LogoDIGINATION LOGO

Maraknya Transformasi Digital Bisa Jadi Peluang Usaha

Oleh Sukindar Selasa, 5 Juni 2018 | 15:24 WIB
Share
Penetrasi digital memaksa banyak perusahaan beralih ke model digital dalam menjalankan usahanya
Share

Penetrasi digital memaksa banyak perusahaan beralih ke model digital dalam menjalankan usahanya. Namun sayangnya, tidak banyak perusahaan yang mampu melakukannya secara mandiri.

Sebagai akibatnya, kebutuhan dalam rangka melakukan transformasi tersebut tentu dapat menjadi sebuah peluang bisnis dan pasar baru bagi sebagian usaha.

Sebut saja salah satunya Kioson Komersial Indonesia Tbk. atau yang dikenal sebagai KIOS, yang telah cukup berhasil memasarkan layanan digital untuk menjembatani underserved market di kota lapis kedua dan ketiga, dengan menyasar pelaku usaha mikro dan ultra mikro.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan tersebut, penjualan layanan digital miliknya telah meningkat sebesar 4.307 persen sepanjang tahun 2017.

Perusahaan teknologi Online-to-Offline (O2O) e-commerce ini mampu mencatatkan peningkatan progresif berkat kontribusi PPOB (Payment Point Online Bank) dan penjualan produk digital.

Baca Juga:
Digitalisasi Kunci Efisiensi Energi di Industri 4.0

Direktur Utama Kioson Jasin Halim menyatakan,” Peningkatan penjualan yang signifikan serta pembukuan laba menunjukkan bahwa langkah kami untuk menghimpun pendanaan dari publik sudah sangat tepat.”

Di sisi lain, munculnya peluang ini juga memaksa perusahaan penyedia layanan teknologi digital untuk mempersiapkan langkah baru untuk menghadapi persaingan selanjutnya.

Tak terlepas juga KIOS, meskipun telah mencatatkan pencapaian yang luar biasa, perusahaan ini pun telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kinerja dan layanannya.

“Kami telah merancang lima strategi utama yang akan dijalankan tahun ini, yakni penambahan jumlah mitra, penambahan jumlah produk dan layanan, inovasi layanan konsumen di chanel online dan offline, peningkatan jumlah pengguna dan improvisasi teknologi,” ucap Jasin.

Perusahaan tersebut bahkan melakukan pelatihan rutin terhadap tim pemasarnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan kios serta penguatan penetrasi digital di daerah.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Kuliner Passionmu? Ikutan Ini, Nyok!

Permasalahan dalam Industri kuliner di Indonesia cukup rumit. Tapi, jangan khawatir! Yuk, tengok potensi dan peluangnya.

Senin, 22 April 2019 | 17:13 WIB

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB