7 AI Tools Terbaik yang Cocok untuk Membuat Konten Media Sosial
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
DigiFriends, sudah coba Starbucks versi ekonomis ?
Baru-baru ini pecinta kopi dihebohkan dengan hadirnya kopi Starbucks versi kaleng di supermarket di Indonesia. Versi kaleng ini memiliki ukuran 220 ml dengan harga sekitar Rp 15.000.
Lantas kenapa ya Starbucks keluarkan versi ekonomis?
Starbucks versi kaleng ini dikeluarkan oleh PT Nestle. Dikutip dari Detik Food. Aktivis brand lokal Arto Biantoro mengatakan kolaborasi Starbucks dengan perusahaan ritel besar, Nestle, menjadi faktor utama Starbucks membangun Starbucks ukuran kaleng.
“Kalau nggak salah, lewat kerja sama dengan Nestle setahu saya, di tahun 2018 itu, kerja sama ini kemudian menghasilkan apa yang kita lihat sekarang. Pabriknya ada di Indonesia. Jadi proses produksinya murah, harga jualnya bisa lebih kompetitif," katanya.
Benar saja, di Indonesia sendiri Starbucks dikenal sebagai coffee shop dengan harga yang relatif mahal. Umumnya penikmat kopi harus merogoh kocek lebih dari Rp40 ribu segelasnya.
Meski sebelumnya Starbucks pernah meluncurkan minuman ready to drink dalam kemasan botol kaca. Hanya saja pada saat itu harganya masih mahal. Langkah ini dianggap kurang berhasil karena menyamai harga kopi Starbucks yang dibeli di gerainya langsung. Pada kerjasama antara Starbucks dan PT Nestle kali ini memungkinkan Starbucks kalengan bisa sukses di pasaran dengan harga jual lebih murah.
Baca juga : Belajar dari Starbucks, Tidak Goyah di Tengah Pandemi Berkat Teknologi
Mengingat keberhasilan Starbucks kaleng ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil, simak artikelnya!
Menarik pembeli sesuai Demografi Indonesia
Strategi Starbucks untuk menciptakan kemasan kaleng sangat tepat melihat demografi dan karakteristik mayoritas di Indonesia. Dikutip dari Katadata, hasil Sensus Penduduk 2020 menunjukkan penduduk Indonesia didominasi Generasi Z (1997 hingga 2012). Total terdapat 74,93 juta atau 27,94% dari total penduduk Indonesia.
Katadata mengungkap Gen Z memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi millennials dan baby boomer. Gen Z memiliki karakter yang menggemari teknologi, fleksibel, lebih cerdas, dan toleran pada perbedaan budaya. Generasi ini juga diketahui memiliki karakter yang menyukai budaya instan dan kurang peka terhadap esensi privat.
Kemasan kaleng dianggap dapat memenuhi kebutuhan Gen Z yang serba instan. Gen Z tidak perlu lama mengantri di coffee shop, dan menunggu barista menyiapkan pesanan. Kemasan kaleng dapat memenuhi Gen Z yang produktif.
The Power of Branding
Keberhasilan Starbucks kemasan kaleng tidak jauh dari the power of branding. Logo merupakan pesona yang kuat dari sebuah brand untuk membangun hubungan dengan target pembeli.
Dikutip dari Quora.com logo Starbucks pertama kali diciptakan pada tahun 1971. Dalam logo Starbuck diambil dari makhluk mitos dari Yunani bernama Siren. Berdasarkan mitos Yunani, Siren ini merupakan makhluk yang biasa merayu para pelaut. Makna logo itu sendiri diharapkan bisa memesona dan menyihir para pecinta kopi untuk mampir.
Dipertahankannya logo Starbucks di kemasan kaleng memiliki value tersendiri untuk pemasaran. Strategi ini digunakan untuk mempertahankan pasar yang ada.
Baca juga : UKM Go IPO, Ini yang Harus Disiapkan!
Co-Branding Benefits
Co-Branding PT Nestle dan Starbucks menghadirkan konvergensi horizontal. Starbucks dengan sisi kopi eksklusif dan Nestle dengan sisi ekonomis namun dipercaya memiliki gizi seimbang pada setiap produk mereka. Co-branding sendiri merupakan cara yang efektif bagi perusahaan untuk menggabungkan kekuatan, mengarah pada peningkatan keuntungan merek, serta mengurangi biaya dan risiko antar perusahaan.
Banyak perusahaan menggunakan metode ini untuk menciptakan produk dan menjangkau pasar konsumen baru. Co-Branding juga dipercaya menghadirkan benefit pada merek. Berikut manfaatnya :
1. Reduce Cost
2. Reduce Risk
3. Access New Markets
Menggunakan hubungan dan kompetensi dari merek yang dijadikan mitra
4. Spillovers Effect
Transfer keuntungan antara mitra merek dan kesempatan baru
Langkah co-branding Starbucks dan PT Nestle dianggap tepat karena dapat meningkatkan revenue dan value kedua perusahaan. Diluar value branding perusahaan dan tren market saat ini, bergabungnya Starbucks dan PT Nestle bisa menjadi contoh bagi banyak perusahaan.
Bingung cari tools AI terbaik untuk content creator? Simak 7 tools AI gratis yang dapat membantu dalam produksi konten
Senin, 7 September 2026 | 16:06 WIB
Strava resmi menjadi pemungut PPN PMSE. Simak dampaknya bagi pengguna gratis dan premium.
Senin, 7 September 2026 | 13:36 WIB
Jualan di Instagram, TikTok, atau marketplace wajib punya NIB? Simak aturan Permendag 19/2026, masa transisi, dan kewajibannya.
Senin, 7 September 2026 | 11:24 WIB
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB