3 Cara Menghidupkan Bisnis
Bagi sebagian orang, musik tidak hanya seni tapi juga bisnis
Senin, 16 April 2018 | 05:02 WIB
Memilih dan menentukan nama dalam bisnis terkadang bisa menjadi penentu keberhasilan. Pemilihan nama yang tepat akan membuat brandmu menjadi perbincangan khalayak. Jika salah memberikan nama mungkin malah membingungkan atau bisa jadi membawa kegagalan. Idealnya, nama yang diberikan harus unik, menarik dan mampu mengkomunikasikan keunggulan bisnis pada pelanggan.
Marty Neumeier, penulis di The Brand Gap mengatakan, "Memilih nama yang tepat dapat menjadi aset berharga dari sebuah brand. Nama yang dipilih dapat menjadi pembeda dan akselerator penerimaan brand dalam masyarakat."
Nama menjadi identitas bisnis yang kamu bangun. Nama yang tepat akan mendukung proses branding yang bisa membuat konsumen mengenal dan mengingat bisnismu. Jika kamu masih kesulitan menemukan nama bisnis yang tepat, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti...
Baca juga: 8 Cara Lindungi Bisnismu dari Kejahatan Online
Simple
Memiliki nama yang pendek dan jelas sangat dianjurkan dalam menamai bisnismu. 1 hingga 4 suku kata sangat disarankan. Nama yang simpel akan lebih mudah diingat dan diucapkan. Bagaimana caranya? Kamu bisa mencoba beberapa trik berikut:
- Mengkombinasikan kata. Contoh mengkombinasikan dua kata yang berima seperti Snack Shack atau Lug Nuts yang memorable.
- Membuat kata baru. Kamu bisa mencontoh Google, eBay, Skype yang memiliki nama-nama 'aneh' yang bahkan kata tersebut tidak tertulis di kamus.
- Memilih nama dengan makna pribadi. Misalnya kamu bisa menggunakan nama panggilanmu saat sekolah, nama hewan peliharaanmu atau nama-nama lain yang berkaitan denganmu. Memilih nama bermakna pribadi akan memudahkan orang mengidentifikasikan bisnismu dengan kamu sebagai pemiliknya.
Baca juga: Bisnis Makanan? Tiru Eatlah dan Kopi Tuku
Berbeda
Jangan lupa lakukan riset pasar untuk mencari tahu nama-nama kompetitor di bisnis yang sama. Hal ini penting, agar kamu dapat menemukan nama terbaik yang benar-benar berbeda dari yang lain. Misalnya jika bisnismu jual beli produk elektronik dan teknologi, sebagian besar kompetitor akan menggunakan kata "elektronik" dan "teknologi" dalam menamai bisnisnya. Sebaliknya kamu harus menghindari penggunaan kata-kata tersebut, coba untuk berpikir berbeda dan sekreatif mungkin!
Pastikan jika nama yang kamu pilih belum ada yang memiliki dan bebas hak paten. Untuk mengeceknya kamu bisa mengakses halaman Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual. Setelah mengetahui bahwa nama tersebut bebas paten, buka Google dan sosial media seperti Facebook, Twitter dan Instagram untuk melihat orisinalitasnya di internet dan cari tahu apakah nama yang kamu pilih tidak berhubungan dengan hal-hal buruk.
Cek nama domain
Di era digital seperti sekarang, wajib untuk memiliki domain. Cek nama domain sesuai dengan nama bisnismu di penyedia jasa web hosting. Disarankan untuk memiliki domain dengan ekstensi .com karena ini adalah ekstensi tertinggi dan terpopuler dari ekstensi domain lainnya. Domain ini akan menjadi identitas bisnismu di dunia online, membantu promosi bisnismu di dunia maya.
Nama adalah langkah pertama untuk membangun identitas perusahaan, jadi carilah yang terbaik dengan beberapa tips di atas.
Jangan salah pilih, ya...
Bagi sebagian orang, musik tidak hanya seni tapi juga bisnis
Senin, 16 April 2018 | 05:02 WIB
Budget minimal tapi ingin branding terbaik. Berikut 10 tipsnya!
Senin, 20 Agustus 2018 | 15:55 WIB
Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari Microsoft, raksasa piranti lunak yang tahun ini berusia 43 tahun
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:20 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB