LogoDIGINATION LOGO

Ini Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Merebut Hati Mereka

author Oleh Alfhatin Pratama Rabu, 26 September 2018 | 11:30 WIB
Share
ilustrasi penyandang disabilitas berbelanja online (shutterstock)
Share

Saat ini hampir semua kebutuhan tersedia secara online, mulai dari makanan dan minuman, buku, kebutuhan rumah tangga, hingga motor atau mobil. Kita tidak perlu bersusah payah dengan adanya toko online. Tetapi, hal ini terkadang berpengaruh sebaliknya terhadap penyandang disabilitas. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 15 % populasi dunia merupakan saudara-saudara kita tersebut. Dari jumlah itu, masih sedikit pebisnis online yang menyadari bahwa internet tidak selalu dapat diakses oleh para penyandang disabilitas.

Pebisnis online yang dapat memanfaatkan peluang ini dan menawarkan pengalaman belanja online yang inklusif bisa saja "mencuri hati" mereka. Belum lagi generasi Baby Boomer yang kemungkinan memiliki keterbasan karena termakan usia. Berikut 10 hal yang harus kamu ketahui agar bisnismu ramah terhadap penyandang disabilitas:

1. Penyandang disabilitas cenderung meninggalkan situs web yang sulit diakses daripada meminta bantuan

Berdasarkan penelitian Click Away Pound tahun 2016, hanya 7 % penyandang disabilitas yang akan menghubungi layanan pelanggan suatu toko online ketika mereka menghadapi hambatan akses. Sekitar 11% meminta bantuan teman atau anggota keluarga. Tetapi, sebagian besar atau hampir 82% penyandang disabilitas akan mencari situs web yang lebih mudah diakses.

Kamu dapat membantu mereka dengan menciptakan pengalaman pengguna yang inklusif. Selain itu, ajarkan pekerjamu sehingga mereka siap untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para penyandang disabilitas ketika mereka mengakses situs web atau mencari bantuan.

Baca juga: Kecepatan Loading Penting Bagi Website Ecommerce

2. Tidak semua penyandang disabilitas dapat menggunakan mouse

Tidak semua pelanggan dapat mengunakan mouse dan harus menggunakan keyboard untuk menavigasikan situs web. Mungkin saja pelangganmu memiliki penglihatan yang rendah, mobilitas yang terbatas, tidak bisa menggunakan tangan atau tidak memiliki tangan, atau kondisi lain yang dapat menyebabkan tremor tangan. Settinglah situs webmu agar dapat berfungsi untuk pengguna khusus keyboard.

3. Deskripsi produk sangat penting

Tidak semua penyandang disabilitas dapat melihat gambar produk. Jika tidak ada informasi lengkap tentang produk yang kamu jual, pasti pelanggan akan kabur. Bantulah mereka dengan menyediakan Alternative Text (Alt Text) agar gambar yang ditampilkan lebih bermakna. Penyandang disabilitas yang membeli pun mendapatkan informasi yang sama seperti pelanggan lainnya.

Baca juga: Nih, 5 Tips Sukses Jualan Online

Ilustrasi seseorang kesulitan membaca (shutterstock)

4. Pilih tampilan warna yang mudah dibaca

Kontras warna sangat penting bagi para pelanggan untuk dapat membaca teks online. Generasi Baby Boomers yang sudah lanjut usia pun mulai mengalami penurunan penglihatan  karena termakan usia, seperti katarak dan glaukoma. Pasti ada banyak pelanggan setia yang ingin terus berbelanja online meskipun ketajaman visual mereka menurun.

Kamu dapat membantu mereka dengan memverifikasi bahwa kontras warna situs web mereka memenuhi pedoman Web Content Accessibility Guidlines (WCAG) 2.0. Ada juga aplikasi pengecekan kontras warna situs web gratis yang bisa dimanfaatkan seperti Level Access.

5. Buat fitur situs web dapat diakses aplikasi pembaca layar

Penelusuran adalah alat yang ampuh untuk membantu pelanggan menemukan apa yang mereka inginkan dengan cepat dan tepat, meskipun mereka tidak yakin 100 % apa yang mereka inginkan. Sayangnya, beberapa fitur situs web toko online tidak dapat diakses oleh pengguna aplikasi pembaca layar. Kamu dapat membantu dengan menyediakan fungsi pencarian yang dikodekan dengan baik dan benar. Apalagi, ketika pembaruan sebuah situs web atau hasil pencarian, status baru harus diumumkan sehingga pelanggan tahu bahwa ada yang berubah.

Baca juga: Ini Tips Bikin Video Instagram untuk Jualan

6. Buat tampilan toko online-mu tidak terlalu ramai tapi bermakna

Situs web yang terlalu ramai adalah salah satu masalah utama yang disebut oleh pelanggan penyandang disabilitas dalam studi Click Away Pound. Untuk pelanggan dengan ketidakmampuan kognitif, seperti gangguan pemusatan perhatian (ADHD) dan disleksia, situs web yang terlalu padat isinya bisa sangat mengganggu dan sulit untuk dibaca. Bantulah dengan memberikan tampilan desain situs web yang menarik dan tidak terlalu "ramai".

7. Pikirkan terlebih dahulu sebelum gunakan animasi di situs web

Biasanya animasi dibutuhkan untuk menambahkan minat visual dan kesan menarik terhadap situs web. Tetapi, alangkah lebih baiknya kamu dapat membatasi animasi kecuali itu benar-benar diperlukan dan berfungsi. Tawarkan pelanggan untuk bisa menghentikan animasi sehingga hal itu berada di bawah kendali mereka.

8. Gunakan teks pada video produk

Pelanggan yang tuli dapat menikmati video produk melalui pemberian teks. Lebih baik menggunakan teks buatan sendiri daripada teks otomatis buatan YouTube. Tanpa teks dan keterangan pada video produk, kamu akan kehilangan lebih banyak pelanggan. Kamu juga dapat menggunakan jasa penerjemah bahasa isyarat pada video produkmu, kalau kamu punya budget untuk itu.

Baca juga: 3 Cara Cerdas Menggunakan Video dalam E-Commerce

Ilustrasi penyandang disabilitas bekerja bersama-sama (shutterstock)

9. Libatkan penyandang disabilitas jadi bagian bisnismu

Bagaimana mungkin situs web toko online-mu dapat dibilang ramah disabilitas jika yang merancang dan mendesainnya adalah orang-orang bukan penyandang disabilitas? Libatkanlah mereka sebagai menjadi bagian dari bisnismu.

10. Desain inklusif bukan hanya membantu penyandang disabilitas tapi juga semua orang

Desain inklusif dapat menciptakan lingkungan belanja yang lebih mudah bagi semua pelanggan. Contohnya, tampilan situs web yang sederhana tapi bermakna dan teks yang memungkinkan pelanggan menonton video produk di tempat umum. Selain itu, sistem pencarian yang baik juga dapat membantu setiap pelanggan menemukan apa yang mereka inginkan.

Dengan semua hal di atas, kamu dapat memastikan bahwa pekerjamu melayani setiap pelanggan, terlepas dari kemampuan fisik atau non fisik mereka.

Bisa, kan?

Baca juga: Lewat Tatarupa, Desainer Grafis Bantu Majukan Ekonomi Digital di Surabaya

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: E-Commerce Times
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE