LogoDIGINATION LOGO

EV Growth Didirikan, Siap Danai Startup Indonesia

Oleh Ana Fauziyah Jumat, 23 Maret 2018 | 06:56 WIB
Share
Satu lagi perusahaan venture capital (VC) didirikan khusus membidik dan siap memberikan suntikan modal usaha bagi startup di Asia Tenggara, khususnya Indonesia
Share

Satu lagi perusahaan venture capital (VC) didirikan khusus membidik dan siap memberikan suntikan modal usaha bagi startup di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Tiga perusahaan Sinarmas, East Ventures dan Yahoo! Japan telah membentuk EV Growth yang akan mulai aktif beroperasi pada kuartal kedua tahun ini.

Penandatanganan kerjasama EV Growth sendiri digelar di Sinar Mas Land Plaza Jakarta, Kamis (22/03). Dihadiri oleh perwakilan dari Sinarmas, East Ventures dan Yahoo! Japan, juga dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.

Pembentukan EV Growth didorong oleh rendahnya jumlah startup lokal di Indonesia yang mampu mencapai putaran pendanaan Seri B. Kehadiran EV Growth diharapkan mampu menjawab kebutuhan startup lokal terhadap pendanaan sehingga tidak harus mencari investor di luar negeri.

“Saya memperhatikan bahwa masih ada celah bagi startup lokal yang ingin masuk ke dalam pendanaan Seri B dan seterusnya. Meskipun EV Growth terbuka untuk pasar Asia Tenggara, fokus kami masih terletak di Indonesia,” ujar Managing Partner dan Founder East Ventures Willson Cuaca, mengutip keterangan resmi (Kamis, 23/3).

Managing Partner dan Pendiri East Ventures Wilson Cuaca mengatakan Indonesia memiliki 3 unicorn yang menarik peluang investasi. “Kami merasa ini waktu yang tepat untuk mengakselerasi perkembangan dari ekosistem digital regional dengan growth fund ini,” tuturnya.

EV Growth akan mulai beroperasi pada kuartal kedua 2018 dan bertujuan untuk mengumpulkan USD 150 juta. Perusahaan itu mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengamankan USD 100 juta dari tiga perusahaan modal ventura. Di tahap pertama putaran pendanaannya, EV Growth menargetkan akan berinvestasi setidaknya sebanyak USD 5 juta di setiap startup. Perusahaan ini bertujuan untuk berinvestasi di 20-30 startup.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB