LogoDIGINATION LOGO

Baru Lulus Kuliah? Ini Tips Dapatkan Pekerjaan Impianmu!

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Selasa, 5 Februari 2019 | 15:11 WIB
Share
Ilustrasi mencari kerja (shuttterstock)
Share

Yeay, akhirnya lulus kuliah! Selamat atas gelar pertamanya. Selamat datang juga di dunia yang sesungguhnya, dunia kerja. Yap! Lulus kuliah bukanlah akhir dari perjuangan. Sebaliknya, kelulusan adalah langkah awal menapaki kehidupan sebenarnya.

Semakin tahun, angkatan kerja semakin banyak. Persaingan kerja pun semakin ketat. Untuk kamu para fresh graduate, jangan berkecil hati. Walaupun belum memiliki pengalaman profesional, kamu harus tetap optimis untuk mendapatkan pekerjaan impianmu.

Karenanya Digination.id merangkum 5 tips yang bisa diterapkan untuk membantumu mempersiapkan diri untuk pekerjaan pertama. Simak, ya!

1. Koneksi adalah kunci

Jangan lupakan teman kampus, senior, dosen dan staf kampus karena networking sangat penting untukmu yang belum memiliki koneksi profesional. Mintalah bimbingan, rekomendasi atau bahkan referensi dari mereka. Survei Linkedin menyebutkan bahwa 85% pekerjaan diisi melalui koneksi atau jaringan, lho.

Baca juga: Perluas Jaringan Bisnis Dengan 3 Tips Ini!

2. Bersihkan media sosialmu

Sebelum melamar pekerjaan, coba lihat profil media sosialmu dulu: apakah ada foto atau postingan yang 'berbahaya' atau tidak pantas? Jika ada, pastikan kamu membersihkannya dulu atau atur untuk di private. Mengapa? Karena 93% recuiter akan mengecek media sosialmu dan mengevaluasinya.

3. CV yang menarik

CV yang menarik adalah pintu gerbang untuk mendapatkan pekerjaan. Susun CV sebaik mungkin, tuliskan kelebihan dan pengalamanmu selama di kampus seperti magang atau menjadi pengurus BEM. CV yang baik akan membantumu maju ke tahap selanjutnya yaitu wawancara. Eits, jangan lupa untuk menyusun CV sesuai dengan posisi dan deskripsi pekerjaan yang tercantum dalam lowongan, ya!

Baca juga: 3 Langkah Agar Proposal Bisnismu Meyakinkan Investor

Ilustrasi mencari kerja (shuttterstock)
4. Manfaatkan situs pencari kerja

Di zaman serba digital seperti ini, mencari pekerjaan bisa dilakukan dari rumah. Manfaatkan website dan aplikasi pencari kerja untuk membantu menemukan pekerjaan impianmu. Gunakan kata kunci "fresh graduate" atau "entry level" untuk mempermudah pencarian.

5. Berlatih wawancara

Sembari menunggu panggilan interview, sebaiknya kamu mempersiapkan diri. Luangkan waktu untuk berlatih, mempraktekkan tanya jawab wawancara. Biasanya hal yang akan ditanya saat wawancara adalah seputar CV yang kamu tulis. Jadi kamu bisa membayangkan pertanyaan apa yang kira-kira ditanyakan dan mempersiapkan jawabannya.

Yuk siapkan diri mulai sekarang! Semoga sukses!

Baca juga: Rajin Berbagi Informasi, Sarjana Volunteer Tumbuh Terus

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Top Resume, The Ladders
TAGS
RECOMMENDATION

10 Tips untuk Mengalahkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.

Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB