UMKM, Siapkan Dirimu Untuk Ekspor!
Era digital saat ini mendorong UMKM untuk dapat mengekspor produknya...
Selasa, 9 Oktober 2018 | 16:20 WIB
Bulan April lalu, International Monetary Fund (IMF) dan The World Bank Group (WBG) telah sukses meluncurkan inisiatif Digital Economy for Africa (DE4A) dalam 2018 Spring Meeting di Washington DC, Amerika Serikat. Kali ini, dalam 2018 Annual Meeting IMF-WBG di Nusa Dua, Bali, mereka meluncurkan inisiatif Digital Economy for All (DE4All) karena ekonomi digital dianggap sangat penting di tengah masifnya perkembangan teknologi.
Selain membahas DE4All, demi memajukan ekonomi digital dan stabilitas keuangan di era digital, 2018 Annual Meeting IMF-WBG juga mengadakan forum bertajuk "Disruptive Technology and Inclusive Development - What Works?", "Harnessing Technology for Inclusive Growth", dan "The Bali Fintech Agenda".
Salah satu target yang ingin dicapai dalam forum internasional ini adalah menjadikan fintech dan layanan keuangan digital lainnya sebagai kunci bagi penginklusian ekonomi digital. Dengan adanya digitalisasi ekonomi, percepatan realisasi Universal Financial Access 2020 dan United Nations Sustainable Development Goals 2030 dapat terlaksana.
Menurut Vishal Tulsian, Managing Director PT Amar Bank Indonesia, peluncuran inisiatif DE4All merupakan langkah tepat, khususnya bagi kemajuan ekonomi Indonesia, karena dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan menumbuhkan kepercayaan diri bangsa terhadap perubahan teknologi global. Selain itu, inisiasi global ini dapat menjembatani kerja sama antara pihak pemerintah, industri, dan yang lainnya dalam pengembangan teknologi dan pembangunan 5 landasan ekonomi digital. Kelimanya yaitu infrastruktur, layanan keuangan digital, inovasi dalam kewirausahaan, ekosistem digital, dan literasi digital.
Baca juga: Inklusivitas Penting di Ekonomi Digital
"Berdasarkan penelitian World Bank, tahun 2016 ekonomi digital dunia mencapai USD 11,5 triliun. Angka ini senilai dengan 15,5% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. Dalam waktu kurang dari satu dekade ke depan, angka ini diperkirakan akan tumbuh mencapai 25%," ujar Vishal. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang sangat menghargai kepedulian global terhadap terciptanya fondasi ekonomi digital dalam pengembangan suatu negara.
Dalam pertemuan internasional di Bali ini, Amar Bank memperkenalkan Tunaiku sebagai produk pionir perbankan digital milik mereka. Sejak diluncurkan tahun 2014, Tunaiku telah memberikan akses kredit kepada orang yang tidak memiliki akses memadai terhadap layanan keuangan utama dan produk yang ditawarkan oleh bank (underbanked) hingga orang yang tidak memiliki rekening bank (unbanked).
"Sampai kuartal ketiga tahun 2018, lebih dari 120.000 orang di Indonesia melakukan pinjaman melalui Tunaiku dengan total distribusi mencapai Rp 1,25 Triliun," tambahnya. Melalui produk digitalnya ini, Amar Bank disebut sebagai Fintech Bank pertama yang hadir di Indonesia. Melalui Tunaiku, pelanggan dapat meminjam mulai dari Rp2 juta hingga Rp20 juta dalam jangka waktu 6 - 20 bulan.
Baca juga: Fintech Memang Perlu, Tapi Harus Hati-hati
Era digital saat ini mendorong UMKM untuk dapat mengekspor produknya...
Selasa, 9 Oktober 2018 | 16:20 WIB
Clarion Events akan menyelenggarakan acara Future Commerce Indonesia 2019 pada 29-30 Januari 2019 di Shangri-La Hotel, Jakarta.
Jumat, 12 Oktober 2018 | 17:25 WIB
Jangan sampai gemah ripah loh jinawi hanya jadi ungkapan belaka. Beberapa startup asli Indonesia ini siap membantu petani dengan pinjaman online.
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB