LogoDIGINATION LOGO

Ssst... Ini Rahasia Sukses Seorang Elon Musk!

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Rabu, 28 November 2018 | 16:15 WIB
Share
Ilustrasia Elon Musk (shutterstock)
Share

Elon Musk adalah seorang pengusaha sukses yang gigih dan jenius. Pendiri dan CEO Tesla dan SpaceX ini memiliki visi ke depan, di mana beberapa gagasannya berhasil mengubah persepsi dunia tentang teknologi masa depan. Karenanya pria kelahiran 1971 ini dikenal juga sebagai salah satu inovator paling berpengaruh di dunia saat ini. 

Menjadi miliuner di usia akhir 20-an dengan menjual startup buatannya yaitu Zip2 dan Paypal, kekayaan Musk pada November 2018 ini diperkirakan sudah mencapai lebih dari USD 22,4 miliar menurut Forbes. Melalui mobil listrik Tesla, roket peluncur Folcon dan moda transportasi Hyperloop, Musk membuktikan pengaruhnya.

Ingin seperti Elon Musk? Berikut 8 hal tentangnya dalam mencapai kesuksesan hingga seperti sekarang ini.

Baca juga: Sifat Buruk di Balik Sukses Steve Jobs, Jack Ma dan Elon Musk

#1: Pengetahuan adalah kekuatan

Musk adalah seorang kutu buku. Dilansir melalui CNBC, pada usianya yang baru menginjak 9 tahun, Musk sudah menyelesaikan Encyclopedia Britannica. Dalam wawancara dengan Rolling Stone, pria yang lahir di Afrika Selatan ini mengatakan bahwa dia "dibesarkan oleh buku".

Semakin banyak pengetahuan yang kamu peroleh, semakin banyak pula yang kamu ketahui tentang dunia. Jadi, rajin-rajin baca buku, ya...

#2: Berani ambil risiko

"Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengambil risiko," ujar Musk dalam pidatonya di Marshall School of Business, University of Southern California. "Ambil langkah berani dan pastikan kamu tidak akan menyesalinya."

Tidak harus menunggu tua untuk memiliki banyak pengalaman, ambil langkah beranimu sekarang juga.

Baca juga: Sifat Buruk di Balik Sukses Steve Jobs, Jack Ma dan Elon Musk

Ilustrasia SpceX (shutterstock)
#3: Jangan menyerah pada mimpi

Musk memang masuk pada deretan pengusaha paling sukses di dunia saat ini, tapi bukan berarti ia tidak pernah gagal. Penolakan dan kegagalan nyatanya merupakan hal biasa baginya. Misalnya tahun 1996, ia harus turun dari jabatanya sebagai CEO Zip2, perusahaan pertama yang ia dirikan. Pada 1999, Paypal, perusahaan yang ia dirikan selanjutnya dinobatkan sebagai salah satu dari 10 ide bisnis terburuk di tahun yang sama.

Tak sampai disitu, tahun 2000 Musk pun harus berjuang melawan penyakit malaria yang derita ketika berlibur di Brasil dan Afrika Selatan. Banyak kesulitan dan tantangan yang harus dihadapi. Tetapi tantangan inilah yang membuatnya lebih kuat.

"Gagal adalah pilihan. Jika kamu tidak terjatuh, maka kamu tidak pernah berusaha untuk bangkit kembali," katanya.

Baca juga: Ingin Kerja di Perusahaan Jack Ma? Begini Kriterianya

#4:  Jangan mengikuti tren

Mendirikan SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa buatannya, Musk memiliki misi untuk terus membuat terobosan baru. Perusahaan ini dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses wisata luar angkasa bagi orang yang menginginkannya.

Memunculkan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, Musk sukses menjadi trendsetter. Ia memberikan pelajaran untuk selalu menjadi pemimpin, bukan hanya pengikut.

Baca juga: Ini Lho, Tren Content Marketing 2019!

Ilustrasia Elon Musk (shutterstock)
#5: Meminta feedback

Meskipun telah menjadi salah satu orang sukses di dunia, Musk sadar bahwa dalam menjalankan bisnisnya butuh pendapat atau saran orang lain. Tidak jarang dia mengajak followers Twitternya untuk memberikan tanggapan dalam berbagai topik, termasuk Tesla.

Kamu bisa terapkan tips ini dalam kehidupanmu, siap minta saran orang lain dan dengarkan masukannya.

#6: Pecahkan masalah

Pada Desember 2016, Musk pernah mentwitt jika ia lelah dengan macetnya lalu lintas Los Angeles yang sangat padat. Kicauannya tertulis"Kemacetan ini membuatku gila, aku akan menciptakan suatu mesin di terowongan bawah tanah dan mulai menggali..."

Banyak orang yang hanya mengeluh, tapi Musk mengambil tindakan. Pada Mei 2018, fase pertama terowongan yang ingin dia buat selesai. Dari hal tersebut ia mengajarkan bahwa jika ada suatu masalah yang mengganggumu, maka kamu harus mencari solusi untuk mengatasinya, bukan hanya diam dan mengeluh.

Baca juga: 3 Tips Ubah Masalah Pelanggan Jadi Sukses

#7: Tidak menyia-nyiakan waktu

Sebagai CEO dua perusahaan besar, pastianya ia orang yang super sibuk. Untuk memaksimalkan produktivitasnya, ia membuat jadwal dengan interval lima menit di setiap kegiatan.

Menurutnya, waktu adalah entitas yang berharga yang tidak bisa diulang kembali. Pastikan dirimu menggunakan 24 jam waktu yang ada sebaik mungkin.

#8: Belajar dari kesalahan

Nobody's perfect, termasuk Musk. Di awal 2018 adalah waktu yang menegangkan bagi Tesla dan Musk, karena sedan Model 3-nya mengalami masalah yang menyebabkan penundaan produksi.

"Saya harus mencari tahu solusi dari masalah ini.. dan untuk ke depannya, belajar dari kesalahan ini agar tidak terulang lagi di masa depan," katanya kepada CBS This Morning.

Pengalaman adalah guru terhebat. Setiap kesalahan adalah peluang untuk berkembang. Menjadi sukses seperti sekarang ini, Elon Musk nyatanya mengalami jatuh bangun yang tidak mudah.

Jadi, apa yang bisa kamu petik dari seorang Musk?

Baca juga: Hindari Kesalahan Pemula, Ikuti 5 Hal Ini

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: CNBC, Entrepreneur, Forbes, Simple thing called life, onedio
TAGS
RECOMMENDATION

Apple Bangun Pusat Inovasi Pertama Asia di Indonesia

Tingkat Komponen Dalam Negeri atau kerap disebut dengan TKDN merupakan regulasi yang telah diterapkan oleh pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri telematika di dalam negeri

Selasa, 8 Mei 2018 | 03:53 WIB

5 Inovasi Perbankan Menarik di Binnova 2017

Ajang kompetisi inovasi produk layanan perbankan berbasis teknologi digital, BNI Bussiness Innovation Award (Binnova) kembali digelar untuk tahun 2017.

Rabu, 29 November 2017 | 08:23 WIB
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB