3 Tips Bekerja Maksimal di Coworking Space
Zaman berubah, kebiasaan baru pun terbentuk
Senin, 21 Agustus 2017 | 04:03 WIB
Tahun baru selalu membawa suasana baru. Berbagai tren pun terus berubah menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Salah satu yang tidak boleh ditinggalkan adalah tren dunia kerja di tahun 2019. Sebagai pelaku bisnis, kamu harus tahu dan mencari peluang apa yang bisa dikembangkan dan rencanakan. Apa saja tren di dunia kerja tahun 2019? Simak list berikut.
2019, Awal Generasi Z Mengambil Alih
Generasi milenial telah menjadi topik perbincangan di beberapa tahun terakhir. Namun di tahun ini, perbincangan tentang generasi Y mulai tergeser dengan munculnya generasi baru, generasi Z. Generasi yang terlahir pada rentang tahun 1997 hingga 2006 ini dikenal juga sebagai digital native, diramalkan akan memberikan arah baru bagi masa depan bisnis di tahun-tahun mendatang.
Baca juga: Pikat Generasi Z Dengan Hal Ini
Dengan populasi sebanyak 86 juta, gen Z diprediksi menyumbang 40 persen dari seluruh konsumsi dunia pada tahun 2020 dan berpotensi memberikan pengaruh hingga USD 166 hingga 333 miliar setiap tahunnya.
Kalau kamu pengusaha cerdas, lihatlah gen Z sebagai peluang besar. Generasi yang sekarang masih bersekolah atau sedang berkuliah, masuk dalam sweetspot sebagai target marketing. Untuk itu perlu untuk mempelajari bagaimana cara mendekati generasi ini hingga menjadikannya sebagai basis pelanggan.
Tak hanya itu, para generasi Z juga segera memasuki dunia kerja. Para pengusaha juga harus mempertimbangkan bagaimana merekrut dan melibatkan generasi ini dalam dunia kerja. Laporan dari Upwork, 73 persen dari Gen Z sudah memulai freelancing di tahun 2018. Yap! Gen Z mulai mendisrupsi dunia bisnis, kamu harus bersiap.
Baca juga: Mau Kerja Dengan Bahagia? Usulkan Kantormu Terapkan Ini...
Tidak Harus Bekerja Di Kantor, Bisa Remote
Banyak yang beranggapan bahwa kantor adalah tempat terbaik untuk bekerja, dan rumah adalah tempat paling tidak kondusif untuk bekerja. Apakah benar? Faktanya sebaliknya, karyawan yang bekerja remote cenderung bisa lebih produktif lho.
Hasil penelitian dari Stanford menunjukkan bahwa ada peningkatan produktivitas pada para pekerja remote dari pada pekerja kantor. Hal ini terjadi karena para pekerja remote tidak harus menerjang kemacetan jalanan untuk masuk kantor atau tidak perlu bolak-balik ke rumah untuk mengurusi urusan rumah. Justru bekerja remote memiliki banyak keuntungannya, gesekan antar karyawan turun hampir setengahnya, biaya operasi juga turun hingga USD 1.400 per karyawan.
Baca juga: Kata Siapa Kerja Dari Rumah Nggak Produktif?
Memanfaatkan AI (Artificial Intelligence)
Beberapa tahun terakhir, AI telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Jika kamu berlangganan Netflix, machine learning menilik kebiasaan menontonmu dan memberikan rekomendasi film yang sesuai. Begitu juga yang dilakukan di Amazon, algoritma-nya menganalisis kebiasaan beselancar di web untuk memberikan saran produk apa lagi yang akan ditawarakan.
Singkatnya, AI adalah tentang otomatisasi dan personalisasi pelanggan. Di tahun 2019 ini, sebagai pelaku bisnis yang cerdas, kamu harus mulai memperhitungkan AI guna memaksimalkan layanan pelanggan. Selain itu, mengadopsi AI memungkinkanmu untuk semakin mengoptimalkan upaya marketing guna menarik makin banyak pelanggan yang sebelumnya tidak terjangkau.
Zaman berubah, kebiasaan baru pun terbentuk
Senin, 21 Agustus 2017 | 04:03 WIB
Menata meja kerja di rumah bermanfaat salah satunya agar kamu fokus pada pekerjaan. Berikut ini 7 tips menatanya agar kerja dari rumah jadi lebih bersemangat.
Jumat, 26 Oktober 2018 | 14:04 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB