LogoDIGINATION LOGO

3 Skill IT yang Wajib Dikuasai para Entrepreneur

author Oleh Desy Yuliastuti Rabu, 16 Januari 2019 | 11:15 WIB
Share
Ilustrasi entrepreneur (shutterstock)
Share

Teknologi terus melaju cepat dan berubah tiap detik secara drastis. Siapa yang tak mampu mengimbangi, akan terlindas zaman. Bagi para entrepreneur, untuk terus bergerak maju dalam industri tak cukup modal keterampilan teknologi saja. Kombinasi keahlian dan visi bisnis amat diperlukan.

Meskipun begitu, sejatinya transformasi digital diciptakan untuk menggabungkan teknologi dengan tujuan bisnis agar tercipta hasil yang efisien dan terintegrasi. Entrepreneur wajib menyadari bahwa zaman now teknologi bertindak sebagai dasar arsitektur pembangun sistem. Bisnis apa pun yang tersentuh teknologi mampu melesat secepat kilat. Lalu, apa skill penting saja yang harus dipersiapkan, dikuasai, dan dipahami untuk menghadapi dinamika dan perubahan di masa depan? Yuk, disimak!

1. Kecerdasan dan analitik bisnis

Pada tingkat individu dan industri, manusia sekarang menghasilkan volume data yang sangat besar. Pertanyaannya adalah “Bagaimana menafsirkan dan menggunakan data itu secara produktif dalam suatu bisnis?” kata Eric Knipp, wakil presiden pelaksana tim riset Strategies Application Platform di Gartner for Technical. Informasi terkait data tentu bisa digunakan untuk meningkatkan pengalaman dan kepuasan pelanggan.

Knipp menambahkan, machine learning akan mengambil peran dalam proses analisis data. Orang-orang yang bisa mengeksekusi tentulah mereka yang memiliki latar belakang ilmu data, pemrograman, dan pemahaman statistik. Dengan menguasai skill teknis, perusahaan bisa menafsirkan makna di balik data dan mengoptimalkan kebiasaan online konsumen untuk menarik audiens yang sesuai dengan model bisnis perusahaan.

Baca juga: Bikin Bisnis, Kamu Butuh Hipster, Hacker atau Hustler?

2. Layanan dan solusi cloud

Salah satu bidang keterampilan yang mengalami penurunan perhatian yang signifikan adalah infrastruktur dan operasi (I&O), kata Knipp. Sekitar 30% organisasi melaporkan I&O menjadi target utama dalam memangkas biaya operasional dan tanggung jawab tersebut dialihkan ke penyedia layanan cloud. Sebagai entrepreneur, penting untuk menggandeng partner yang mengedepankan cloud sebagai Software as Solution (SaaS).

Peran seorang ahli yang mampu mengintegrasikan SaaS dengan cloud menjadi sangat berharga. Dengan begitu, kamu bisa menggabungkan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dengan tepat waktu. Kemudian mengidentifikasi akar permasalahan dan mengumpulkan informasi yang relevan untuk menemukan solusi yang tepat lebih dari sekdar menyelesaikan masalah teknis.

Baca juga: Sudah Pakai Cloud Untuk Bisnismu?

ilustrasi penyimpanan data di cloud (Shutterstock)
3. Digitalisasi dan pemasaran digital

Pemasaran digital melengkapi keterampilan intelijen bisnis dan analitik, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Dalam bisnis digital, agar sukses menguasai ketiganya perlu dibarengi dengan menyesuaikan pengalaman pelanggan dan memprediksi apa yang dibutuhkan. Kolaborasi dengan tim analitik tentu sangat penting untuk menemukan faktor apa saja yang bisa meningkatkan brand loyalty.

Ada 5 kategori yang termasuk ke dalam digital marketing, yaitu Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Content Marketing, Social Media Marketing (SMM), E-mail Marketing, dan Pay Per Click (PPC). Tools masing-masing kategori bisa dipelajari untuk mengetahui interaksi pasar, mengantisipasi masalah dan tantangan, dan mengubahnya menjadi peluang positif.

Jangan sampai ketinggalan, ya...

Baca juga: Belajar dari Disney, Kekuatan Storytelling dalam Content Marketing

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Tech Republic, Target Jobs
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE