Indonesia Segera Punya Peraturan AI, Apa Pengaruh untuk Pelaku Bisnis?
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Revolusi Industri Ke-4 telah membawa perubahan dalam segi digital bagi ekonomi dan sistem sosial, yang berakibat pada pergeseran cara kita bekerja saat ini. Mengutip sebuah fakta menarik—Thomas Frey, memprediksi bahwa dua miliar pekerjaan akan hilang pada tahun 2030. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa 65% anak-anak yang saat ini sedang bersekolah bekerja pada sektor-sektor pekerjaan yang belum ada saat ini.
The World Economic Forum telah merilis laporan The Future Jobs, membahas implikasi dari perubahan yang dihadapi ketenagakerjaan, keterampilan, dan rekrutmen. Sebanyak 34% responden melihat teknologi internet mobile dan komputasi awan menjadi pendorong utama perubahan teknologi, yang memungkinkan lebih efisiennya penyampaian layanan dan kesempatan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Sementara itu, 26% responden lainnya melihat bahwa kemajuan dalam kekuatan komputasi dan big data akan menjadi faktor pendorong perubahan pada dunia kerja. Hal ini jelas menunjukkan perlunya institusi pendidikan untuk membekali siswa dengan keahlian yang tepat demi memenuhi tuntutan masa depan.
Dampak dari transformasi digital tentunya juga relevan dengan perguruan tinggi. Laporan McKinsey yang dirilis baru-baru ini, tercatat bahwa gelar menjadi “penanda” untuk perekrutan, bahkan di era digital. Namun, sepertinya tidak ada hubungan langsung antara tingkat perguruan tinggi dan kesuksesan profesional.
Sudut pandang menarik lainnya tentang kesenjangan keterampilan saat ini adalah kurangnya keterampilan khusus. Menurut studi Manpower Group tahun 2016, ketidakmampuan untuk menemukan individu yang tepat bagi sebuah pekerjaan adalah masalah serius keenam, dari sembilan masalah ekonomi global terbesar saat ini.
Sama halnya, 40% perusahaan dunia melaporkan kurangnya keterampilan khusus, yang akhirnya berdampak pada ketersediaan pelamar, keterampilan teknis, dan pengalaman yang menjadi alasan mengapa banyak posisi disebuah perusahaan yang belum terisi.
Dengan ini menegaskan bahwa sumber daya paling berharga di era digital ini adalah data. Dengan naiknya kebutuhan akan data, maka permintaan akan kompetensi baru—analisis, pembelajaran mesin, kecerdasan bantuan, keamanan siber, dan lainnya—juga akan datang. Kemudian yang menjadi sorotan adalah apakah institusi pendidikan saat ini sudah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masa depan?
Di akhir tahun 2016, Microsoft melakukan sebuah studi pada 13 negara dengan hampir 1.500 pemimpin bisnis untuk lebih memahami dampak transformasi digital pada organisasi mereka. Hal ini juga melibatkan 265 pemimpin dari sektor pendidikan.
Studi dari Microsoft Asia Digital Transformation menemukan bahwa 87% pemimpin di industri pendidikan sepakat bahwa organisasi mereka perlu ditransformasi menjadi bisnis digital untuk memungkinkan pertumbuhan dimasa mendatang, namun hanya 23% yang telah memiliki strategi untuk menghadapi perubahan ini.
Prioritas nomor satu dalam proses transformasi digital mereka saat ini adalah untuk memberdayakan baik karyawan fakultas maupun nonguru, dan memberi mereka alat terbaik untuk melibatkan siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Namun, hanya 39% responden yang berpendapat bahwa institusi mereka memiliki teknologi yang saling terkoneksi sehingga memungkinkan karyawan tersebut bekerja di luar kampus.
Hal ini diikuti dengan melibatkan siswa sebagai bagian dari proses transformasi, di mana sekolah mengadopsi teknologi digital, konten interaktif dan personal, dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan agar berhasil di dunia kerja yang berdinamika saat ini.
Ketika ditanya tentang faktor-faktor yang menghambat proses transformasi digital mereka, responden menyoroti masalah ancaman siber dan keamanan, kurangnya keterampilan kepemimpinan organisasi, dan kurangnya tenaga kerja digital yang terampil, sebagai penghalang utama.
Survei yang dilakukan Microsoft Asia EduTech pada tahun 2016 menemukan bahwa 95% responden sepakat mengenai pentingnya teknologi dalam sistem pendidikan saat ini. Lebih dari setengah responden yang merupakan pendidik. Mengidentifikasikan kurangnya pelatihan sebagai tantangan utama bagi mereka untuk mengoptimalkan teknologi di dalam kelas.
Hal ini mengarah pada kesenjangan antara mengakui kebutuhan untuk bertransformasi, dan ketersediaan strategi yang jelas untuk bergerak maju. Bagaimanapun, sekarang adalah waktu bagi institusi pendidikan untuk menjadikan organisasi mereka menjadi organisasi digital dan memastikan siswa siap menghadapi perubahan kebutuhan dari generasi kerja mendatang.
Ketika kita memikirkan tentang transformasi digital untuk sektor pendidikan, harus kita mulai dengan mengetahui cara orang belajar. Hal ini lebih dari mengimplementasikan teknologi, tetapi juga membahas perubahan paradigma yang dibawa oleh Revolusi Industri Ke-4.
Hasil studi Microsoft menekankan komitmen untuk memberdayakan setiap siswa agar meraih lebih banyak. Bagaimana seharusnya hal ini berlangsung? Pertama, untuk memberdayakan setiap insitusi pendidikan dengan memberikan silabus dan pelatihan yang tepat bagi siswa dan guru, sehingga mereka dapat menciptakan dunia masa depan.
Microsoft melihatnya secara holistik di empat pilar berbeda: melibatkan siswa, memberdayakan pendidik, mengoptimalkan operasi, dan mentransformasi pembelajaran—yang kesemuanya didukung oleh komitmen mendasar untuk memberikan program terpercaya yang dapat dijalankan oleh organisasi tersebut.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana teknologi ikut bermain dalam penawaran institusi pendidikan yang mulai mengadopsi teknologi digital? Kuncinya ada tiga hal, yakni meningkatkan efisiensi dan kinerja, meningkatkan hasil pembelajaran dan keberhasilan siswa, serta memajukan penelitian dan inovasi.
Era digital telah datang dan akan terus berlanjut, dampaknya akan semakin meluas. Para pemimpin pendidikan sepatutnya memikirkan strategi, tujuan, dan sasaran transformasi digital mereka saat ini. Tidak hanya untuk memberdayakan pendidik dengan lebih baik, tapi melibatkan siswa agar mereka “siap menghadapi masa depan”, dan berpartisipasi dalam dunia yang ditransformasikan oleh teknologi.
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB