5 Anak Muda Indonesia Ini “Pulang Kampung” Demi UMKM
Iming-iming kesuksesan bekerja di perusahaan bergengsi di negara-negara besar di dunia tidak membuat lima sosok ini tergiur
Senin, 5 Maret 2018 | 06:13 WIB
Kondisi saat ini memaksa para pelaku bisnis, terutama industri kreatif, untuk sibuk dengan urusan logistik. Kalau kamu berjualan online hal ini tentu tidak asing lagi. Berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk mengemas barang jualan setiap harinya?
Untuk yang bisnisnya sudah lebih besar lagi, logistik ini juga termasuk proses warehousing alias pengelolaan gudang.
Besarnya kebutuhan logistik tersebut berpotensi menurunkan konsentrasi terhadap pengembangan desain dan penjualan. Padahal hal ini tak kalah penting dalam mengembangkan usaha.
Soal logistik ini juga terjadi ketimpangan antar daerah di Indonesia. Berdasarkan catatan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), pengiriman logistik ke Jabodebek memakan waktu paling lama 5 hari dengan biaya termahal Rp 30.000 per kg. Bandingkan dengan ke Papua yang layanan jasa kurirnya mencapai Rp 200.000 per kg dengan waktu melebihi 10 hari.
Solusi persoalan tersebut coba dihadirkan oleh Friendly Logistics yang merupakan pilot project antara JNE dan PT Prakasa Trada Solusi (PTS) yang diinisiasi sejak Februari 2018. Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi logistik bagi UMKM.
PTS merupakan penyedia jasa pengelolaan supply chain yang menyediakan pengaturan terkait pengadaan, penyimpanan dan pengiriman barang baku maupun barang jadi. Sedangkan JNE memiliki core pada bidang informasi dan teknologi, sumber daya manusia, dan infrastruktur.
Baca juga: Teknologi Ini Bakal Rombak Total Sistem Logistik
“Kita percaya bahwa brand Indonesia dapat menjadi punggawa di Negeri sendiri, dan dengan adanya layanan ini kami bisa menggabungkan brand-brand lokal menjadi satu kesatuan serta turut memajukan UMKM di Indonesia,” kata Chief Excecutive Officer (CEO) PTS, Dipta Imanto.
Dengan warehouse seluas 552 m2 dan pengelolaan gudang mencapai 9.000 unit, saat ini Friendly Logistics tengah mengelola lebih dari 10 ribu transaksi tiap bulannya. Ada pula tenaga profesional yang yang menangani sekitar 200 order per hari.
VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi, menilai untuk mendukung kemajuan UKM di Indonesia JNE memiliki kapabilitas dalam bidang jasa kiriman. “Ada lebih dari 40 ribu karyawan, 7.000 armada, serta 6000 titik layanan yang kami miliki di seluruh Indonesia, JNE menjadi official partner PTS yang menyediakan infrastruktur logistik untuk kebutuhan pengiriman last mile delivery, termasuk kiriman internasional,” jelasnya.
Layanan Friendly Logistic mencakup penerimaan pemesanan, pengambilan produk, quality control, pengemasan, hingga proses input resi yang selanjutnya dikirimkan oleh JNE. Dengan kehadiran layanan ini, UMKM dapat fokus pada produksi dan sales sementara problem logistik akan di tangani oleh layanan Friendly Logistics.
“Pelaku industri kreatif atau UMKM mendapatkan manfaat, seperti pengelolaan warehousing yang dilakukan secara profesional dan terintegrasi dengan layanan last mile delivery, serta update inventory dan shipment status secara berkala sehingga dapat menghemat waktu dan biaya”, tambah Eri.
Bagaimana menurut kamu, masih mau sibuk dengan urusan logistik?
Iming-iming kesuksesan bekerja di perusahaan bergengsi di negara-negara besar di dunia tidak membuat lima sosok ini tergiur
Senin, 5 Maret 2018 | 06:13 WIB
Ekonomi akan terus tumbuh dan menguat. Hal ini tentu saja akan berdampak pada bisnis lokal. Apa saja yang akan berubah?
Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:15 WIB
Apa itu logistik dan bisnis logistik? Siapa saja perusahaan logistik terbaik didunia 2018 ?
Rabu, 5 September 2018 | 11:30 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pembaruan Google Photo membawa editing ke level yang sangat personal dan mendalam, seperti:
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:08 WIB
Selain itu, pertumbuhan di level pedesaan ini sejalan dengan data makro nasional. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah berhasil menembus angka 45 juta pengguna.
Senin, 10 November 2025 | 10:11 WIB
Fitur-fitur baru ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu reator, mulai dari tahap awal pembuatan ide hingga proses penyutingan video panjang.
Selasa, 4 November 2025 | 17:58 WIB
Pada akhir 2025 nanti, diperkirakan sekitar sepertiga dari smartphone yang terjual di seluruh dunia akan punya fitur AI generatif. Bukan hanya ponsel premium, tapi juga kelas menengah.
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Platform pencari kerja Pintarnya menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses rekrutmen, sekaligus membuka akses ke layanan keuangan bagi pekerja sektor informal.
Senin, 22 September 2025 | 13:46 WIB
File APK yang diklaim sebagai video demo dari aksi massa di jalanan sedang disebar ke berbagai grup Whatsapp. Hati-hati, jangan asal klik apa lagi ikut menyebarkan ke grup WA lain!
Rabu, 3 September 2025 | 11:44 WIB