LogoDIGINATION LOGO

Warung Go Digital, Langkah Tepat Bersaing di Era Globalisasi

author Oleh Nur Shinta Dewi Rabu, 23 Juni 2021 | 16:25 WIB
Share
Share

Keberadaannya warung kelontong sudah menjadi ciri khas bangsa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan toko kelontong selama ini menjadi garda terdepan dalam penyedia kebutuhan masyarakat. 

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat menjadi penggerak perekonomian. Tercatat sektor ini berkontribusi kepada Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61,07 persen.

Sementara, berdasarkan data Euromonitor International 2018, mayoritas masyarakat Indonesia, berbelanja di toko kelontong. Dari nilai pasar ritel senilai Rp7,5juta triliun, sebanyak Rp 6,85 juta triliun atau sekitar 92 persen diantaranya merupakan transaksi di toko kelontong.

Namun, sejak pandemi Covid-19 biaya logistik tinggi dan kesulitan mendapatkan bahan baku menjadi kendala bagi pemilik warung.

Klikdaily, perusahaan supply chain tech enabler membawa misi sosial untuk dapat memberdayakan dan mengembangkan UMKM dan warung kelontong mendigitalisasikan proses bisnis mereka. Melalui Power Lunch Digination dengan tajuk “Warung Go Digital” Klikdaily menceritakan berpendapat bahwa warung kelontong perlu bersaing di era digital.

“Kita basicnya adalah suplier untuk memasarkan FMCG yang didukung oleh teknologi. Sehingga yang kita suply adalah warung-warung ini. Itu adalah yang kita kerjakan sekarang dan kedepannya kita ada gaung baru kita mau bentuk namanya new retail, supaya warung-warung ini dapat bersaing,” kata Indra Dhanurendra Co-Founder dan CTO Klikdaily.

 

Peran Klikdaily menjadi penting dalam membantu para pedagang tradisional untuk dapat memanfaatkan teknologi, dimana hal ini sejalan dengan himbauan pemerintah untuk melakukan konversi ke digital di masa pandemi untuk mengatasi masalah pada rantai suplai dan tentu mencegah instabilitas harga berkat adanya globalisasi.

Program new retail ini dibangun sebagai bentuk binaan dan dukungan untuk warung go digital. CTO Klikdaily, mengungkap jika pemilik warung perlu dibina untuk mampu melihat pentingnya go digital. 

“Kalau memang warung-warung ini masih konvensional, dari daya saing akan kalah dengan convenience store dan eCommerce dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Jika mereka mendapat pengetahuan yang baik, binaan yang baik support yang baik mereka tidak akan kalah karena mereka sudah dekat dengan masyarakat. Padahal warung-warung ini sangat dekat,” kata Indra.

Baca juga : BukuWarung Raih Pendanaan Series A senilai US$ 60 juta

Mendukung kebutuhan digitalisasi warung, Klikdaily menyediakan aplikasi yang berisi produk-produk untuk kebutuhan warung dengan harga yang kompetitif dan promo-promo didalamnya. Jika telah memesan menggunakan aplikasi, pemilik warung tidak perlu datang untuk mendapatkan produk yang dipesan. Dengan aplikasi pemilik warung tinggal fokus pada dagangannya, pihak Klikdaily segera antar pesanan ke warung.

Dalam kemitraan ini, warung juga di bekali oleh teknologi kasir digital untuk kemudahan transaksi. Pembayaran di warung pun juga sudah di lengkapi QRIS atau barcode, sehingga memudahkan masyarakat belanja dari dompet digital mereka.

Klikdaily juga menganggap pentingnya mengelola keuangan melalui proses digitalisasi. Dengan penyuluhan baik door to door maupun gathering, Klikdaily memberikan pemahaman pentingnya pembukuan pemasukan dan pengeluaran yang dapat di catat di aplikasi Klikdaily.

“Jika pembukuan di dalam aplikasi dimanfaatkan baik pencatatan pemasukan dan pengeluaran, maka itu baik untuk mereka dalam pengembangan usaha. Jadi misalnya mereka mengajukan ke bank saat butuh dana untuk pembelian barang lebih banyak itu akan bisa di bantu. Jadi proses digitalisasi ini yang kita bantu sosialisasikan kepada mereka,” kata Indra.

Baca juga : Rencana IPO dalam 3 Tahun, Klikdaily Semakin Matang Memberdayakan UMKM

Klikdaily hadir sejak 2015 dan fokus dalam pengembangan FMCG pada 2018. Dengan melihat fungsi teknologi yang harus diterapkan bahkan dari medium pendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, tercatat saat mitra Klikdaily terdapat 17 ribu mitra yang tersebar di Jabodetabek dan Jawa Barat.

Melalui kemitraan Klikdaily, warung akan diselamatkan dengan tingginya arus globalisasi. Kedapannya Klikdaily akan mengget lebih banyak warung untuk didigitalisasikan.

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Begini Fakta Generasi Sandwich

Generasi sandwich masih berhak happy meski terhimpit dua tanggungan ekonomi sekaligus, apa rahasianya?

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:13 WIB

Industri Gaming di Dunia Metaverse 

Jika gaming Indonesia berhasil sukses di dunia Internet, apakah metaverse juga membawa pengalaman yang sama bahkan bisa lebih berpotensi?

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:52 WIB