Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Sand battery atau baterai pasir adalah konsep yang masih dalam pengembangan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Ide di balik baterai pasir adalah menggunakan pasir, atau lebih tepatnya silikon yang merupakan komponen utama dalam pasir, sebagai bahan aktif dalam sel baterai.
Baterai tradisional umumnya menggunakan bahan seperti logam, seperti lithium atau nikel, untuk menghasilkan reaksi kimia yang menghasilkan aliran listrik. Namun, baterai pasir berupaya menggunakan silikon karena sifatnya yang melimpah di alam dan kemampuannya untuk menyimpan energi lebih tinggi daripada bahan-bahan yang saat ini digunakan dalam baterai.
Negara pertama yang gunakan energi termal berbasis pasir adalah Finlandia, dan dikembangkan oleh Polar Night Energy. Apakah Indonesia juga akan menggunakannya? Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk menjadikan pasir sebagai penyimpan energi yang baik.
Baca juga: Punya Kendaraan Listrik? Ini 3 Jenis SPKLU Yang Ada di Indonesia
Apabila teknologi baterai pasir atau "sand batteries" menjadi salah satu sumber energi yang digunakan di masa depan, ini dapat memiliki dampak signifikan yang baik di berbagai aspek kehidupan manusia dan lingkungan. Berikut adalah beberapa potensi dan dampak dari penggunaan baterai pasir jika menjadi sumber energi listrik:
1. Ketersediaan Bahan Baku
Pasir dan silikon sebagai bahan baku utama baterai pasir melimpah di alam, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada bahan-bahan langka dan mahal yang saat ini digunakan dalam baterai, seperti lithium dan kobalt.
2. Kapasitas Penyimpanan Energi yang Lebih Tinggi
Silikon memiliki kapasitas penyimpanan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan-bahan saat ini. Ini bisa berarti baterai dengan daya tahan lebih lama dan lebih besar untuk aplikasi seperti kendaraan listrik, penyimpanan energi dari sumber terbarukan, dan sebagainya.
3. Pengurangan Emisi Karbon
Jika teknologi baterai pasir dapat dikembangkan dengan efisiensi tinggi dan biaya yang terjangkau, ini bisa mendukung pengurangan emisi karbon. Penerapan yang lebih luas dari kendaraan listrik dan penyimpanan energi terbarukan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Baca juga: Masa Depan Sektor Kelistrikan di Era Electricity 4.0
4. Penyimpanan Energi Terbarukan yang Lebih Efisien
Salah satu tantangan utama dalam energi terbarukan adalah fluktuasi dalam produksi, seperti kekurangan pasokan listrik saat matahari tidak bersinar atau angin tidak bertiup. Baterai pasir dengan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dapat membantu mengatasi masalah ini dengan menyimpan energi berlebih selama periode produksi berlebihan dan melepaskannya saat dibutuhkan.
5. Infrastruktur Energi yang Lebih Stabil
Dengan adanya teknologi penyimpanan energi yang lebih baik, jaringan listrik dapat menjadi lebih stabil dan lebih responsif terhadap permintaan dan fluktuasi dalam pasokan energi. Pengembangan teknologi baterai pasir dapat mendorong inovasi lebih lanjut dalam bidang penyimpanan energi, kimia bahan, dan teknologi baterai secara keseluruhan.
6. Dampak Lingkungan
Meskipun baterai pasir memiliki potensi positif dalam hal ketersediaan bahan baku dan pengurangan emisi, masih diperlukan penilaian menyeluruh terhadap dampak lingkungan dari ekstraksi bahan baku, produksi, dan pembuangan baterai pasir.
Harap diingat bahwa implementasi teknologi baru sering kali melibatkan tantangan dan perubahan yang kompleks. Namun, jika teknologi baterai pasir berhasil dikembangkan dan diadopsi secara luas, dapat berkontribusi pada transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB
Berikut Daftar Password Paling Umum Dibobol Hacker:
Senin, 30 Juni 2025 | 10:25 WIB