Profesi Pengacara Terancam Digantikan Robot?
Apabila saat ini Anda berprofesi sebagai pengacara, mungkin dalam waktu dekat pekerjaan Anda kemungkinan bisa digantikan oleh sebuah robot
Senin, 2 April 2018 | 14:19 WIB
Elon Musk lagi-lagi membuat pernyataan yang menggegerkan dunia. CEO Tesla ini baru saja mengumumkan akan meluncurkan robot humanoid yang disebut Tesla Bot.
Penampilan robot itu muncul setelah presentasi peningkatan kecerdasan buatan yang menggerakkan kendaraan listrik Tesla, termasuk superkomputer Dojo, yang membantu melatih mobil untuk menavigasi jalan-jalan kota tanpa bantuan manusia.
"Masuk akal untuk memasukkannya ke dalam bentuk humanoid," kata CEO Tesla Elon Musk.
Dalam presentasi Tesla AI Day, Musk masih belum menghadirkan wujud fisik dari robot itu. Ia justru menghadirkan seorang penari dengan kostum body fit bewarna hitam dan silver yang melakukan aksi breakdance ala robot sambil diiringi backsound EDM.
Musk memberikan beberapa detail tentang robot mirip Slenderma. Musk menjelaskan robot berukuran 5 kaki 8 inci atau 172 cm ini diperkirakan memiliki berat 125 pon atau setara 56,6 kg dan dibuat dari bahan yang ringan.
Baca juga : Elon Musk Ada di Clubhouse, Apa Itu Aplikasi Clubhouse?
Kepalanya akan dilengkapi dengan kamera autopilot yang digunakan oleh kendaraan Tesla untuk merasakan lingkungan dan akan berisi layar untuk menampilkan informasi. Secara internal, robot ini akan beroperasi melalui komputer Full Self-Driving Tesla.
"Ini dimaksudkan untuk ramah dan menavigasi melalui dunia yang dibangun untuk manusia," canda Musk.
Elon Musk mengungkap tentang masa depan di mana pekerjaan fisik akan menjadi pilihan. Tesla Bot didesain sebagai robot humanoid untuk mengerjakan tugas-tugas berbahaya, repetitif/berulang, atau tugas yang membosankan.
“Pergi ke toko dan mendapatkan bahan makanan berikut. Bukannya tugas seperti itu sangat berbahaya, tetapi Anda mungkin menganggapnya berulang dan membosankan," katanya.
Musk juga mengatakan, robot ini bisa memiliki implikasi besar bagi perekonomian dengan menutup kesenjangan dalam angkatan kerja, yang diciptakan oleh kekurangan tenaga kerja. "Dalam jangka panjang saya pikir perlu ada pendapatan dasar universal," kata Musk.
Robot ini berbekal teknologi AI yang sama dengan teknologi yang diterapkan pada armada kendaraan otonom Tesla. Dalam pembuatannya, komponen Tesla Bot akan memanfaatkan teknologi mesin otomatisasi di pabrik mobil Tesla, termasuk software dan hardware di sistem autopilot mobil Tesla.
"Apa yang kami coba lakukan di sini di Tesla adalah membuat AI berguna yang disukai orang dan ... benar-benar bagus," tegas Musk.
Baca juga : Menjadi Orang Terkaya ke-5, Ini Perjuangan dan Kunci Keberhasilan Elon Musk
Dalam sesi tanya jawab setelah presentasi, Musk menjawab pertanyaan mengenai apakah robot itu nantinya akan berbalik melawan manusia, seperti yang terjadi dalam film-film fiksi ilmiah populer, misalnya Terminator.
Musk mengatakan, robot-robot itu dirancang untuk tidak sekuat manusia, dan jika sampai robot-robot itu berbalik menyerang, maka manusia masih bisa dengan mudah mengalahkan mereka.
“Kami mengaturnya sedemikian rupa pada tingkat mekanis, tingkat fisik, sehingga Anda dapat melarikan diri darinya dan kemungkinan besar dapat mengalahkannya,” kata Musk.
Sulit untuk membayangkan seberapa jauh masa depan seperti itu dan menghadirkan robot humanoid sungguhan bekerja. Yang pasti Musk mengatakan, prototipe Tesla Bot rencananya akan diluncurkan pada sekitar tahun 2022 mendatang.
Apabila saat ini Anda berprofesi sebagai pengacara, mungkin dalam waktu dekat pekerjaan Anda kemungkinan bisa digantikan oleh sebuah robot
Senin, 2 April 2018 | 14:19 WIB
Passion, fokus dan kerja keras menjadi rahasis suskes klasik yang sudah tidak relevan. Nyatanya para top founder sekarang memiliki sikap 'negatif' yang malah memilik pengaruh positif bagi bisnisnya.
Sabtu, 27 Oktober 2018 | 13:00 WIB
Berikut tahapan bagaimana AI menghasilkan uang :
Kamis, 15 April 2021 | 07:56 WIB
Pameran yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 ini diselenggarakan serentak dengan FLEI Business Show dan MoreFood Expo Indonesia. Sinergi ini menciptakan ekosistem bisnis hulu ke hilir yang terintegrasi dalam satu venue, di mana FLEI membuka peluang in
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:00 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB