LogoDIGINATION LOGO

Jadi Pengusaha Juga Harus Sehat, Ini yang Harus Dijaga

Oleh Alfhatin Pratama Senin, 7 Januari 2019 | 08:30 WIB
Share
Ilustrasi tetap sehat di tengah kesibukan (shutterstock)
Share

Mengalami banyak tekanan, duduk di depan komputer terlalu lama, bertemu dengan banyak orang dari waktu ke waktu, adalah contoh kesibukan yang biasa dijalani para pekerja dan pebisnis. Tidak heran, kelelahan, stres, dan depresi telah menjadi hal yang umum di antara mereka.

Untuk menghindari kondisi badan yang semakin memburuk, menjaga kesehatan sangat lah penting. Tujuannya adalah agar tetap fit dan produktif. Tetapi, tidak cukup hanya menjaga makanan dan olahraga rutin.

Lalu, apa sih cara lainnya?

Sekitar tahun 1980-an dan 1990-an, untuk mengatasi kelelahan, stres, dan depresi biasanya diarahkan untuk senam aerobik. Sedangkan tahun 2000, tren-nya ada di pembentukan otot. Kemudian, tahun 2010 diarahkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi.

Baca juga: Aplikasi Ini Diklaim Bisa Bantu Hidup Sehat

Ilustrasi bersepeda ke kantor (shutterstock)

Selanjutnya, apakah di 2019 masih menggunakan cara-cara lama? Apa, sih tren yang berlaku? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Orang sukses juga butuh tidur

Siapa bilang orang sukses tidak pernah tidur? Umumnya, durasi tidur yang baik adalah 7-8 jam. Tidak sedikit juga orang yang memiliki waktu tidur kurang dari itu. Intinya, sangat penting bagi setiap orang untuk tidur. Dengan tidur, tubuh kembali pulih dari kelelahan akibat kesibukan yang dijalani.

Hindari sebisa mungkin sebelum menderita insomnia yang akut. Jika sudah menjadi kebiasaan akan sulit untuk ditinggalkan. Cobalah buat secara manual atau gunakan aplikasi sleep tracker untuk menjadwalkan dengan baik dan mengoptimalkan waktu tidur. Tujuannya adalah supaya tidur tidak terlalu lama, tidak kekurangan waktu tidur, dan tidak merasa lelah ketika bangun tidur.

Baca juga: Seperti Apa Ritual Pagi Orang Kaya dan Sukses di Dunia Digital?

Ilustrasi seorang perempuan tidur menggunakan sleep tracker (shutterstock)

Kesehatan pencernaan

Pola makan dan minum yang sehat sangat dibutuhkan agar sistem pencernaan dalam tubuh juga sehat. Buruknya, efek dari pola makan dan minum yang tidak sehat dapat menimbul kebocoran usus. Bahaya, kan? Ketika sistem pencernaan dalam tubuh selalu terjaga, seorang dapat mengatasi kelelahan, stres, dan depresi. Masalah kesehatan mental pun juga dapat dihindari. Memiliki daya tahan tubuh yang seimbang dan produktivitas kerja yang tinggi bukan sekadar harapan.

Mengelola stres

Apa yang kamu rasakan ketika merasa kelelahan karena tekanan dari pekerjaan? Tidak sedikit orang yang mengalami stres. Jika hal ini tidak dapat diatasi, pasti akan berujung kepada depresi yang mengganggu produktivitas kerja. Masalah pun tidak akan terselesaikan. Beberapa orang dapat mengelola stres, tapi pasti ada juga yang tidak dapat melakukannya.

Teknik mindfullness akhir-akhir ini menjadi tren dalam pengelolaan stres. Teknik ini sering digunakan sebagai terapi untuk mencapai kondisi mental yang damai dengan cara memusatkan kesadaran, perasaan, dan pikiran. Sebagaimana yang pernah direncanakan Sarah Zhang, founder dari Points (PTS), di laman Entrepreneur.

Baca juga: Wishlist Para CEO Tahun 2019, Apa, ya?

 

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Entrepreneur, wirecutter
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Fajar Merekah Bagi eSport di tahun 2019!

Akhir-akhir ini eSport selalu menjadi perbincangan. Kira-kira bagaimana, ya di 2019? Apa kah eSport semakin populer? Yuk, simak prediksinya.

Kamis, 17 Januari 2019 | 11:15 WIB

Belum Tahu eSport? Yuk, Kenali!

Dunia eSport di 2019 terus berkembang tapi masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Yuk, simak pengenalan dunia eSport berikut ini!

Rabu, 16 Januari 2019 | 16:15 WIB

3 Skill IT yang Wajib Dikuasai para Entrepreneur

Ilmu bisnis dan manajemen saja tak cukup membuat bisnis bertahan. Zaman now, pengetahuan tentang bisnis digital dan IT menjadi yang utama. Apa saja yang harus dipelajari para entrepreneur?

Rabu, 16 Januari 2019 | 11:15 WIB

Bikin Startup Masih Ribet, Ini Sebabnya!

Peluang membangun startup di Indonesia selalu terbuka lebar. Namun, apakah birokrasi menjadi faktor bergugurannya startup di tengah jalan?

Selasa, 15 Januari 2019 | 08:15 WIB