
5 Jurus Meracik Startup Jadi Unicorn
Dalam dunia startup ada tiga kemungkinan hasil akhir, yaitu gagal, sukses, dan sukses dengan spektakuler.
Selasa, 14 Agustus 2018 | 04:50 WIB
Gembar-gembor startup unicorn sudah terdengar ke seluruh penjuru dunia startup digital. Bahkan Indonesia pun punya program Nexticorn alias The Next Indonesian Unicorn, sebuah program yang dirancang Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melahirkan startup unicorn baru.
Apa sih startup unicorn? Intinya, istilah ini merujuk ke perusahaan rintisan yang memiliki valuasi USD 1 miliar. Biasanya, unicorn menimbulkan disrupsi pada pasar yang didatanginya. Contoh unicorn di Indonesia termasuk Go-Jek, Tokopedia, Traveloka dan BukaLapak.
Ingin tahu lebih lanjut? Digination punya beberapa tulisan soal startup unicorn dalam topik pilihan: Unicorn, Oh Unicorn.
Nah, belum juga kelar soal unicorn-unicorn-an ini, muncul lagi istilah baru bernama zebra. Dalam sebuah tulisan di Entrepreneur.com, Yifat Oron, CEO LeumiTech, mengatakan dunia harus melupakan unicorn dan mulai memperbanyak zebra.
“Ada nggak sih cara menumbuhkan perusahaan, dengan skema pendanaan yang berbeda, yang tidak terus-menerus dikejar-kejar upaya penggalangan dana yang semakin besar?” tulis Oron.
Jawabannya, kata Oron, adalah dengan membuat zebra. “Perusahaan zebra melakukan bisnis yang nyata, tidak berusaha mendisrupsi, mengejar profit dan membantu masalah di masyarakat.
Co-founder Switchboard, Mara Zepeda, telah menyerukan gerakan “beternak zebra” ini sejak 2017. Dalam tulisan di Quartz, Zepeda menyebutkan: “Kita tidak bisa berasumsi perusahaan (zebra-red.) ini akan tumbuh dengan sendirinya. Kita harus dengan sengaja membangun infrastruktur yang menumbuhkan mereka,” tulisnya.
Jadi, apa itu zebra? Kurang lebih ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
Zebra itu hitam-putih.
Hitam melambangkan pembukuan yang hitam, tidak merugi. Berbeda dengan kebanyakan startup digital yang mau jadi unicorn, yang tega “bakar duit” dan menjalankan perusahaan dalam keadaan merugi.
Sedangkan putih melambangkan kepedulian perusahaan zebra pada masalah yang ada di masyarakat. Perusahaan zebra selalu punya keinginan untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat.
Zebra itu mutualistik.
Tidak seperti kecenderungan perusahaan startup unicorn yang berusaha mematikan pesaingnya, zebra membentuk kelompok yang saling menguatkan.
Baca juga: Investor Lokal untuk Unicorn Indonesia, Apa Kendalanya?
Lucunya, menurut Oron, perusahaan zebra kebanyakan didirikan oleh founder yang tidak biasa. Artinya di luar dari kelompok pria, kulit putih, berlatar belakang kaya.
Oron menuliskan, banyak pendiri zebra adalah perempuan atau dari kelompok masyarakat kulit berwarna. Dua kelompok ini merupakan yang kerap tidak mendapat kesempatan pendanaan yang sama di Silicon Valley.
Kalau di Indonesia? Sejauh ini istilah zebra masih belum dikenal luas, namun kita mengenal perusahaan yang berusaha memberikan dampak sosial sambil berbisnis. Sebut saja iGrow, eFishery, Amartha, Reblood dan Kostoom. Nama-nama itu agaknya lebih cocok jadi kandidat zebra Indonesia daripada sekadar jadi unicorn. Bagaimana menurut kamu?
Dalam dunia startup ada tiga kemungkinan hasil akhir, yaitu gagal, sukses, dan sukses dengan spektakuler.
Selasa, 14 Agustus 2018 | 04:50 WIBIde startup bagaimana yang dicari investor? Jawaban atas pertanyaan ini masih jadi misteri, tapi bocoran ini bisa kamu contek.
Rabu, 15 Agustus 2018 | 03:32 WIBHampir tidak pernah terdengar ada tiga unicorn bergabung untuk mendanai satu startup, tetapi itulah yang terjadi di Indonesia.
Kamis, 16 Agustus 2018 | 09:30 WIBTiga industri yang mengalami perubahan gaji dengan kenaikan gaji terbesar di antaranya
Senin, 2 Oktober 2023 | 19:22 WIBIni dia deretan kesuksesan Prilly Latuconsina
Sabtu, 30 September 2023 | 11:00 WIBIni peran Data Analyst dan alasan kamu perlu membutuhkan Data Analyst untuk bisnis kamu
Rabu, 27 September 2023 | 15:34 WIBMengusung tema “AI’m Existing”, untuk memberikan inspirasi atas kemajuan teknologi
Selasa, 26 September 2023 | 18:48 WIBKenapa makaroni ngehe sangat diminati anak muda? Ini alasannya!
Selasa, 26 September 2023 | 18:35 WIBTerdapat 5 hal yang dilakukan Jennifer untuk mengembangkan bisnisnya. Yuk kita simak!
Jumat, 22 September 2023 | 11:39 WIBMenilik gurita bisnis yang mereka jalankan di beberapa bidang, sebagai berikut:
Kamis, 21 September 2023 | 19:25 WIBYuk kita simak 5 penerapan dari IoT di dunia bisnis secara detail
Selasa, 12 September 2023 | 15:59 WIBYuk, kita deep dive IoT untuk smart city melalui artikel DQLab dibawah ini.
Kamis, 7 September 2023 | 15:50 WIBFestival ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan personal dan profesional para peserta.
Senin, 4 September 2023 | 18:28 WIBData Science dan IoT memiliki suatu hubungan? dan apakah hubungan tersebut berguna & berdampak untuk bisnis?
Sabtu, 2 September 2023 | 10:15 WIBKetahui perkembangan Web3 yang menjadi solusi tantangan di internet!
Jumat, 1 September 2023 | 14:44 WIBBerikut beberapa teknologi buat bantu tidur dengan pulas dan mewujudkan kualitas tidur terbaik!
Kamis, 31 Agustus 2023 | 11:27 WIBApakah Anda penasaran dengan IoT dan dampaknya pada bisnis?
Rabu, 30 Agustus 2023 | 17:10 WIBDeepfake, haruskah mengkhawatirkan kita?
Selasa, 29 Agustus 2023 | 18:12 WIB