LogoDIGINATION LOGO

OVO Berinovasi Hadirkan Profil Pelanggan Secara Real Time

Oleh Ana Fauziyah Rabu, 25 Oktober 2017 | 03:37 WIB
Share
OVO, aplikasi pintar yang menawarkan fitur pembayaran dan loyalty points telah menunjuk Kinetica, penyedia Graphic Processing Unit (GPU)—accelerated analytics database dan NVDIA untuk mempercepat inovasi di bidang big data dan analytics yang diklaim menghasilkan 360 derajat profil pelanggan dan pengetahuan mendalam tentang tren belanja dan gaya hidup digital secara real time
Share

OVO, aplikasi pintar yang menawarkan fitur pembayaran dan loyalty points telah menunjuk Kinetica, penyedia Graphic Processing Unit (GPU)—accelerated analytics database dan NVDIA untuk mempercepat inovasi di bidang big data dan analytics yang diklaim menghasilkan 360 derajat profil pelanggan dan pengetahuan mendalam tentang tren belanja dan gaya hidup digital secara real time.

Dengan dukungan Kinetica dan NVIDIA, OVO yang juga bagian dari Lippo Digital Group berusaha mengintegrasikan Artificial Inteligence (AI), in-memory, GPU-database. Teknologi ini akan menggabungkan seluruh data pelanggan yang dihasilkan setiap sistem transaksi anak perusahaannya ke dalam platform analytics terpusat

Seluruh data anak perusahaan yang terfragmentasi akan dikonsolidasi dan dianalisis untuk menghasilkan 360 derajat profil dan pengalaman pelanggan sehingga memungkinkan OVO memberikan penawaran eksklusif berdasarkan perilaku dan ketertarikan pelanggan.

Database GPU-accelerated akan mengonsolidasi berbagai dimensi data pelanggan, termasuk demografi, perilaku dalam berbelanja lintas kanal, seperti sentimen yang diperoleh melalui media sosial, serta interaksi di toko dan platform online.

Adrian Suherman, CEO Lippo Digital Group mengatakan, “Melalui penguasaan dan pemanfaatan teknologi dengan intensitas, ketepatan, dan kecepatan yang tinggi, kami dapat memahami pelanggan dengan lebih baik lagi sehingga kemudian dapat memenuhi kebutuhan dan harapan mereka.”

Sementara Joseph Lee, Vice President, Asia Pacific Japan Kinetica mengatakan dengan kebutuhan saat ini yang semakin dinamis, margin laba tipis, serta siklus produksi yang semakin pendek, perusahaan yang bergerak di bidang ritel dan e-commerce dapat memiliki keunggulan kompetitif dengan memanfaatkan big data analytics.

“Keuntungan dari 360 derajat profil pelanggan serta percepatan pengolahan data untuk mengambil keputusan operasional dan keputusan produk yang matang juga bisa dialihkan dengan mudah ke sektor industri lain,” tambah Lee.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB