Indonesia Segera Punya Peraturan AI, Apa Pengaruh untuk Pelaku Bisnis?
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Scale-Up Asia Conference akan kembali digelar 28 Maret 2018 di The Hall, Senayan City, Jakarta. Acara ini merupakan gelaran Endeavor Indonesia, sebuah jaringan dan gerakan kewirausahaan global yang mempelopori gerakan High-Impact Entrepreneurship (HIE) di dunia.
Menginjak tahun keenam berkiprah di Indonesia, Endeavor telah menyaring 3.000 entrepreneurs, memilih 38 di antaranya yang dianggap berpotensi sebagai high-impact entrepreneur, serta membantu mereka mengembangkan bisnisnya dengan menyediakan akses terhadap mentor yang terdiri dari para pemimpin bisnis dan profesional senior di dalam dan luar negeri, akses terhadap pendanaan dan akses terhadap talenta.
Untuk memberikan inspirasi kepada masyarakat yang lebih luas, Scale-Up Asia kali ini dibuka untuk umum, bagi siapapun yang tertarik dengan dunia entrepreneurship. Sati Rasuanto, Managing Director dari Endeavor Indonesia mengatakan “High-impact entrepreneurs menciptakan dampak besar lewat bisnisnya dan memberi inspirasi kepada orang lain untuk berpikir “jika dia bisa melakukannya, saya pun bisa. Inspirasi seperti inilah yang ingin dibangun melalui acara Scale-Up Asia 2018.”
Berbeda dengan beberapa acara kewirausahaan lainnya, acara ini menghadirkan para high-impact entrepreneur dan praktisi dunia kewirausahaan, baik teknologi maupun konvensional, yang akan berbagi cerita dan pengalaman perjalanan kewirausahaannya dari berbagai sudut yang berbeda, sesuai tema acara tahun ini “50 Shades of Scaleup”.
Reza Caropeboka, Communications and Outreach Manager Endeavor Indonesia, mengatakan “Scale-Up Asia tahun lalu mendapat sambutan yang sangat baik dari para peserta. Mereka mengikuti setiap sesi talkshow dengan penuh perhatian dan kebanyakan tidak meninggalkan ruangan sampai akhir acara. Selain karena pembicara-pembicaranya memang diminati banyak orang, talkshow di Scale-Up Asia memang dikemas secara interaktif dan mengangkat cerita para pembicara dari sisi yang berbeda.”
Scale-Up Asia kali ini akan menghadirkan lebih dari 15 entrepreneur dan pelaku dunia kewirausahaan dari dalam dan luar negeri sebagai pembicara, antara lain Fajrin Rasyid (pendiri dan CFO Bukalapak), Stefanie Kurniadi (pendiri CRP Group – Warunk UpNormal, Nasi Goreng Mafia, Bakso Boedjangan, dll.), Tony Fernandez (Group CEO Air Asia), Carline Darjanto (pendiri dan Creative Director Cotton Ink), Azran Osman-Rani (mantan CEO of iFlix and Air Asia X), Nick Nash (Group President Sea – Shopee, Garena, AirPay), Mona Ataya (pendiri dan CEO Mumzworld, UEA) dan masih banyak lagi.
Jika pembaca ingin mengetahui Informasi lebih lanjut tentang Scale-Up Asia dapat mengunjungi scaleupasia.co atau di Instagram Scale-Up Asia: @scaleup.asia. Pembelian tiket Scale-Up Asia dapat dilakukan lewat sini.
Pemerintah siapkan 2 Perpres AI 2026 tentang Etika & Roadmap. Cari tahu dampaknya bagi pelaku bisnis selengkapnya di sini!
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Simak perubahan perilaku Gen Z dalam berbelanja dan dampaknya bagi strategi bisnis.
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Best practice untuk meningkatkan performa affiliate seller, berikut di antaranya:
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:55 WIB
Walaupun AI sangat cepat dalam memproses informasi, AI tetap memiliki keterbatasan mendasar AI tidak benar-benar memahami manusia.
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:52 WIB
Pernah merasa otak tiba-tiba "hang" atau susah fokus padahal tidak sedang mengerjakan tugas berat? Yuk, cari tahu apakah kamu sedang mengalami salah satu dari 8 masalah mental era digital yang sering tidak kita sadari ini!
Rabu, 8 April 2026 | 17:11 WIB
Demi keamanan anak di dunia digital, Roblox berencana menghadirkan mode offline, langkah ini jadi bagian dari adaptasi terhadap aturan baru di Indonesia.
Senin, 30 Maret 2026 | 17:12 WIB
Laporan ini menyusun tujuh tren penting di bidang keamanan yang mempengaruhi perkembangan strategi keamanan ke depannya. Tujuh tren tersebut adalah:
Senin, 30 Maret 2026 | 16:27 WIB
Aturan pandemi global kembali memanas, hasilnya bisa menentukan akses kesehatan yang lebih adil atau tidak di masa depan.
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:51 WIB
Investasi emas kini lebih mudah, aman, dan tepercaya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA.
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:55 WIB
Mau mencoba tren AI "Caricature of Me and My Job"? Mau dibuat lebih personal dan akurat? Yuk simak informasi berikut!
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:28 WIB
Google akan mengirimkan server berukuran kecil ke luar angkasa. Mereka bekerja sama dengan perusahaan bernama planet untuk meluncurkan dua satelit prototipe yang membawa server tersebut.
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:17 WIB
Mahasiswa dari berbagai jurusan membutuhkan pemahaman dasar tentang Data Analytics. Kalau kamu tertarik mulai mengenal Data Analytics tanpa harus langsung berkomitmen besar, Yuk simak informasi berikut!
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:52 WIB
Mengapa Orang Tua Menjadi Target Empuk Penipu?
Rabu, 14 Januari 2026 | 17:25 WIB
Simak lima tips sederhana dari DANA untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber!
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB