Favorit Indonesia Gojek, Grab atau Uber?
Kehadiran aplikasi transportasi online di Indonesia dengan cepat direspon oleh masyarakat Indonesia
Senin, 12 Februari 2018 | 04:55 WIB
Perusahaan aplikasi transportasi online asli Indonesia, Go-Jek secara resmi memulai operasinya di Vietnam pada hari Rabu, (12/9) kemarin. Melalui perusahaan lokal Go-Viet, Go-Jek resmi berkendara di jalan-jalan Ho Chi Minh City, ibukota Vietnam. Uniknya tidak seperti mitra pengemudi Go-Jek di Indonesia yang identik dengan jaket hijau, para mitra pengemudi Go-Viet di Vietnam terlihat mentereng dengan seragam berwarna merah menyala.
Ekspansi pertama Go-Jek ke luar negeri tersebut dikabarkan bernilai US$ 500 juta. Vietnam merupakan pasar pertama dalam rencana Go-Jek untuk go international. Setelah merambah negera yang dijuluki Vietnam Rose tersebut, Go-Jek berencana memperlebar jejak kakinya ke negara-negara Asia Tenggara lainnya yaitu Thailand, Filipina dan Singapura.
Dilansir dari Deal Street Asia, strategi pertama Go-Viet adalah merekrut sebanyak mungkin mintra pengemudi agar bergabung dalam armadanya. Hal ini dilakukan dengan mengiming-imingi mitra pengemudi dengan pembebasan pajak untuk enam bulan pertama dan bonus yang besar. “Perusahaan berharap bisa membawa pendapatan stabil ke puluhan ribu pengemudi melalui teknologi,” jelas Nguyen Vu Duc, CEO Go-Viet.
Bonus yang besar tersebut membuat Thanh Hung, salah satu pengemudi GrabBike di Vietnam tertarik. Lelaki berusia 40 tahun itu mengatakan dia mampu menghasilkan VND800.000 (Rp 506.810) dalam satu setengah hari sejak dia mulai mengemudi untuk Go-Viet, jauh lebih tinggi daripada yang ia dapatkan dari GrabBike yaitu VND500.000 (Rp 316.904) untuk durasi kerja yang sama. Hung juga mengatakan tertarik dengan pembebasan pajak Go-Viet selama enam bulan pertama dan bonus yang akan dia dapatkan jika dia menyelesaikan 9 order dalam sehari.
Setelah lebih dari sebulan percobaan di Ho Chi Minh City, Go-Viet saat ini telah memiliki 1,5 juta unduhan serta menyumbang 35 persen market share dari semua sepeda motor yang berkeliaran di jalanan Ho Chi Minh City.
Baca juga: Terungkap, Ambisi Nadiem setelah Go-Jek Banjir Investasi
Dalam empat bulan ke depan, Go-Viet akan fokus pada empat layanan inti termasuk Go-Bike, Go-Car, Go-Food, dan layanan e-money Go-Pay. Selain itu Go-Viet bermaksud menjadi platform multi-services terbesar di Vietnam. “Layanan seperti Go-Beauty dan Go-Clean akan segera menyusul diluncurkan di Vietnam,” jelas Nguyen Vu Duc.
Sementara CEO sekaligus founder Go-Jek, Nadiem Makarim mengatakan, “Sejak kami meluncurkan aplikasi Go-Jek di Indonesia, harapan kami adalah menemukan cara baru untuk meningkatkan taraf hidup konsumen. Karena itulah Go-Jek menyediakan 17 layanan berbeda untuk memudahkan hidup bagi orang-orang di Indonesia. Kami berharap Go-Viet bisa tumbuh dengan cara yang sama.”
Nadiem menambahkan bahwa rencana ekspansi Go-Jek keluar negeri adalah tindak lanjut setelah perusahaan yang dipimpinnya tersebut memperoleh kucuran dana terbaru dari ronde pendanaan yang diikuti oleh KKR, Warburg Pincus, Google, BlackRock, JD.com, Meituan, Tencent dan Temasek. Ronde pendanaan tersebuti diyakini telah mendongkrak nilai valuasi salah satu unicorn Indonesia itu menjadi US$ 5 miliar. Nadiem juga menyatakan siap memperluas Go-Jek ke pasar baru di Asia Tenggara dan menantang dominasi Grab di wilayah tersebut setelah keluarnya Uber baru-baru ini.
Kehadiran aplikasi transportasi online di Indonesia dengan cepat direspon oleh masyarakat Indonesia
Senin, 12 Februari 2018 | 04:55 WIB
Perusahaan rintisan ride-hailing berbasis aplikasi Go-Jek telah berencana melebarkan sayapnya ke jangkauan Asia Tenggara di luar pasar Indonesia
Kamis, 24 Mei 2018 | 07:00 WIB
Siapa sih yang tidak mengenal Go-Jek? Layanan transportasi on-demand ini kini telah menuai kesuksesan, bahkan telah berhasil menjadi salah satu startup dengan nilai valuasi di atas USD 1 milyar atau lebih sering disebut dengan unicorn
Kamis, 5 Juli 2018 | 11:52 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB