Affiliate Jadi Mesin Baru Dongkrak Omzet, Ini Tips Affiliate untuk Seller!
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Harga emas Antam hari ini, Rabu (16/04) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yakni sebesar Rp1.916. 000 dan mematahkan rekor sebelumnya di Rp 1.904.000 per gram yang tercatat pada Sabtu (12/04) pekan lalu.
Mengutip dari CNBC Indonesia, diperkirakan harga emas akan terus meroket. Goldman Sachs dalam laporan terbaru yang dirilis Jumat, (11/4/2025) memprediksi harga emas bisa menembus US$4.500 atau sekitar Rp75.469.500 per troy ons (ekuivalen Rp 2,43 juta per gram) pada akhir 2025 dalam skenario risiko ekstrem.
Emas akan terus merangkak naik seiring volatilitas rupiah akibat perang dagang dan ketegangan geopolitik yang berakibat pada resesi global. Saat global mengalami banyak ancaman, emas kembali menegaskan posisinya sebagai aset pelindung nilai yang paling dicari.
Menyiasati tantangan ekonomi global, orang berbondong-bondong membeli logam mulia. Bahkan antrean panjang terlihat di gerai Butik Antam sepekan ini.
Penjualan emas di Galeri24 pun dikabarkan meningkat tiga kali lipat menjadi lebih dari 65 kg per hari, sementara Pegadaian melaporkan lonjakan tabungan emas mencapai 84 kg dalam satu hari.
Baca juga: Rupiah Tertekan: Dampak dan Strategi Bisnis di Tengah Gejolak Global
Di tengah sulitnya membeli emas fisik dengan antrean panjang bahkan dibatasi perharinya, emas digital bisa menjadi opsi lain dalam memburu logam mulia saat ini. Selain tanpa antre, berikut beberapa manfaat membeli emas digital:
Pembelian dan penjualan emas digital dapat dilakukan secara online melalui aplikasi atau platform investasi, tanpa perlu mengunjungi toko fisik.
Transaksi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, sehingga cocok untuk kamu yang memiliki jadwal padat.
Harga emas digital biasanya transparan dan dapat dipantau secara real-time, membantu kamu dalam membuat keputusan investasi.
Emas digital seringkali lebih murah daripada emas fisik karena tidak ada biaya penyimpanan dan pengiriman.
Emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, dan emas digital dapat memberikan perlindungan nilai serupa
Emas digital mudah dibeli dan dijual, serta dapat diakses dalam bentuk uang tunai.
Emas digital dapat dibeli dalam pecahan kecil (misalnya 0,01 gram) yang lebih terjangkau bagi investor pemula.
Emas digital disimpan secara online, sehingga mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan fisik.
Baca juga: Cara Dapatkan Cuan dari YouTube, TikTok, Facebook Pro, dan Platform Lain
Emas digital bisa kamu beli dalam bentuk tabung emas atau mencetaknya secara fisik. Sebelum membelinya, berikut tips membeli emas digital!
Pastikan Tujuan Investasi
Jika kamu ingin membeli emas pastikan kamu sudah tahu apa tujuan investasimu. Investasi emas baik fisik maupun digital tergolong investasi menengah dan jangka panjang. Bila tujuan kamu berinvestasi emas adalah untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu instan, maka kamu salah kaprah.
Harga emas memang cenderung meningkat, namun nilainya tidak langsung signifikan, terlebih bila investasi emas kamu masih tergolong kecil. Bila ingin berinvestasi dalam jangka panjang, maka emas menjadi pilihan terbaik. Instrumen investasi ini juga tahan terhadap gejolak inflasi dan memberikan keuntungan besar seiring berjalannya waktu.
Terus Pantau Real Time Isu Fundamental Emas
Fluktuasi harga mengacu pada permintaan dan penawaran. Dengan begitu, terdapat selisih harga jual dan beli logam mulia (buyback). Volatilitas emas dipengaruhi oleh yield US Treasury dan perubahan nilai tukar dolar AS. Selain itu, tingkat inflasi dan isu fundamental terkait kondisi ekonomi baik nasional maupun internasional juga mempengaruhi perubahan harga. Sehingga sebelum membelinya, kamu perlu pantau pergerakan harga pasar agar tidak mendapat harga yang tinggi saat membeli.
Baca juga: Apa Itu DeepSeek? Yuk, Kenali Cara Kerja dan Fitur-fiturnya!
Pilih Platform Berlisensi OJK dan Bappebti
Emas digital di Indonesia diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). OJK mengawasi lembaga jasa keuangan yang menyediakan platform emas digital, sementara Bappebti fokus pada pengaturan dan pengawasan perdagangan emas fisik secara digital.
Platform emas digital yang berlisensi dan terdaftar di OJK atau Bappebti biasanya memiliki sistem yang aman dan terjamin, sehingga kamu dapat lebih tenang dalam berinvestasi. Contoh platform yang telah terdaftar dan diawasi adalah Pegadaian, Lakuemas, Pluang, Indogold, dan Treasury.
Pilih Platform yang Menawarkan Biaya Cetak Rendah
Platform emas digital juga memiliki layanan untuk mencetak emas digital menjadi emas fisik, sehingga kamu yang ingin memegang emas fisik bisa mengubah emas digitalnya menjadi emas fisik. Kamu harus menimbang platform yang menawarkan biaya cetak emas fisik paling kompetitif. Faktor lain yang perlu kamu perhatikan adalah mengecek biaya lain-lain, seperti biaya administrasi bulanan, biaya titip emas, dan sebagainya.
Manfaatkan Promo
Keuntungan belanja emas digital adalah banyak promo atau potongan emas yang tentu bisa kamu manfaatkan tanpa memikirkan modal yang kamu punya saat promo berlangsung. Investasi emas digital memberikan fleksibilitas karena kamu tak harus membeli emas dalam jumlah satu gram. Fleksibilitas emas digital sangat menguntungkan bagi investor yang bermodal kecil yang ingin cuan di emas digital. Kamu bisa beli dalam jumlah kecil hingga 0,1 gram.
Pastikan Memiliki Toko Offline dan Layanan Buyback
Jika kamu berencana untuk menjual emas di masa depan, pastikan platform toko online tempat kamu membeli emas juga memiliki outlet fisik (gerai offline) dan memberikan layanan purna jual (buyback). Langkah ini bertujuan memastikan bahwa produk emas yang kamu beli aman dan asli. Jika suatu saat kamu berniat untuk menjualnya kamu dengan mudah mendatangi outlet offline tempat kamu membeli emas.
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB