LogoDIGINATION LOGO

Begini Cara Mengatur Modal Usaha Biar Nggak Boncos

author Oleh Nur Shinta Dewi Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB
Share
Share

Memulai usaha tentu perlu memiliki modal agar dapat berjalan dan memperoleh keuntungan. Entah itu dari tabungan atau pinjaman bank, modal usaha sangat penting untuk keberhasilan usaha.

Meski tidak mudah, modal perlu dimanfaatkan secara efisien. Hal ini bertujuan untuk menjaga arus kas tetap stabil, dan sukses membangun usaha. Keterampilan mengelola keuangan ini perlu dilakukan, agar tidak berakhir menjadi dana yang tidak produktif bahkan sampai rugi.

Bagaimana mengatur modal usaha dengan baik? Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan agar modal usaha kamu dapat terkelola secara efisien : 

Baca juga : Lima Tips Bagi Waktu Antara Pekerjaan Tetap dan Usaha Sampingan

  • Membuat planning usaha  

Jika uang modalmu hadir dari tabungan mu sendiri maka cukup mudah untuk kamu memetakan arus kas. Kamu bisa petakan uang untuk membeli bahan baku, perabotan dan lainnya. Jumlahkan semua pengeluaran kamu, dan hitung berapa sekiranya target yang akan kamu capai. Hal ini penting, selain menjaga kamu tidak rugi, itu juga untuk kamu saving nantinya.

Namun jika kamu mendapat modal usaha dari bantuan perbankan seperti KUR, kamu bisa hitung terlebih dulu sebelum berutang. Lihat apakah bunga yang ditawar cukup terjangkau? Karena jika tidak diperhitungkan dengan matang kamu malah akan terjebang dengan bunga dan tidak bisa untuk saving.

  • Buat Pos Alokasi Dana 

Jika kamu sudah memetakan dengan baik,  dana modal perlu dialokasikan ke berbagai pos agar perencanaan dana pun tertata. Pos-pos dana tersebut terdiri dari pos dana untuk sarana prasarana usaha, dana administrasi perizinan usaha, dana operasional, dan dana darurat. Selain itu, alangkah lebih baik apabila usaha kamu memiliki rekening yang terpisah dengan rekening pribadi. Memisahkan rekening ini berguna untuk meminimalisir tercampurnya dana. 

Baca juga : 3 Kiat memperlakukan Pelanggan sebagai Raja

  • Buat Pembukuan Transaksi 

Baik usaha berskala kecil maupun besar, memiliki pembukuan transaksi wajib untuk dimiliki. Pembukuan transaksi masuk dan keluar diperlukan agar kamu mudah mengatur dalam mengelola modal usaha. Kamu bisa mulai pembukuan transaksi dengan mencatat transaksi kecil hingga yang besar. Selain itu, pembukuan wajib disertakan bukti transaksi agar terhindar dari kerugian dan masalah keuangan. 

Tenang saja, di era saat ini kamu tidak perlu menyimpan banyak bon, atau menulis pembukuan di lembar-lembar kertas. Karena kamu bisa memanfaatkan aplikasi pembukuan. Di dalam platform tersebut kamu hanya tinggal mengetik layaknya menulis pesan, serta memotret bon tanpa takut kehilangan bon fisik. 

  • Periksa Pembukuan Secara Berkala 

Jangan lupa untuk memeriksa pembukuan transaksi secara berkala, ini perlu dilakukan untuk memeriksa apakah arus kas berjalan lancar atau tidak. Arus kas yang lancar mencerminkan alokasi modal kamu berjalan dengan baik. 

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
LATEST ARTICLE