LogoDIGINATION LOGO

1.000 Teknopreneur, Strategi Indonesia Jadi Negara Digital

Oleh Desy Yuliastuti Kamis, 15 Maret 2018 | 06:29 WIB
Share
Pemerintah memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 dengan menargetkan 1
Share

Pemerintah memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 dengan menargetkan 1.000 teknopreneur, valuasi bisnis mencapai USD100 miliar, dan total nilai e-commerce sebesar USD130 miliar.

“Backbone-nya research center yang aplikatif, seperti techno park yang kami miliki,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Learning Innovation Summit 2018 di Jakarta, Rabu (14/3).

Apalagi, Indonesia menjadi negara yang potensial untuk tumbuh dan berkembangnya perdagangan elektronik (e-commerce) karena menjadi pasar terbesar di ASEAN. Potensi ini didukung dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, di mana penetrasi internet telah menjangkau sebanyak 90,5 juta jiwa dan di antara mereka sekitar 26,3 juta jiwa telah berbelanja secara online.

Saat ini, di ASEAN ada sekitar tujuh unicorn atau perusahaan startup yang memiliki valuasi di atas USD1 miliar. Empat di antaranya dari Indonesia, yakni Bukalapak, Traveloka, Tokopedia, dan Gojek.

Baca juga: Startup Berbasis Inovasi Mampu Dukung Ekonomi Digital Indonesia

“Kami juga telah menyiapkan platform digital bagi industri kecil dan menengah (IKM) melalui e-Smart IKM agar dapat memperluas pasar mereka,” kata Airlangga.

Menperin juga menyampaikan, pihaknya tengah menyusun roadmap mengenai strategi Indonesia menerapkan teknologi Industry 4.0. Teknologi itu di antaranya artificial intelligence, internet of things, big data, robotics, dan 3D printing.

“Ada lima lighthouse industry yang kami siapkan, yaitu indutri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, otomotif, elektronik, dan kimia,” sebutnya.

Kekuatan ekonomi Indonesia dinilai sebagai salah satu pemain kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global. Indonesia mampu memberikan kontribusi sebesar 2,5 persen terhadap pertumbuhan dunia, di mana capaian tersebut mengungguli sumbangsih dari Korea Selatan, Australia, Kanada, Inggris, Jepang, Brasil dan Rusia.

Dari sektor manufaktur, Indonesia secara persentase untuk kontribusinya terhadap PDB, masuk dalam jajaran lima besar dunia. Mengungguli Jepang, India, dan Amerika Serikat. Bahkan ekonomi Indonesia sudah masuk dalam klub USD1 triliun, atau sepertiga dari ekonominya ASEAN.

Baca juga: Nexticorn, Ajang Temu Investor Jepang Dengan Startup Indonesia

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Nih, Peluang Investasi Baru: eSport!

Industri eSport menjadi sorotan para investor karena menjanjikan keuntungan yang besar dalam beberapa tahun investasi. Namun sebelum memulai investasimu di dunia eSport kamu harus mengetahui 4 hal ini.

Jumat, 7 Desember 2018 | 16:15 WIB

Aplikasi yang Bikin ODHA Tak Terkucilkan

Data tahun 2017 menunjukkan bahwa ada 36,9 juta orang hidup dengan HIV/AIDS. Stigma, diskriminasi dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit ini semakin memperparah keadaan

Rabu, 5 Desember 2018 | 12:19 WIB

Hidup Tanpa Digital? Mungkin, Gitu?

Hidup kita perlahan-lahan telah diambil alih oleh teknologi di semua sisi. Teknologi dan digitalisasi telah mengubah cara kita bekerja, belajar, dan bersosialisasi

Selasa, 4 Desember 2018 | 16:15 WIB

5 Aplikasi Wajib Bagi Pengusaha, Sudah Install?

Kegiatan yang padat ditambah dengan segudang urusan bisnis biasanya membuat seorang pengusaha harus sering berpindah tempat, sehingga pemantauan bisnis harus dilakuan secara mobile. Ketahui aplikasi yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha demi ke

Selasa, 4 Desember 2018 | 11:15 WIB

Pastikan Miliki 5 Hal Ini Untuk Jadi Mompreneur

Memang tidak mudah menjadi mompreneur. Tentunya membutuhkan trik dan strategi tersendiri agar keduanya bisa berjalan seimbang dan lancar. Berikut adalah 5 tips yang perlu kamu ketahui untuk memulai karir menjadi mompreneur.

Senin, 3 Desember 2018 | 11:15 WIB

Asisten Google Tiru Stiker Angkot

Anda sopan kami segan. Anda asyik, kami santai. Anda usik, kami Bantai! Filosofi supir angkot itu kini muncul di Google Assistant.

Minggu, 2 Desember 2018 | 12:30 WIB

Masih Gagal Bangun Pagi? Coba 3 Kiat Ini!

Karena bangun pagi adalah salah satu kunci keberhasilan! Simak kiat-kiat untuk mengatasi kegagalan bangun pagi yang masih kamu alami.

Sabtu, 1 Desember 2018 | 11:30 WIB