Go-Jek Akuisisi Tiga Startup Fintech
Go-Jek secara resmi mengakuisisi tiga startup di bidang financial technology (fintech) untuk memperkuat layanan pembayaran digitalnya Go-Pay
Sabtu, 16 Desember 2017 | 09:26 WIB
Baru 1,5 tahun lalu diluncurkan, Go-Points, program loyaliti Go-Jek mengaku telah berhasil meng-engage penggunanya. Michael Perera, VP Go-Points percaya bahwa program ini dapat meningkatkan jumlah pengguna dan loyalitas pelanggan Go-jek.
"Dari pertama kali diluncurkan pada Februari 2017, sudah meningkat lebih dari 2-3 kali lipat," tutur Vice President Go-Points ini di Jakarta, Rabu (19/9).
"Mengutip quote dari ecommerceiq.asia, sekitar lebih dari 70% pengguna itu melakukan transaksi karena adanya loyalty dan itu terefleksi juga di sisi Go-Jek."
Lewat program Go-Points, setiap pengguna layanan Go-Jek berkesempatan mendapatkan poin yang dapat ditukarkan dengan beragam keuntungan mulai dari potongan harga layanan Go-Jek hingga liburan ke luar negeri dengan cuma-cuma. Untuk menarik lebih banyak pengguna, Go-Points sudah bermitra dengan lebih dari 1.000 merchants dan akan terus bertambah mengikuti antusiasme penggunanya.
Baca juga: Setelah Vietnam, ke Mana Go-Jek Berlabuh?
"Penambahan merchants ke depan akan terus dilakukan, semakin banyak merchants semakin bagus, tapi yang kita mau adalah merchants yang relevan untuk users," ujar pria lulusan University of Califonia ini.
Tercatat fitur mini game swipe token Go-Points telah dimainkan sebanyak 600 juta kali. 68 ribu poin telah ditukarkan dalam ketagori kecantikan. Penukaran Go-Points selama ini didominasi oleh makan dan minum, diikuti kategori e-commerce dan travel setelahnya.
Berbeda dengan program kesetiaan pelanggan lainnya yang harus menunggu memiliki banyak poin baru bisa ditukar. Go-Points menawarkan kemudahan dengan minimum 40 poin, pengguna sudah bisa menikmati keuntungan-keuntungan yang ditawarkannya.
Baca juga: Resmi Beroperasi di Vietnam, Go-Jek Ganti Seragam
"Hanya dengan poin yang sangat kecil saja sudah bisa mendapatkan sesuatu, mau itu dari minuman sampai laptop, motor, umroh, hingga zakat," sebutnya.
Menurut Michael, program seperti ini sangat berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan pengguna dalam memilih aplikasi ride-hailing yang diinginkan. Ke depannya, program loyalty unggulan Gojek ini akan terus berinovasi mengikuti perilaku konsumennya.
"Peningkatan fitur akan kita naikan, karena yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memberikan reward yang relevan untuk semua orang. Go-Points dibentuk untuk memberikan nilai tambah kepada user," pungkasnya.
Baca juga: Go-jek Tumbuhkan Rp 9,9 Triliun untuk UMKM
Go-Jek secara resmi mengakuisisi tiga startup di bidang financial technology (fintech) untuk memperkuat layanan pembayaran digitalnya Go-Pay
Sabtu, 16 Desember 2017 | 09:26 WIB
Kemenangan Grab atas Uber di Asia Tenggara bukan menjadi akhir persaingan perusahaan layanan transportasi digital di Indonesia
Rabu, 11 April 2018 | 18:58 WIB
Siapa sih yang tidak mengenal Go-Jek? Layanan transportasi on-demand ini kini telah menuai kesuksesan, bahkan telah berhasil menjadi salah satu startup dengan nilai valuasi di atas USD 1 milyar atau lebih sering disebut dengan unicorn
Kamis, 5 Juli 2018 | 11:52 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB
Diperkenalkan di Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, kelebihan utama Lenovo Yoga Solar PC terletak pada panel surya yang terintegrasi di bagian cover laptop.
Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Doug MacDowell sukses merakit ulang mesin kopi buatan tahun 1980-an itu menjadi PC dengan bodi mesin kopi. Apakah komputer rakitan itu bisa berfungsi dengan baik?
Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:55 WIB