LogoDIGINATION LOGO

Pendiri Startup, Jangan Asal-asalan dengan Media Dong!

Oleh Ana Fauziyah Minggu, 10 Februari 2019 | 08:05 WIB
Share
Membangun hubungan baik dengan banyak media. (Foto: Pexels)
Share

Entrepreneur dan media. Hubungan keduanya kadang seperti benci tapi rindu. Di satu sisi, pengusaha atau perusahaan membutuhkan publikasi untuk mempromosikan produk-produknya agar bisa diketahui oleh masyarakat. Dengan bantuan dari media, perusahaan bisa menjangkau khalayak secara luas. Sementara media selalu membutuhkan informasi untuk diberitakan.

Karena itu keberadaan dan peranan wartawan dan media tidak boleh dikesampingkan dalam strategi pemasaran. So, sebagai entrepreneur tentunya harus pintar-pintar membangun hubungan baik dengan media sehingga relasi yang terjadi akan saling menguntungkan.

Namun usaha membangun relasi dengan media ini tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Pemanfaatan media massa sebagai salah satu ujung tombak promosi dan publikasi harus dilakukan dengan baik. Dengan begitu, hubungan simbiosis mutualisme ini dapat terjadi dengan harmonis.

Lalu, seperti apa sih cara membangun hubungan baik dengan media? Melansir Business News Daily, Jumat (8/2), berikut adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk menciptakan relasi yang harmonis dengan media agar bisa mengangkat citra baik perusahaan.

Baca juga: 6 Keuntungan Social Media Marketing Bagi Bisnismu

Ilustrasi reportase. (Foto: Pexels)

Ketahui karakteristik masing-masing media dan wartawannya

Sebelum mengundang media dan wartawan untuk meliput acara perusahaan atau memberikan press release kepada mereka, pastikan memahami lebih dulu siapa mereka dan apa yang mereka liput. Ketahui karakteristik masing-masing media, seperti: topik berita apa saja yang biasa mereka terbitkan atau bidang apa yang biasa mereka tulis.

Dengan melihat secara mendalam kisah-kisah yang mereka liput dan artikel-artikel yang telah mereka tulis baru-baru ini, kamu dapat memperoleh pemahaman menyeluruh topik apa yang paling mereka minati.

Mengetahui karakteristik media ini perlu dilakukan agar informasi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak diterima pihak yang salah. Misalnya, jangan sampai kamu ingin mempromosikan produk-produk kerajinan tangan tapi mengundang wartawan olahraga.

Juga, perlu diingat bahwa setiap jurnalis berbeda. Beberapa suka dikirim press release melalui email, sementara yang lain lebih memilih melalui aplikasi pesan atau panggilan telepon. Daripada mengasumsikan, tanyakqn metode komunikasi pilihan mereka dan hubungi dengan cara itu.

Miliki database kontak media dan wartawan

Agar hubungan baik dengan media dan wartawan tetap terjaga, simpanlah kontak mereka. Buatlah daftar atau spreadsheet yang berisi informasi seperti nama lengkap, nama media, alamat email, dan nomor telepon. Berikan juga rincian tentang kolaborasi sebelumnya dengan mereka.

Baca juga: Riset Nielsen: Separuh Iklan di Media Digital Salah Sasaran

Ilustrasi menulis press release. (Foto: Pexels)

Hormati waktu mereka

Jurnalis adalah orang-orang yang sibuk sepanjang waktu dengan berita, jadwal reportase, wawancara, menulis berita, dan tentu saja, yang paling penting: deadline!

Waktu merupakan hal yang sangat berharga bagi media. Karena itu, hormati waktu mereka dengan cara merespon cepat.

Ketika bekerja dengan media, kecepatan respons sangat penting untuk kesuksesan. Pastikan tidak menunda-nunda, karena bisa berpotensi kehilangan kesempatan sama sekali. Hanya dalam beberapa jam saja, berita atau informasi dari kamu bisa menjadi basi, kehilangan unsur kebaruan, dan tidak layak lagi diberitakan.

Berikan press release yang padat dengan angle menarik

Agar informasi yang kamu berikan bisa diterima dengan baik, perlu diperhatikan tata cara penulisan press release. Hindari tulisan yang panjang dan bertele-tele karena akan membuat tulisan membosankan untuk dibaca dan membuat poin-poin yang penting tenggelam dan terlupakan. Tulislah press release secara singkat tapi padat. Jika perlu, tulislah dalam bentuk poin dan berikan informasi visual dalam bentuk diagram, grafik, atau ilustrasi.

Jangan pelit membagikan nomor kontak yang bisa dihubungi

Narasumber bagi wartawan sangat penting. Karena itu jangan pelit membagikan nomor kontak yang bisa dihubungi kepada mereka. Cantumkan nomor kontak di setiap press release dan berikan kartu nama ketika mereka menghadiri acara-acara yang kamu selenggarakan. Usahakan juga tidak berbelit-belit ketika wartawan meminta waktu wawancara.

Yuk, jaga hubungan baik dengan media.

Baca juga: Apa yang Bisa Dilakukan Media Sosial untuk Bisnismu?

S

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Business News Daily, Cision
TAGS
RECOMMENDATION

Ini Lho, Tren Content Marketing 2019!

Sebentar lagi 2019, bisnis kamu sudah siap belum? Yuk, intip tren content marketing tahun depan. Supaya nggak ketinggalan.

Senin, 19 November 2018 | 08:30 WIB

Pelajaran Marketing dari Telur Paling Populer di Dunia

Baru-baru ini foto sebuah telur menghebohkan jagat Instagram. Bagaimana tidak? Foto sederhana dengan caption singkat tersebut berhasil memecahkan rekor dunia, yakni meraup jumlah likes terbanyak.

Senin, 21 Januari 2019 | 16:15 WIB
LATEST ARTICLE

Mencari Pekerjaan Sesuai Passion? Jangan!

Sering mendengar semboyan “Bekerjalah sesuai passion?" Katanya jika bekerja sesuai passion, maka sukses akan mudah terbentang. Ah, masa iya?

Senin, 18 Februari 2019 | 11:15 WIB

Dari Gates Sampai Zuckerberg, Siapa yang Paling Dermawan?

Mau tahu siapa saja sosok CEO yang paling dermawan di dunia? Siapa tahu kamu akan terinspirasi dan menyusul langkah mereka. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah daftar CEO perusahaan teknologi yang paling gila menyumbang.

Jumat, 15 Februari 2019 | 16:15 WIB

Sukses Cara Gila Ala Jeff Bezos!

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari kisah hidup Jeff Bezos. Berikut adalah prinsip-prinsip bisnis alanya yang bisa kamu contoh.

Jumat, 15 Februari 2019 | 11:15 WIB

Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Melamar Kerja!

Bukan hanya posisi, perusahaan yang dilamar pun harus dilihat terlebih dahulu. Kira-kira apa saja hal yang harus dipertimbangkan untuk memilih perusahaan yang cocok untukmu? Simak artikel berikut!

Kamis, 14 Februari 2019 | 16:15 WIB

Purl: Sindir Budaya Kantor!

Baru-baru ini Pixar kembali menelurkan film terbarunya ,Purl. Purl memiliki pesan moral tersembunyi yang menyindir budaya kantor.

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:15 WIB