LogoDIGINATION LOGO

Mau Sukses Kuliah dan Bisnis? Ini Tipsnya!

Oleh Desy Yuliastuti Minggu, 28 Oktober 2018 | 09:00 WIB
Share
ilistrasi tips dan trik bisnis (shutterstock)
Share

“Setiap orang punya jatah gagal. Habiskan jatah gagalmu ketika kamu masih muda". Kata-kata Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN Kabinet Indonesia Bersatu ini cocok banget buat kamu para studentpreneur yang mulai bisnis sejak mahasiswa, bahkan di bangku sekolah. Biar gak nyesel, usahakan semua aktivitas bisa berjalan lancar dan seimbang.

Nah, perlu diingat kunci keberhasilan bisnis bukan melulu soal business plan jitu, investor, atau validasi pasar, tapi mampu memanfaatkan waktu dengan lebih produktif. Masalah yang sering muncul adalah banyak studentpreneur yang salah mengelola waktu. Ujung-ujungnya kuliah atau sekolah berantakan, bisnis juga gak jalan. Solusinya?

Sebelum mengatur waktu, mengenali kemampuan diri sendiri jadi faktor terpenting. Nah, kamu bisa coba 5 tips dari para CEO Startup yang Digination.id rangkum buat studentpreneur. Yuk, simak!

Baca juga: Inilah Empat Tips Sukses Berbisnis Start Up

Mengetahui Prioritas

Wajar bila kamu berambisi untuk meraih IPK tinggi sekaligus bisnis yang menguntungkan. Stephanie Shyu, pendiri AdmitSee.com, jaringan sosial peer-to-peer untuk mahasiswa menyarankan sebaiknya kamu mendaftar ke sekolah atau kampus yang memiliki kesesuaian dengan passion bisnis dan peluang karir. “Menjalankan bisnis perlu totalitas, tapi berada di kelas pun bukan pekerjaan paruh waktu. Saya melihat banyak yang mengorbankan prestasi akademik ketika memutuskan mengalokasikan waktu mengejar ide bisnis. Itu tidak selalu benar, ” katanya.

Buat Jadwal Secara Efektif

Sebagai mahasiswa, kamu memiliki kemewahan downtime yang tidak akan dimiliki seorang profesional untuk mengejar ide bisnis. Belajar dari Nick Porfilio, CEO Saveful.com, sebuah startup teknologi yang membantu pengguna menghemat uang untuk berbagai produk, saat mulai bisnis Ia merancang jadwalnya sehingga mampu fokus pada sekolah dan bisnis. Pada satu waktu tertentu, Porfilio mengambil kelas pada hari Senin, Rabu, dan Jumat saja, meninggalkan hari-hari lain dalam seminggu untuk fokus pada bisnis.

Manfaatkan Diskon dan Cari Gratisan

Kalau rajin riset dan cari tahu, sebagai studentpreneur kamu bisa memanfaatkan diskon khusus untuk mendapat perangkat lunak yang biasa digunakan para profesional, bahkan bisa mendapat kesempatan coba gratis. "Satu kelas memberi saya kredit USD100 ke layanan cloud-computing dan yang lain memberikan lisensi untuk perangkat lunak desain, tools untuk survei, dan akses gratis ke data set yang sangat mahal," tambahnya.

Baca juga: 4 Tips Sukses Ala Robert Herjavec Buat Anak Muda

ilustrasi ide (shutterstock)

Manfaatkan Sumber Daya Universitas

Di kampus banyak kesempatan bagimu untuk mengakses jaringan luas, mulai dari organisasi mahasiswa hingga pejabat universitas. Manfaatkanlah selagi bisa. Menjaring investor pun bisa karena banyak universitas menyelenggarakan kompetisi rencana bisnis yang hadiahnya uang atau dapat membantu menghubungkanmu dengan calon investor.

Dylan Osborn, CEO NiLi, aplikasi nightlife event, mengatakan bahwa sekolah memberinya kesempatan untuk bertemu langsung dengan pengusaha berpengalaman yang memberikan saran kritis dan memperkenalkan siswa kepada pembicara tamu yang berpengaruh. "Saya cukup beruntung memiliki Elon Musk sebagai pembicara saya untuk wisuda dan dia memberi kami sedikit nasihat," katanya. Salah satu tips Musk: selagi muda manfaatkan kesempatan untuk mencoba sesuatu yang besar.

Baca juga: Tips Menaikkan Jumlah Fans di Facebook Page Produk Anda

Integrasikan Bisnis ke dalam Tugas

Siapa bilang sekolah dan bisnis adalah dua hal terpisah? Mengambil jurusan dan kursus yang mendukung bisnis bisa jadi pilihan tepat mendapat pengetahuan dan keahlian sekaligus. Seperti yang dilakukan Shyu, sebagai mahasiswa hukum Ia mengambil kursus sekolah bisnis di bidang kewirausahaan yang membantunya menyusun rencana bisnis.

Menjadikan bisnis sebagai bahan tugas kuliah pun bisa membantu mengembangkan ide. Porfilio mengatakan dia menemukan cara untuk menggunakan tugas sekolah untuk membantu usahanya semaksimal mungkin. “Saya melakukan penelitian tentang kasus bisnis untuk perusahaan sebagai landasan awal untuk memulai,” katanya. “Di sisi lain, saya mengambil kelas kewirausahaan berbasis proyek di mana saya dapat merancang dan membangun prototipe produk yang ingin saya kembangkan.”

Di antara kesibukan mengatur waktu belajar dan bisnis, jangan lupakan bersantai karena tubuh perlu sehat fisik dan mental. Beri hadiah untuk diri sendiri atas pencapaian tertentu dan terapkan me time di hari Minggu untuk memulihkan kondisi agar siap menghadapi tantangan baru.

Tertarik menerapkan strategi tersebut dan memulai bisnismu sendiri?

Baca juga: Sst, Nih 10 Tips dari Pakar Youtube!

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Entrepreneur
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Kuliner Passionmu? Ikutan Ini, Nyok!

Permasalahan dalam Industri kuliner di Indonesia cukup rumit. Tapi, jangan khawatir! Yuk, tengok potensi dan peluangnya.

Senin, 22 April 2019 | 17:13 WIB