang peka dengan masalah di masyarakat.
Sandy Colondam, co-founder PicMix sekaligus mentor startup di Gerakan 1000 Startup menyatakan bahwa pendanaan memang penting, namun bukan yang terpenting. “Paling penting adalah konsepnya yang solid, bukan soal funding,” ujarnya saat berbincang dengan Digination.id beberapa waktu lalu. Menurutnya daripada mengejar pendanaan, pelaku startup sebaiknya lebih fokus untuk mematangkan konsep dan melayani customer.
Sandy menilai bahwa faktor kegagalan startup kebanyakan bukan karena minim modal, tapi ide bisnisnya yang tidak solid dan tidak divalidasi di awal. Karenanya tidak ada investor yang mau melirik bisnis mereka. “Jadi ide mereka itu nggak divalidasi. Harusnya ada step yang namanya idea validation untuk memastikan bahwa ide kamu ini memang dibutuhkan user, jadi memang bukan kamu yang mau buat aja,” tuturnya.
Baca juga: Mengenal 5 Pendiri Startup Sukses di Indonesia
“Kesalahan terbesar startup itu biasanya mereka selalu mikir ide mereka yang paling baik. Jadi mereka nggak tahu apakah user benar-benar butuh ide mereka atau nggak. Contoh orang mau jualan baju di e-commerce, tapi nggak diriset apakah orang masih butuh another toko baju online, apakah harga dia masuk akal, apakah desainnya oke menurut customer dan lain-lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, pria yang juga co-founder PlayDay Live itu menyarankan tiga prinsip yang harus dilalui para pelaku sebelum mengeksekusi ide mereka menjadi startup. Prinsip pertama adalah ide atau produk itu harus punya nilai unik. Sebuah produk dikatakan bagus jika mempunyai nilai unik yang tidak dimiliki orang lain, sehingga tidak perlu bersaing terlalu keras di bidang yang sama dengan orang lain.
Dengan memiliki nilai unik yang berbeda dengan produk lain, otomatis akan menang karena tidak bisa dibandingkan dengan siapapun. “Kalau kita bersaing dalam ranah yang kita nggak mungkin menang, mendingan kita bersaing di produk yang bagus dulu,” lanjutnya. “Kalau produk sudah bagus dan memang solving problem, user suka, pasti jalan sendiri promosinya,” sambungnya.
Baca juga: Berapa Usia Ideal Membangun Startup?
Prinsip kedua, jika produk yang dibuat sama dengan orang lain maka eksekusinya harus berbeda. “Jadi, ide boleh sama tapi eksekusinya harus beda. Masalahnya kita itu sering berpikir, Oh ini udah terkenal dan sukses, kita bikin yang sama yuk. Padahal belum tentu begitu,” tukasnya. Sandy melihat kecenderungan bahwa developer game lokal melakukan hal tersebut.
“Kecenderungan developer game lokal di Indonesia itu masih cenderung melihat apa yang terkenal di luar, lalu kita bikin sama. Padahal kalau kita bikin sama kualitasnya nggak akan pernah sama dengan yang di luar dan belum tentu juga cocok dengan orang Indonesia,” tambah Sandy.
Prinsip ketiga yang harus dilakukan sebelum mengeksekusi ide adalah fokus pada customer, yaitu dengan membuat mereka merasa spesial. Produk yang kamu buat harus membuat orang lain spesial ketika memakainya sehingga mereka merasa butuh dengan kita. “Bukan bikin produk yang spesial tapi kita bikin dulu orang lain spesial sehingga akan menciptakan ketergantungan. Kalau sudah ketergantungan, kan nggak bisa kalau nggak pakai produk kita,” jelas Sandy menutup perbincangan dengan Digination.id.
Mau coba?
Baca juga: Startup, Jangan Buang Waktu untuk Sesuatu yang Nggak Jelas!
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) resmi menggelar ajang Next Indonesian Unicorn atau NextIcorn pada hari ini di Bali, Rabu (9/5/2018)
Rabu, 9 Mei 2018 | 09:07 WIB
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menggelar Demoday Food Startup Indonesia (FSI) pada akhir Juli mendatang di Hotel Ciputra Surabaya
Sabtu, 30 Juni 2018 | 13:00 WIB
Dalam dunia startup ada tiga kemungkinan hasil akhir, yaitu gagal, sukses, dan sukses dengan spektakuler.
Selasa, 14 Agustus 2018 | 04:50 WIB
Hampir tidak pernah terdengar ada tiga unicorn bergabung untuk mendanai satu startup, tetapi itulah yang terjadi di Indonesia.
Kamis, 16 Agustus 2018 | 09:30 WIB
Jika pebisnis bisa memanfaatkan teknik ini, akan mempermudah menghasilkan produk yang memang dibutuhkan, ketimbang membuang waktu membuat sesuatu yang tidak jelas.
Kamis, 30 Agustus 2018 | 16:15 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB