LogoDIGINATION LOGO

Belum Bisa di Filipina, Gojek meluncur di Thailand Dulu

author Oleh Alfhatin Pratama Selasa, 5 Maret 2019 | 11:15 WIB
Share
Gojek (Shutterstock)
Share

Gojek kembali memperluas jangkauannya di Asia Tenggara. Tepatnya di Thailand dengan nama Get. Setelah diluncurkan versi betanya Desember 2018, sekarang secara resmi sudah siap mengaspal di negeri seribu pagoda itu. Hampir sama seperti di Indonesia, Get menawarkan layanan Get Delivery untuk pengiriman barang, Get Win untuk pemesanan jasa ojek motor, dan yang terbaru ada Get Food untuk pemesanan makanan. 

Selama dua bulan menjalani masa uji coba, Get telah menjangkau 80% kota Bangkok, Ibukota Thailand. Dilansir dari Tech Crunch, tim Gojek versi Thailand ini berasal dari mantan staf Uber. Sementara CEO-nya, Pinya Nittayakasetwat, sebelumnya memiliki tanggung jawab di LINE Man.

Menurut Tech Crunch juga, dalam Get Food masih ditemukan beberapa masalah. Salah satunya adalah beberapa restoran tidak menampilkan menunya. Pengguna harus memasukkan nama menunya dan kisaran harga yang diinginkan. Hal ini dinilai masih kurang praktis dan cukup sulit untuk digunakan.

Dilansir dari Tech in Asia, Get mengklaim 2 juta perjalanan sudah terjadi dari platform itu selama 2 bulan terakhir dengan lebih dari 10 ribu pengemudi. Mereka juga mengklaim sudah memiliki lebih dari 20 ribu pedagang yang telah terdaftar dalam Get Food.

Baca juga: Lewat Akuisisi Ini, Pengemudi Go-jek Bisa Dapat Penghasilan Tambahan

Ilustrasi ojek online (shutterstock)
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi kapan Get akan menambahkan opsi pemesanan jasa pengemudi kendaraan roda empat. Selain itu, seperti yang dilansir dari Reuters, tidak menutup kemungkinan di kemudian hari Gojek meluncurkan Go Pay versi negara yang telah diekspansinya.

Bagi Gojek, Thailand adalah pasar baru ketiga di luar Indonesia setelah diluncurkan di Vietnam dan Singapura. Filipina adalah target pasar selanjutnya, seperti keinginan yang telah mereka suarakan sebelumnya. Meskipun Gojek telah mengakuisisi startup fintech asal Filipina bernama Coins.ph sebesar USD 75 Juta, tapi masalah regulasi masih menghambat peluncuran Gojek versi Filipina.

Dilansir di Seasiaselain negara-negara yang telah resmi dijadikan pasar Gojek, mereka juga akan terus mengevaluasi untuk dapat beroperasi di Malaysia walaupun sempat dilarang. Sementara untuk mendominasi pasar di Thailand, Get harus bersaing ketat dengan Grab yang sebelumnya telah menjadi pemain dominan yang menawarkan layanan taksi, mobil, sepeda motor, pengiriman, dan makanan.

Ayo, Gojek, terus maju!

Baca juga: Go-jek Tumbuhkan Rp 9,9 Triliun untuk UMKM

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Reuters, Tech Crunch, Tech in Asia, Seasia
TAGS
RECOMMENDATION

Ayo, Bikin Bisnis Bareng Gojek!

Program Gojek Wirausaha 2019 kali ini targetkan 35.000 UMKM Indonesia bisa 'naik kelas'. Yuk, terus dukung UMKM Indonesia!

Minggu, 24 Februari 2019 | 12:25 WIB
LATEST ARTICLE

Mau Mulai Bisnis? Keluarlah dari Zona Nyaman!

Zona nyaman memang membuat kita sulit beranjak. Tetapi, untuk memulai bisnis kita harus keluar dari zona nyaman tersebut. Yuk, simak cerita CEO dan Co-Founder Logisly tentang bagaimana ia keluar dari zona nyaman dan memulai bisnisnya.

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:28 WIB

Ini Dia Konsep Smart City ala TIBCO!

Konsep smart city banyak ditawarkan oleh beberapa perusahaan, salah satunya TIBCO Software Inc. Seperti apa sih konsepnya?

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:15 WIB