Affiliate Jadi Mesin Baru Dongkrak Omzet, Ini Tips Affiliate untuk Seller!
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Baru dua pekan di rilis di Indonesia, Threads dikabarkan sudah ditinggalkan oleh penggunanya. Threads sempat menggegerkan dunia maya dan menembus 100 juta pendaftar hanya dalam lima hari. Tetapi keberhasilan ini tidak bertahan lama, Threads dikabarkan mulai ditinggal oleh penggunanya.
Menurut data yang disampaikan Anthony Bartolacci direktur pelaksana di Sensor Tower, perusahaan intelijen pemasaran, jumlah pengguna aktif harian platform ini turun sekitar 20% dari Sabtu (8/7). Sedangkan waktu yang dihabiskan untuk pengguna turun 50%, dari 20 menit menjadi 10 menit.
Sementara data dari Similarweb, sebuah perusahaan data dan analitik digital juga menunjukkan tren serupa. Threads mengalami penurunan lebih dari 25% pada pengguna aktif harian antara puncaknya pada 7 Juli dan Senin (10/7) untuk pengguna Threads di ponsel Android di seluruh dunia. Perusahaan belum selesai mengkalibrasi modelnya dengan data iOS.
Baca juga : Serupa tapi Tak Sama, Ini Bedanya Threads dan Twitter
Penurunan ini menjadi pertanyaan apa yang perlu di upgrade dari fitur Threads, di luar kelebihan mereka yang terintegrasi oleh Meta. Lantas apa saja yang perlu di upgrade dari Threads?
Beranda/ Timeline masih mengalami Bug
Threads masih memiliki masalah di dalam aplikasinya atau bug. Beberapa pengguna melaporkan aplikasi melambat bahkan mogok saat memuat postingan dari pengikut mereka.
Belum bisa digunakan di Website
Pengguna belum dapat mengoperasikan Threads melalui website. Aplikasi ini baru tersedia untuk perangkat seluler iOS dan Android. Harapannya Treads bisa secepatnya digunakan dalam pengoperasian website.
Tidak ada pesan pribadi atau direct message (DM)
Saat ini Threads belum memiliki fitur pesan pribadi atau direct message (DM) padahal fitur ini juga sama pentingnya dengan fitur engagement lainnya seperti Likes, Commet, dan Share. Oleh karena itu, fitur ini perlu di upgrade mendukung kebutuhan pengguna yang terbiasa mengirim pesan secara pribadi.
Baca juga : Memahami Istilah dan Aktivitas Baru di Threads
Belum ada fitur pencarian Kata Kunci
Fitur pencarian Threads hanya untuk mencari nama pengguna lain. Fitur pencarian pada Threads masih belum dapat digunakan untuk mencari kata kunci atau topik tertentu di dalam aplikasi tersebut.
Hapus Threads sama dengan hapus Instagram
Saat mendaftar ke Threads, pengguna memerlukan akun Instagram. Sayangnya, ketika pengguna ingin menghapus akun Threads, maka dipastikan akun Instagram juga akan ikut terhapus.
Kurangnya Sosialiasi Privasi dan Keamanan
Kebijakan privasi Threads dirancang untuk mengumpulkan banyak sekali data sensitif pengguna. Seperti riwayat penelusuran, lokasi akurat, kontak, riwayat pencarian, serta informasi kesehatan dan keuangan. Diperlukannya sosialisasi lebih bagi para pengguna karena Kebijakan ini dianggap melanggar privasi dan keamanan pengguna.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin tinggi, Threads perlu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kelemahan yang ada dan meningkatkan kualitas keseluruhan pengalaman pengguna. Meski Threads masih dalam tahap perkembangan dan memperbaiki diri, diharapkan bahwa poin-poin diatas dapat ditingkatkan dalam pembaruan dan versi masa depan.
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB