3 Cara Jitu Liburan Produktif Bagi Enterpreneur
Rehat sejenak atau unplug dari bisnis tampaknya menjadi hal yang berat
Senin, 28 Agustus 2017 | 06:20 WIB
Sebagai entrepreneur yang sering melakukan perjalanan bisnis menggunakan pesawat sudah pasti kenal stilah delay atau keterlambatan penerbangan. Biasanya delay terjadi karena adanya masalah, entah mesin rusak atau cuaca buruk yang tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan.
Waktu delay biasanya berkisar antara 30 menit, 1 jam, 5 jam atau bahkan harus menunggu hingga esok hari. Tentu saja hal ini sangat membosankan dan menyebalkan. Entrepeneur cerdas tentu tidak ingin begitu saja membuang-buang waktu percuma. Kamu bisa mengubah kesulitan ini menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Bagaimana caranya?
1. Memperkenalkan merek
Bandara adalah salah satu tempat yang tidak pernah sepi, selalu dipenuhi orang berlalu-lalang. Yap, ini adalah peluang marketing! Selagi menunggu mesin diperbaiki, kamu bisa memanfaatkan waktu menunggu dengan memasarkan merek dan produkmu kepada orang-orang yang ada.
Pakai baju dan koper bertuliskan merek dagangmu agar menucuri perhatian. Jika ada orang yang mendekat dan tertarik, berikan sample gratis. Menurut Advertising Specialty Institute, seseorang yang mendapatkan sample atau barang promosi biasanya akan menyimpan barang tersebut rata-rata selama delapan bulan. Daripada hanya marah-marah dan kesal karena delay, kamu bisa manfaatkan koper dan kursi tunggu sebagai mini booth untuk marketing.
Baca juga:Ini Lho, Tren Content Marketing 2019!
Satu atau dua jam delay, bukanlah waktu yang cukup untuk menjelajah. Namun, jika waktu delay lebih lama seperti lima jam, meninggalkan bandara dan berjalan-jalan di sekitarnya bisa jadi pilihan.
Berjalan-jalanlah keluar melihat potensi dan peluang bisnis yang ada. Atau jika memungkinkan, kamu bisa menghubungi pelanggan yang tinggal di sekitar bandara dan menawarkan makan siang singkat untuk menumbuhkan hubungan loyalitas pelanggan.
3. Membaca
Selalu selipkan satu atau dua buku saat berpergian. Dikutip dari entrepreneur, para top CEO rata-rata meluangkan waktu membaca lebih dari 60 buku per tahun. Baca dan serap ilmu yang ada di dalamnya untuk mengembangkan bisnis lebih baik lagi. Jika bingung buku apa saja yang bagus untuk dibaca, lihat refrensi buku dari CEO Dropbox ini.
Tidak selamanya delay hanya akan membuang-buang waktu percuma. Dengan tips di atas, kamu bisa merubahnya menjadi sebuah peluang.
Yuk, manfaatkan waktumu sebaik mungkin!
Baca juga: Buku Wajib Baca Bagi Para Perempuan Pendiri Startup
Rehat sejenak atau unplug dari bisnis tampaknya menjadi hal yang berat
Senin, 28 Agustus 2017 | 06:20 WIB
Apa karir yang bisa membuatmu keliling dunia? Jawabannya adalah menjadi pekerja remote atau juga dikenal dengan istilah digital nomaden
Rabu, 1 Agustus 2018 | 04:25 WIB
Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.
Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB