LogoDIGINATION LOGO

Riset LinkedIn: 22% Perusahaan di Indonesia Ingin Calon Karyawan yang Melek Digital

Oleh Ana Fauziyah Jumat, 3 November 2017 | 04:31 WIB
Share
Laporan terbaru LinkedIn yang bertajuk “Insights from LinkedIn in Emerging Markets of Brazil, India, Indonesia, and South Africa” menunjukkan tren kenaikan permintaan untuk para pekerja di bidang teknologi dan informasi di empat negara tersebut, seperti dilansir dari Digital News Asia (Jumat, 3/11)
Share

Laporan terbaru LinkedIn yang bertajuk “Insights from LinkedIn in Emerging Markets of Brazil, India, Indonesia, and South Africa” menunjukkan tren kenaikan permintaan untuk para pekerja di bidang teknologi dan informasi di empat negara tersebut, seperti dilansir dari Digital News Asia (Jumat, 3/11).

Keterampilan yang mencakup skill di bidang software, cloud computing, dan big data menjadi hal yang paling krusial bagi pekerja pemasaran, marketing specialist, dan pengembang perangkat lunak. Tiga dari pekerjaan teratas dalam perusahaan dimiliki oleh pekerja yang memiliki kemampuan di bidang teknologi dan kecerdasan digital.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa dibandingkan India dan Afrika Selatan, transformasi digital di Indonesia menghasilkan perubahan yang lebih cepat sehingga menciptakan kebutuhan yang mendesak akan kemampuan beradaptasi.

Lebih lanjut, laporan tersebut juga menunjukkan bahwa 22% pengusaha di Indonesia mengharapkan calon karyawan mereka melek komputer/digital. Sementara hanya 4,29% pengusaha di India, dan 20,46% di Afrika Selatan memiliki harapan yang sama.

“Perkembangan ini juga mendesak para siswa yang akan memasuki dunia kerja untuk meningkatkan keterampilan mereka dan terus mengembangkan pengetahuan mereka di bidang teknologi, agar bisa mengikuti arus industri dalam persaingan lokal maupun global,” jelas Olivier Legrand, Managing Director dan Vice President LinkedIn Asia Pasifik.

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Digital News Asia
TAGS
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB