LogoDIGINATION LOGO

Pelajaran Marketing dari Telur Paling Populer di Dunia

Oleh Ana Fauziyah Senin, 21 Januari 2019 | 16:15 WIB
Share
Ilustrasi pecinta telur. (Foto: Pexels)
Share

Baru-baru ini foto sebuah telur menghebohkan jagat Instagram. Bagaimana tidak? Foto sederhana dengan caption singkat tersebut berhasil memecahkan rekor dunia, meraup likes terbanyak. Bahkan mengalahkan postingan Kylie Jenner sebagai pemegang rekor dunia sebelumnya.

Seperti diketahui 7 Februari 2018 lalu, Kylie Jenner mem-posting foto tangan mungil anak pertamanya yang baru lahir, Stormi Webster yang kemudian mendapat respon positif dari pengguna Instagram dan mendapatkan lebih dari 18 juta likes. Foto tersebut kemudian dinobatkan sebagai postingan paling populer di Instagram selama 2018.

Kini foto Stormi itu pun harus turun tahta dari posisinya sebagai foto paling banyak mendapatkan likes di Instagram, digantikan oleh foto telur yang sangat sederhana. Hingga saat ini, foto telur tersebut telah mendapatkan 44 juta likes dari pengguna dan terus bertambah.

Ternyata si telur memiliki nama lho, yaitu Eugene. Telur tersebut milik Henrietta yang menurut laporan dari BuzzFeed News, adalah ayam dari pedesaan Inggris. Fans Eugene alias si telur yang lahir pada 4 Januari 2019 tersebut diberi julukan Egg Gang.

Foto telur tersebut diunggah oleh akun @world_record_egg.  Pemegang akun itu kepada The Independent awal pekan ini mengungkapkan bahwa dirinya hanya memiliki 400 pengikut di akun Instagram pribadinya.

Dari viralnya foto telur tersebut, ternyata kita bisa mengambil pelajaran dan trik marketing, lho. Disarikan dari INC, Selasa (17/1), berikut pelajaran yang bisa kita petik dari Eugene yang kini jadi bintang Instagram.

Baca juga: Bidik Market Global Lewat Instagram

Instagram World Record Egg. (Foto: Pexels)
Instagram adalah media sosial potensial

Instagram terbukti menjadi salah satu kekuatan potesial dalam arus informasi penduduk sedunia. Prinsip Instagram yang sederhana yaitu berbagi foto jika dimanfaatkan secara kreatif bisa memunculkan efek yang dahsyat untuk memengaruhi banyak orang.

Budaya internet terus berkembang

Jika sebuah merek ingin memperluas brand awareness dari masyarakat, mau tak mau harus ikut apa yang sedang happening di internet. Budaya internet terus berkembang dan apa saja yang berpotensi menjadi viral ternyata tidak stagnan dengan prinsip yang pakem.

Siapapun tahu bahwa Kylie Jenner adalah seorang selebritis ternama di dunia, bahkan disebut anak emas Instagram. Tapi kenapa pamornya bisa dikalahkan oleh akun yang belum jelas siapa di baliknya dan hanya dengan 1 post saja? Jadi, pelajaran yang bisa diambil adalah: resep untuk menjadi viral tidak mutlak, kamu harus jadi unik, orisinil, dan mengandung  humor.

Baca juga: Jurus Dapatkan 1000 Follower di Instagram

Kylie Jenner menanggapi foto telur yang viral. (Foto: Instagram)
Orang-orang suka melucu

Kylie vs. Egg Battle menggambarkan bagaimana konsumen benar-benar mencintai merek yang memiliki selera humor yang baik. Bukan merek yang digambarkan secara elegan tapi kaku layaknya manekin yang dipajang di toko. Orang-orang ingin melihat sisi manusiawi dari merek, khususnya khalayak yang lebih muda seperti Millennial dan Gen Z. So, jangan takut untuk menyelipkan humor dalam setiap postinganmu.

Miliki misi sederhana

Egg Gang menciptakan akun Instagram ini dengan misi yang sederhana dan mudah dipahami. Adanya misi tersebutlah yang membuat para pendukungnya bersedia dengan suka rela mengetuk jempolnya dan memberikan likes. Menambahkan misi sederhana dan kuat akan memberikan motivasi kepada follower seolah-olah mereka turut berperan dalam mewujudkan misi tersebut.

Eh, kamu punya ide membuat sesuatu yang viral juga?

Baca juga: Yuk Pikat Kids Zaman Now Lewat Instagram

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: INC, Mashable, The Guardian, Instagram
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB