LogoDIGINATION LOGO

Hey Startup, Inisiatif Itu Kadang Dimulai dari Kesendirian

author Oleh Wicak Hidayat Editor Digination Selasa, 19 Maret 2019 | 11:30 WIB
Share
ilustrasi via Shutterstock
Share

Pada suatu akhir pekan, saya ajak putri saya main di wahana trampoline di sebuah mall di Depok. Lalu ada kejadian menarik yang bikin saya belajar dari putri berumur 4 tahun ini.

Di wahana itu ada bagian yang terdiri dari banyak kotak area trampolin dan ada kolam besar yang berisi banyak kubus-kubus karetnya. Entah kenapa setelah lama sekali main loncat-loncatan di area trampoline, ia mulai inisiatif memindahkan kubus-kubus karet dari tempatnya ke area trampoline. Dia menyusun kubus satu persatu supaya bisa memenuhi satu area trampoline.

Yang menarik, saat-saat awal hanya dia sendirian aja yang mondar-mandir mengangkat kubus dari kolam kubus ke area trampolinenya. Tapi ketika sudah mulai cukup banyak kubus diletakkan hingga memenuhi setengah area trampolinenya, mulai ada beberapa anak yang tertarik ikutan bantu.

Dan kejadian itu terus berlangsung hingga satu kotak area bermain trampolinenya dipenuhi kubus. Terhitung sekitar 5 anak kecil lainnya yang ikutan bantu menyusun kubus. Setelah selesai, mereka kegirangan dan berloncatan ke atas jajaran rapih kubus-kubus mereka.

Baca juga: Kunci Bagi Pendiri Startup: Pelototin Satu Hal Saja!

Di situ saya tersadar, di hidup kita juga banyak sekali inisiatif-inisiatif yang memang dimulai dalam kesendirian. Diabaikan, dipertanyakan, bahkan tidak jarang sampai dicibir. Tapi ketika sudah mulai berbentuk, banyak orang dengan senang hati melihat, ikutan membantu, dan bergabung hingga kita tak lagi sendirian.

Sehingga wajar kalau misalnya kita ingin mulai satu inisiatif kebaikan, bikin gerakan sosial, hingga bikin startup yang bawa impact dan berharap bisa jadi perusahaan besar nantinya, bersiaplah dengan kesendirian di awal perjalanan.

Justru itulah gerbang ujian pertama seorang inisiator, apakah ia mampu taklukkan dirinya untuk berhenti melangkah dalam situasi terasing dan penuh tanda tanya itu.

Saya bersyukur putri saya berani inisiatif dan cuek hiraukan kesendirian serta pandangan heran anak-anak lain saat langkah-langkah awal. Mudah-mudahan ayahnya dan semua teman-teman di sini juga diberikan Allah keberanian dan kekuatan menginisiasi karya kebaikan, tak peduli sekecil apa langkah pertama, tak masalah setertinggal apa kita memulai.

PS: Di akhir cerita, setelah selesai, mereka inisiatif kembalikan kembali semua kubus ke tempatnya.

Tulisan ini telah dipublikasikan di akun Instagram pribadi Andreas Senjaya dan diterbitkan ulang di Digination.id atas persetujuan yang bersangkutan.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Perubahan Lintas Generasi

Mereka adalah kelompok anak muda yang ingin “dianggap eksis”. Mereka tidak ingin dianggap hanya sekedar pelengkap dari segala sesuatu yang selama ini harus ditentukan oleh orangtua.

Minggu, 30 September 2018 | 08:45 WIB

Langit Runtuh dari Dalam

Perusahaan bisa saja goyah. Bukan terutama karena diganggu pesaing, melainkan karena kesalahan sendiri.

Minggu, 16 September 2018 | 15:25 WIB

Jangan Bilang-Bilang

Teknologi benar-benar telah memorakporandakan kata "rahasia perusahaan". Apalagi ada banyak karyawan yang suka menceritakan gosip di dalam perusahaan, walaupun kalimatnya selalu dimulai dengan: "Jangan bilang-bilang...!"

Minggu, 9 September 2018 | 10:25 WIB

Command Center, Smart City & AI

Kadang Command Center hanya jadi tempat foto bersama kunjungan tamu. Saat ada tamu dihidupkan, setelah tamu pulang mati lagi.

Senin, 20 Agustus 2018 | 11:50 WIB

Kopi, Koin dan Kriptografi

Pernahkah Anda minum kopi dengan nama Sigarar Utang? Konon, kopi dari Tapanuli Utara ini kalau diterjemahkan berarti “pelunas hutang” atau “pembayar hutang”

Jumat, 16 Maret 2018 | 03:41 WIB

Selamat Datang TV Everywhere

Perhatikan apakah dalam 1 minggu, anak Anda masih duduk manis di depan TV menyaksikan acara kesayangannya? Kalau masih, berapa jam per minggu ia duduk di depan TV? Atau malah dalam seminggu sama sekali mereka tidak menonton televisi

Jumat, 25 Agustus 2017 | 02:08 WIB

Hoax dan Lompatan Internet Orang Indonesia

Mike Walsh, pembicara megatrend dalam satu seminar di Liverpool, yang kebetulan saya ikuti, menceritakan anomali orang Indonesia di dunia digital

Kamis, 24 Agustus 2017 | 02:09 WIB

Single Operator DTT di Indonesia, Mengapa Tidak?

Seorang teman penggiat Digital Terrestrial TV (DTT) di Indonesia menelpon saya dari seberang sana untuk mengkonfirmasi satu hal “DTT dengan single mux Malaysia katanya gagal”

Selasa, 22 Agustus 2017 | 11:33 WIB