3 Tips Membangun Bisnis Ala Tom Lembong
Membangun bisnis baru bukanlah perkara mudah, apalagi bagi orang-orang yang belum pernah terjun ke dunia tersebut
Selasa, 15 Mei 2018 | 07:30 WIB
Menjadi entrepreneur bisa dimulai kapan saja, sejak masih menjadi pelajar atau mahasiswa sekalipun. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi bagi kamu yang masih studi, mungkin akan berpikir dua kali bila terjun ke dunia wirausaha.
Nyatanya, banyak pengusaha sukses yang memulai usahanya dari bangku perkuliahan, tanpa harus mengesampingkan studinya. Tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang bagi setiap orang untuk memulai petualangan barunya sebagai entrepreneur.
Melansir laman entrepreneur.com, berikut beberapa tips bagi calon studentpreneur dari Nimrod Klayman, pemrakarsa inkubator startup yang bekerja sama dengan Universitas Queensland, Australia dalam program UQ Idea Hub.
Baca juga: Mahasiswa Ohio State University Jadi Investor Startup
Ide harus segera dieksekusi
Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk berfikir, segera mulai bisnismu, pada akhirnya semua akan berkembang dengan sendirinya. Dalam menjalankan suatu usaha, hal yang paling penting adalah eksekusi. Faktanya, tidak ada startup yang core product-nya sama dengan produk pertamanya.
Pitching
Klayman mengajak para studentpreneur-nya untuk selalu tampil percaya diri saat proses pitching, mempresentasikan ide, produk atau startupnya. Hal ini sangat penting, karena dirimu adalah representasi startupmu. "Semakin banyak berlatih, kamu akan semakin baik," tambahnya.
Pelanggan adalah Raja
Tetap dekat dengan pelanggan adalah kunci ketiga. Selalu jelaskan rincian produk pada konsumen dan mintalah feedback tentang hal yang dia suka, kecocokan harga dan lain sebagainya. "Sejumlah studentpreneur lebih menyukai produknya dari pada para pelangganya, itu adalah kesalahan," ujar Klayman. "Jika pelanggan tidak menyukai produkmu, maka kamu memiliki masalah."
Baca juga: Mahasiswa, Jangan Takut Jadi Pengusaha Industri Kreatif
Money matters
Mulai dengan modal sendiri. Klayman menyarankan untuk menghindari modal dari investor, karena investor dapat mempengaruhi jalannya perusahaan. Banyak studentpreneur mengira dengan mendapatkan modal sebanyak-banyaknya merupakan suatu prestasi. Perlu digarisbawahi bahwa mendapatkan modal sebanyak-banyaknya akan baik ketika benar-benar dibutuhkan, bukan hanya untuk pencapaian saja.
"Cobalah untuk memulai dengan modal sendiri, karena investor memiliki kecenderungan menyetir perusahaan ke arah yang mereka inginkan," tambahnya.
Networking
Jangan hanya diam, keluarlah berjejaring dan mencari peluang. Membangun network dengan industri, pengusaha atau orang-orang lainnya yang terkait bisnismu sangatlah berguna. "Berjerjaringlah dengan industri, pengusaha dan orang-orang lain. Ambil pendapat mereka," katanya.
Enjoy
Lulusan Tel Aviv University ini juga menyarankan untuk selalu enjoy dengan apapun yang dilakukan sebagai entrepreneur. Untuk menjadi entrepreneur butuh dedikasi tinggi, lebih dari sekadar menjadi pekerja biasa. "Kamu bisa menghabiskan 14-16 jam kerja, jika kamu tidak menikmatinya, tentu mengangkan," tuturnya.
Baca juga: Ciptakan Aplikasi Bagi Pasien Tuberkulosis, Mahasiswa UII Raih Penghargaan di Taiwan
Beristirahat
Kertika menyadari bahwa startup yang kamu bangun akan gagal, maka berhentilah sesegera mungkin. Tidak hanya kamu yang mengalami kegagalan, banyak pengusaha yang juga merasakannya.
Klayman membagikan pengalamannya saat mendirikan Wizzyboard, "Saya membuat Wizzyboard selama 3 tahun. Tapi sampai saat itu tidak ada kemajuan seperti yang saya inginkan. Seharusnya saya melihat tanda tersebut dan meninggalkannya lebih cepat."
Wizzyboard merupakan startup yang fokus dalam pengembangan teknologi game online.
Gagal adalah Langkah untuk Maju
Setiap kali kegagalan datang, itu merupakan kesempatanmu untuk berbuat lebih baik lagi. Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan, namun jangan pernah menyerah dan takut untuk gagal. Belajarlah dari kegagalan karena hal itu dapat membuatmu tahu apa yang dibutuhkan untuk meraih sukses di masa depan.
"Gagal bukan masalah, berhentilah dan mulai sesuatu yang lain," tutupnya.
Tertarik menerapkan tips di atas? Sukses, ya!
Baca juga: Zhilan, Mahasiswa Plus Tukang Gembala Kekinian
Membangun bisnis baru bukanlah perkara mudah, apalagi bagi orang-orang yang belum pernah terjun ke dunia tersebut
Selasa, 15 Mei 2018 | 07:30 WIB
Budget minimal tapi ingin branding terbaik. Berikut 10 tipsnya!
Senin, 20 Agustus 2018 | 15:55 WIB
Ekonomi akan terus tumbuh dan menguat. Hal ini tentu saja akan berdampak pada bisnis lokal. Apa saja yang akan berubah?
Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:15 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB