LogoDIGINATION LOGO

Belum Dapat Kerja Lewat LinkedIn? Coba Cara Berikut!

Oleh Ana Fauziyah Sabtu, 12 Januari 2019 | 10:00 WIB
Share
Ilustrasi karyawan. (Foto: Pexels)
Share

Bukan rahasia lagi bahwa LinkedIn adalah situs jejaring sosial bagi para pekerja profesional yang paling populer di seluruh dunia. Kok, bisa? Platform ini telah menjangkau 200 negara di seluruh dunia. Bahkan di Amerika Serikat saja, mereka telah memiliki 133 juta pengguna. Perusahaan juga banyak menggunakan media sosial ini untuk mencari kandidat calon pekerja.

Namun bukan berarti jika membuat dan memperbarui profil di sana, kamu akan mendapatkan pekerjaaan secara otomatis. Kamu harus bisa manfaatkan LinkedIn secara maksimal agar bisa memperluas jaringan profesional dan mendapatkan pekerjaan idaman.

Dilansir dari Top Resume, Rabu (9/1), berikut tips memanfaatkan LinkedIn secara maksimal dan efektif agar mendapatkan pekerjaan idaman.

Selalu perbarui profil kamu

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh banyak pengguna LinkedIn adalah mereka menulisnya sekali dan tidak pernah melihatnya lagi, apalagi memperbarui secara berkala. Sebaiknya secara teratur perbarui profil dan resume kamu setiap 6 bulan - 1 tahun. Hal ini untuk memastikan agar profilmu mencerminkan perjalanan karier dengan akurat.

Tambahkan setiap detil informasi terbaru yang  sudah kamu kerjakan. Informasi yang selalu ter-update akan menunjukkan bahwa kamu serius mengelola profil untuk mendapatkan jejaring profesional sebanyak mungkin. Tentunya juga serius untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca juga: Sudah Manfaatkan LinkedIn-mu dengan Maksimal?

Ilustrasi diterima kerja. (Foto: Pexels)
Buatlah resume yang singkat tapi menarik

Ringkasan LinkedIn yang ideal menunjukkan latar belakangmu dengan cara yang otentik dan menarik. Tulislah uraian singkat tentang bagaimana kamu tertarik pada bidang yang digeluti. Juga mengapa kamu tetap menjalani profesi tersebut hingga saat ini. Jelaskan juga harapanmu terkait dengan pekerjaan.

Perlu diperhatikan bahwa resume sebaiknya ditulis dengan singkat dan padat. Tulislah dalam beberapa paragraf yang setiap paragrafnya terdiri dari 1-5 kalimat saja. Jangan menulis terlalu panjang karena akan terkesan bertele-tele.

Cantumkan setiap keahlian dan keterampilan yang kamu punya

Untuk memaksimalkan platform ini secara efektif, cantumkan setiap keahlian dan keterampilan yang kamu punya. Sorot pengalaman terbaru yang pernah dilakukan, terutama yang berkaitan dengan profesi dan koneksimu. Hal ini akan menjadi nilai plus yang bisa menjadi bahan pertimbangan perusahaan yang akan merekrutmu.

Baca juga: Ini 5 Pekerjaan Ideal Buat Kamu yang Introvert

Umumkan bahwa kamu available

Agar perusahaan yang sedang mencari kandidat karyawan tahu bahwa kamu sedang mencari pekerjaan, umumkan bahwa kamu available. Gunakan informasi utama untuk membuat pengumuman. Misalnya, “Penulis yang sedang mencari proyek penulisan”.

Follow perusahaan yang kamu minati

Carilah perusahaan yang kamu minati untuk bekerja di perusahaan mereka. Buat daftar perusahaan tempat kamu ingin bekerja kemudian follow profil mereka. Ini akan membantumu tetap update tentang perusahaan tersebut dan posisi baru yang tersedia di sana.

Bergabung dengan jaringan alumni

Bergabung dengan jaringan alumni adalah cara yang efektif untuk mendapatkan jejaring profesional dan mendapatkan pekerjaan. Cari alumni yang terkait dengan perguruan tinggi atau universitasmu. Memanfaatkan jaringan alumni juga bisa membuat perusahaan lebih mempercayai kredibilitasmu.

Nah, gampang, kan?

Baca juga: Kerja dengan Gembira? Begini Caranya

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Business Insider, Top Resume
TAGS
RECOMMENDATION

10 Tips untuk Mengalahkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.

Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB