LogoDIGINATION LOGO

Persaingan Aplikasi, Ini Dia Alternatif App Store yang Perlu Kamu Ketahui

author Oleh Nur Shinta Dewi Selasa, 2 Maret 2021 | 19:39 WIB
Share
Share

Lebih dari 204 miliar aplikasi telah diunduh di seluruh dunia pada tahun 2019 dan jumlah unduhan aplikasi seluler diperkirakan akan meningkat hingga lebih dari 285 miliar pada tahun 2022. Karena persaingan di App Store dan Google Play Store semakin ketat, diperlukan cara-cara lain untuk melakukan penargetan audience dengan harga yang sesuai.

Menurut Roy Wijaya, Business Development Manager AVOW Perusahaan global pertumbuhan aplikasi untuk kawasan Southeast Asia, app store alternatif yang dibuat oleh Original Equipment Manufacturer atau produsen peralatan asli (OEM), memberi peluang kepada pemasar untuk membantu menargetkan audience yang belum dapat dijangkau.

Upaya untuk menyiapkan beberapa app store alternatif memang lebih rumit daripada menggunakan App Store dan Google Play Store, tetapi manfaat yang diperoleh melampaui upaya yang perlu dilakukan di awal.

OEM dapat digunakan untuk mencapai target pertumbuhan dengan menjangkau pemasar baru. App store alternatif juga memberikan publikasi dan meningkatkan akuisisi pengguna dengan CPI (biaya-per-instalasi) yang lebih rendah.

Selain itu, OEM bebas dari penipuan karena tidak ada batasan antara OEM dan pemilik anggaran - OEM juga akan mengatur penempatan iklan agar terlindungi dari penipuan. Jika pengguna loyal pada suatu OEM, asosiasi dengan brand yang dapat dipercaya juga akan saling menguntungkan.

Berikut lima app store alternatif untuk pemasaran aplikasi;

Huawei AppGallery

Huawei adalah produsen smartphone terbesar ketiga dengan pangsa pasar sebesar 14,7%. Selain itu, Huawei AppGallery melayani lebih dari 500 juta pengguna seluler di seluruh dunia dan 350 juta pengguna aktif mencari aplikasi favorit mereka melalui platform ini setiap bulannya. Huawei AppGallery berhasil memperoleh 750 juta unduhan setiap hari.

Baca juga : AppsFlyer: Pasar Marketing Aplikasi Indonesia Tumbuh Pesat Pada 2020

Xiaomi GetApps

Jumlah pengguna smartphone Xiaomi mencapai lebih dari 500 juta orang dan tersebar di 220 negara. Sebagai salah satu dari lima perusahaan seluler paling populer di lebih dari 40 negara, platform pemasaran Xiaomi dapat dipertimbangkan sebagai alternatif dari Google Play dan App Store Apple.

Sebagai contoh, Xiaomi India berhasil menarik 120 juta pengguna baru dalam waktu satu tahun. Saat ini, Xiaomi India memiliki 280 juta pengguna yang ditargetkan dengan iklan akuisisi pengguna. Pengguna dapat ditargetkan berdasarkan jenis kelamin, usia, kawasan, zona waktu, bahasa, dan jenis perangkat. Platform ini juga memiliki fitur untuk mengatur frekuensi iklan.

OPPO App Market

Perusahaan elektronik konsumen OPPO beroperasi di lebih dari 40 negara dan menjual produk mereka di 320.000 gerai ritel dan memproduksi 115,1 juta unit di tahun 2019. Color OS OPPO digunakan oleh lebih dari 300 juta MAU (Pengguna Aktif Bulanan) dan OPPO App Market memiliki lebih dari 1,2 miliar MAU.

Platform ini menawarkan beberapa format iklan untuk membuat iklan yang canggih, seperti splash screen ad, icon ad, iklan banner dan push ad. Oppo menyediakan perangkat untuk semua spektrum, dari kelas bawah hingga kelas atas, melalui sub-brand seperti Realme dan OnePlus.

Galaxy Store

Galaxy Store (sebelumnya dikenal sebagai Samsung Apps dan Galaxy Apps) adalah app store default untuk perangkat Samsung, yang dapat digunakan di 125 negara. Galaxy App Store memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi pengguna, musim, dan event. Pengguna dapat mengkustomisasi perangkat mereka melalui tab ‘My Galaxy’ di Store dan mendapatkan penawaran eksklusif untuk melakukan pembelian dalam aplikasi game populer.

Baca juga : AppsFlyer: TikTok Tumbuh Pesat di Asia Tenggara

Vivo App Store

Vivo App Store memiliki lebih dari 74 juta MAU di seluruh dunia dan secara khusus berfokus pada India (pangsa pasar terbesar kedua), Indonesia (pangsa pasar terbesar keempat) dan negara-negara Asia Tenggara. Format iklan untuk app store Vivo antara lain push ads, iklan banner, splash screen ad, dan floating icon ad.

Hingga saat ini Avow telah bermitra dengan berbagai OEM di seluruh dunia agar para klien dapat memperoleh manfaat dari app store alternatif, seperti kemitraan dengan Xiaomi Mi Ads bulan Desember 2020.

Menurut Roy, pemasar dapat memperoleh sumber pendapatan baru dari kemitraan Avow dan dapat menargetkan audience yang belum dapat dijangkau melalui jaringan sosial, fitur pencarian, atau SDK.

Avow enggunakan pendekatan konsultatif sepanjang siklus kampanye yang mencakup cara mendaftarkan aplikasi ke app store alternatif, cara melakukan optimisasi untuk mendapatkan hasil terbaik dan cara melacak kinerja.

“Solusi in-house kami akan mengoptimalkan inventaris secara real-time berdasarkan target KPI dan tingkat pelibatan saat ini. Avow Performance Optimizer akan memaksimalkan capaian kampanye kinerja Anda dengan ROAS yang optimal.” tutup Roy.

  • Editor: Nur Shinta Dewi
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE