LogoDIGINATION LOGO

Bangun Komunitas Pelanggan dengan Influencer, Video, dan Chatbot. Kuy!

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Selasa, 18 Desember 2018 | 11:15 WIB
Share
Ilustrasi menumbukan bisnis (shutterstock)
Share

Sebentar lagi 2018 akan segera berakhir dan berganti. Bagi seorang entepreneur, tahun baru merupakan harapan baru agar bisnis semakin berkembang.

Sebelum menyusun strategi bisnis di 2019, kamu dapat mempertimbangkan cara-cara berikut yang diprediksi akan booming dan menjadi andalan dalam mengembangkan bisnis tahun 2019.

Membangun komunitas pelanggan

Untuk mengembangkam bisnis tahun depan, kamu perlu membangun komunitas pelanggan. Mengapa? Pada dasarnya komunitas akan menjadi "alat" untuk meningkatkan penjualan. Caranya dengan mendorong pelanggan untuk mengajak temannya menggunakan produk dengan iming-iming hadiah.

Seperti yang dilakukan perusahaan penyedia layanan penyimpanan online Dropbox dalam membangun komunitas pelanggannya. Dropbox menawarkan tambahan ruang penyimpanan jika pelanggan mengundang temannya untuk bergabung. Insentif yang diberikan lama kelamaan dapat menciptakan komunitas pelanggan yang dinamis di mana akan ada aliran pengguna baru setiap harinya.

Baca juga: Ini Lho, Tren Content Marketing 2019!

Ilustrasi komunitas pelanggan (shutterstock)
Bermitra dengan influencer

Generasi milenial saat ini lebih mudah terpengaruh pada selebriti Youtube atau Instagram daripada para aktor atau musisi. Bahkan rekomendasi para influencer ini dianggap lebih terpercaya daripada rekomendasi temannya. Ini sebabnya influencer merupakan salah satu cara terbaik dalam memasarkan produk dan memperluas jangkauan pasar.

FabFitFun, penyedia layanan kontak langganan, mengirimkan produknya ke Youtuber terkenal sehingga para youtuber ini bisa membuat video unboxing. Selain itu, fabfitfun biasanya juga memberi kode diskon pada influencer untuk para pengikutnya. 

Baca juga: Mau Ngiklan Lebih Murah dan Efektif? Pake Influencer Aja!

Tambahkan video

Konten adalah kunci meningkatkan lalu lintas online. Selain membuat konten tertulis, tahun 2019 kamu perlu menambahkan video dalam strategi pemasaranmu. Dilansir dari Hubspot, sebanyak 54% pengguna menginginkan konten video dari marketers pada tahun 2018. Statistik dari Brightcover melaporkan bahwa konten video menghasilan shares 1.200% lebih banyak daripada teks dan gambar.

Video dinilai lebih fleksibel dan mudah dikonsumsi online melalui ponsel dan tablet. Menambahkan video dalam strategi marketing akan membantumu menarik lebih banyak perhatian pengguna yang tidak punya waktu membaca.

Contohnya yang dilakukan oleh Buzzfeed's Tasty. Mereka berhasil membuktikan kekuatan video di media sosial yang membuat mereknya meroket secara online. Menurut Social Media Today, video masak Tasty di Facebook menghasilkan rata-rata 22,8 juta penayangan dalam 30 hari.

Baca juga: 3 Cara Cerdas Menggunakan Video dalam E-Commerce

Ilustrasi Influencers (shutterstock)
Menambahkan chatbot

Chatbot adalah Artificial Intelligence (AI) yang secara otomatis dapat menjawab pertanyaan pengguna seputar produk saat berkunjung di website.

Hipmunk, web penyedia promo perjalanan memasang chatbot yang terintegrasi dengan Facebook, Slack dan Skype untuk penggunanya. Chatbot dapat membantu pengguna untuk memesan tiket pesawat, mobil dan hotel. Secara tidak langsung, chatbot dapat meningkatkan penjualan produk, karena mempermudah proses yang harus dilakukan.

Bersiaplah melebarkan sayap untuk mengembangkan bisnis di tahun 2019. Semoga berhasil!

Baca juga: Pemanfaatan Fitur Chatbot untuk Meningkatkan Aktivitas Konsumen

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Entrepreneur, Hubspot, Brightcove
TAGS
RECOMMENDATION

3 Tantangan Utama Pebisnis Lokal

Ekonomi akan terus tumbuh dan menguat. Hal ini tentu saja akan berdampak pada bisnis lokal. Apa saja yang akan berubah?

Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:15 WIB

3 Kunci Sukses Migrasi ke Bisnis Digital

Kunci terjun ke bisnis digital adalah disiplin untuk melayani dan men-deliver apa yang ditawarkan pada media online tersebut. Awaluddin meramu tips bermigrasi ke bisnis digital dalam 3C, yakni Character, Competence, dan Courage. Yuk disimak

Minggu, 26 Agustus 2018 | 10:00 WIB

4 Ciri Bisnis Sukses Versi Jeff Bezos

Siapa yang tak kenal Jeff Bezos? CEO Amazon ini dikenal berani mengambil peluang bisnis dengan melihat sejumlah indikator keberhasilan. Simak, yuk!

Kamis, 6 September 2018 | 16:30 WIB
LATEST ARTICLE

Mudahnya Berbisnis di Uni Eropa Lewat Estonia...

Era digital yang semakin terbuka tanpa memandang batas membuat peluang berbisnis juga ikut terbuka lebar. Salah satunya melalui program asal Estonia ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap!

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:15 WIB

Memata-matai Karyawan, Boleh Nggak Sih?

Penting mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan tenaga kerja Anda, namun banyak karyawan menolak untuk dipantau. Tetapi jika pemantauan dilakukan dengan benar, karyawanlah yang mendapat manfaatnya

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:30 WIB