Orang Tua Rentan Menjadi Target Kejahatan Siber, Ini yang Harus Dilakukan!
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Saat ini instrumen investasi semakin beragam. Ada reksadana, saham, forex, emas, cryptocurrency dan ragam investasi lainnya. Akses bagi publik untuk berinvestasi juga semakin mudah dengan perkembangan digital. Banyak platform digital yang menyediakan layanan investasi langsung.
Jumlah investor pun mengalamo lonjakan signifikan yang menandakan masyarakat Indonesia semakin melek investasi. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat ada 7,3 juta SID (single investor identification) pada 17 Desember 2021 atau meningkat 89,58% dibanding tahun 2020. Masing-masing 3,4 juta SID saham, 6,7 juta SID reksadana, dan 607 ribu SID aset SBN (surat berharga negara).
Survei yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC) terhadap 1.939 responden pun menunjukkan berbagai alasan mengapa kaum milenial getol berinvestasi. Responden berumur 15-38 tahun mengungkap berinvestasi untuk mempersiapkan masa depan dan mengelola uang. Sementara generasi X atau yang berusia 39-54 tahun menjadikan persiapan dana pensiun sebagai alasan utama berinvestasi.
Aplikasi investasi favorit pilihan investor muda jatuh kepada Ajaib. Katadata Insight Center, mengungkap Ajaib menjadi platform investasi saham yang paling banyak digunakan di Indonesia. Ada 35,5% dari total responden yang mengaku menggunakan Ajaib untuk investasi sahamnya. Jika dilihat dari kelompok umurnya, Gen Z menjadi pengguna utama Ajaib dengan 41% responden. Selanjutnya, Gen Y sebesar 34,1% dan Gen X & Boomers sebesar 31%.
Baca juga : Butuh Tambahan Penghasilan? Coba Lirik Investasi di Pasar Modal
Angka ini menunjukan ada peningkatan minat investasi masyarakat Indonesia. Berkembangnya teknologi digital dan biaya investasi mulai dari Rp10.000 yang digaungkan platform aplikasi saat ini, menjadi alasan investasi semakin ramah bagi semua kalangan.
Terjebak FOMO
Tapi sayang, tingginya minat investasi di Indonesia ini menjadi lahan basah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka rela bakar uang membuat konten pamer kekayaan dan iklan hiperbola untuk menarik kelemahan manusia yang “ingin cepat kaya”. Alhasil, banyak orang tertarik hanya bermodal FOMO (fear of missing out) karena ajakan influencer yang seringkali pamer mengatasnamakan “hasil dari investasi”.
Seperti kasus baru-baru ini binary option telah banyak merenggut korban. Hanya dari postingan kehidupan mewah dan ajakan para affiliator untuk memasukan aset pada instrumen investasi tertentu, orang terjebak ke dalam permainan judi berkedok investasi trading. Banyak orang yang terlena menaruh uang mereka semua hingga puluhan juta tanpa return yang jelas. Sudah tahu kan akhir ceritanya bagaimana? Ya, uang hilang dan merugi.
Baca juga : Binary Option, Judi Berkedok Trading Investasi
Itulah alasan mengapa kita tidak boleh FOMO . Karena jika tidak bijak dalam berinvestasi, kita bisa saja menjadi korban oknum yang tidak bertanggung jawab. Coba yakinkan diri kamu lagi, apakah kamu sudah siap berinvestasi dengan menjawab beberapa pertanyaan ini:
Jika kamu belum punya jawaban yang tepat bahkan pertanyaan ini mewakili pertanyaan di otak kamu, berarti kamu butuh insight lebih dari ahlinya. Banyaklah mempelajari dan memahami jenis investasi yang akan kamu pilih agar mendapatkan imbal balik optimal.
Agar terhindar dari jebakan FOMO, yuk ikuti live streaming Digital DNA pada Jumat, 4 Maret 2022 bertajuk “Hindari Jebakan FOMO, Lebih Pintar Memilih Investasi!” bersama Chisty Maryani Financial expert Ajaib dan Widya Yuliarti Certified Financial Planner hanya di YouTube DiginationID.
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Pengelolaan sampah organik lebih mudah karena lebih mudah terurai, lantas bagaimana dengan sampah plastik?
Kamis, 8 Januari 2026 | 16:38 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB
Jika penyimpanan data yang disediakan Google secara gratis sebesar 15GB habis, kamu bisa berlangganan Google One. Tapi bagaimana jika kamu tiba-tiba ingin berhenti langganan?
Senin, 4 Agustus 2025 | 15:56 WIB
Jika ingin mengirim cold message pada orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Jumat, 25 Juli 2025 | 15:52 WIB
Di tengah arus informasi yang terus tumbuh, pengambilan keputusan berbasis data sangat dibutuhkan. Yuk pelajari!
Selasa, 22 Juli 2025 | 11:09 WIB
IHC dan ICC resmi memperkenalkan platform otaQku. Apa itu?
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:32 WIB
Polri memperkenalkan robot humanoid dan robot quadruped (i-K9), yang siap jadi rekan kerja Polri terutama dalam situasi beresiko tinggi. Apa saja fiturnya?
Kamis, 10 Juli 2025 | 11:51 WIB