LogoDIGINATION LOGO

6 Jurus Jitu Mengembangkan Travel Startup

Oleh Desy Yuliastuti Senin, 23 Juli 2018 | 12:05 WIB
Share
Pergi travelling memang sesuatu yang menyenangkan, tapi menghabiskan banyak uang
Share

Pergi travelling memang sesuatu yang menyenangkan, tapi menghabiskan banyak uang. Walaupun demikian, banyak orang yang tidak ambil pusing dan masih pergi travelling mengunjungi tempat-tempat yang mereka suka.

Dari sekian banyak perkakas selama travelling, teknologi adalah salah satu yang tidak boleh dilupakan. Pasalnya, teknologi sangat membantu selama perjalanan.

Teknologi yang ada saat ini sangat bagus dimanfaatkan untuk menjalankan travel startup. Adanya travel startup tentu saja memudahkan para traveler dalam mencari paket perjalanan yang pas buat mereka.

Namun, banyaknya startup travel yang lain menjadi tantangan tersendiri dalam bisnis ini. Lalu, bagaimana tipsnya kembangkan travel startup agar berbuah kesuksesan? Dilansir dari Cermati, berikut jurus jitu yang bisa kamu coba untuk mengembangkan travel startup.

-

Mengenali Pangsa Pasar

Langkah pertama yang harus kamu ketahui adalah mengenal siapa pangsa pasarnya. Apakah itu traveler remaja, dewasa, atau orang tua. Kalangan traveler biasanya datang dari semua usia. Namun, traveler terbanyak tetaplah kaum muda. Apalagi mereka yang sangat mengagumi alam dan penasaran tentang alam dan segala isinya.

Para traveler biasanya mencari-cari informasi lewat travel startup di media sosial, semisal Instagram, Snapchat, dan Facebook. Ada juga yang langsung mencari dari mesin pencarian Google. Pastikan startup kamu masuk dalam daftar pencarian untuk membidik pasar yang lebih luas.

Membangun Jaringan

Bisnis travel tentu saja berbeda dengan bisnis lainnya. Entah itu dari segi biaya, pangsa pasar, ataupun tujuan bisnis itu sendiri. Saat menjalankan bisnis, kamu perlu membangun jaringan yang bagus, terlebih lagi dengan maskapai penerbangan. Adanya kerja sama dengan maskapai penerbangan sangat membantu untuk mendapatkan tiket murah.

Setiap maskapai penerbangan memiliki penawaran menarik terkait harga tiket pesawat. Banyak juga maskapai yang memberikan bonus tiket penerbangan apabila suatu perusahaan startup mencapai target yang ditentukan.

-

Jadi yang Paling Unik

Ada banyak travel startup yang tersebar di Indonesia. Banyak pula yang menawarkan fasilitas untuk memanjakan para konsumen, termasuk menyediakan layanan dan komunikasi berbasis internet. Jika perusahaan travel startup milikmu ingin berkembang pesat, jadilah yang paling unik.

Menjadi yang terunik memang sedikit sulit. Pasalnya, kamu harus teliti melihat para pesaing. Jika tidak, travel startup bisa-bisa tidak berkembang dan menelan kerugian. Keunikan yang dimiliki bisa dari segi pelayanan, layanan konsumen, dan cara pembayaran. Intinya, tawarkan yang sedikit berbeda yang tidak ditawarkan travel startup pesaing.

Baca juga: 4 Titik Lemah Industri Perjalanan Online

Mengetahui Kebutuhan Konsumen

Setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Ada yang hanya mencari tiket pesawat, ada juga yang mencari tempat penginapan, tiket kereta, dan lain-lain. Walaupun berstatus travel startup bukan berarti kalau bisnis yang dijalankan hanya sebatas penjualan tiket pesawat. Faktanya, kamu bisa menjalankan bisnis rangkap yang ada kaitannya dengan paket perjalanan.

Selain itu, kamu juga bisa sedikit menyeleweng dari bisnis travel startup. Misalnya, menyediakan pembayaran token listrik, telepon, internet, pulsa, dan kartu perdana. Meskipun menyeleweng, banyak pebisnis yang melakukan hal ini untuk menambah keuntungan.

-

Tawarkan Tempat yang Menarik

Tiket perjalanan keliling Asia menjadi yang paling populer beberapa bulan terakhir. Penjualan tiket penerbangan ke Asia tidak hanya menarik minat traveler, tapi juga orang tua dan anak remaja yang ingin menghabiskan liburannya.

Setiap traveler pasti ingin mengunjungi tempat-tempat eksotis, benar tidak? Untuk menarik minat konsumen, lakukan pencarian tentang tempat menarik yang ditawarkan di setiap negara. Setelah itu, satukan tempat-tempat menarik itu dalam satu paket untuk menambah keinginan konsumen untuk memilih paket tersebut.

Jangan lupa untuk menetapkan harga yang terjangkau. Artinya, tidak terlalu mahal, sesuai dengan fasilitas, dan akomodasi yang akan didapatkan selama perjalanan.

Promosi di Media Sosial

Media sosial menjadi cara ampuh untuk mengembangkan bisnis travel startup. Seperti yang telah disebutkan di atas, Instagram, Snapchat, ataupun Facebook menjadi yang terlaris. Akan tetapi, kamu juga bisa memperluas promosi melalui sosial media lainnya, seperti Twitter dan Blog Pribadi.

Agar promosi semakin berhasil, jangan ragu untuk membentuk komunitas atau grup yang diisi para traveler. Undang teman-teman di media sosial untuk bergabung di grup yang kamu buat. Setiap informasi tentang paket murah, diskon tiket penerbangan, dan penginapan bisa di-posting di grup tersebut.

Nah, jangan ragu memulai bisnis travel jika memang sesuai passionĀ­-mu. Meskipun pesaing di bisnis travel startup terbilang cukup ketat, bisnis tetap bisa sukses asalkan kamu tekun menjalankannya. Intinya, selalu optimis dan tetaplah berinovasi.

Baca juga: Riset: 2018 Jadi Eranya E-Leisure Economy

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Sst... Ini Dia Tren Artificial Intelligence Tahun 2019!

Perkembangan pesat teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan tidak dapat dibendung lagi. Teknologipun berhasil masuk ke dalam segala bidang kehidupan manusia termasuk dunia bisnis. Lalu bagaimana tren AI pada tahun 2019?

Rabu, 12 Desember 2018 | 08:15 WIB

Bosan Saat Delay? Mmm, 'Jualan', Nyok!

Menunggu waktu delay tentu membosankan dan menyebalkan. Daripada buang-buang waktu percuma, kamu bisa manfaatkan waktu ini untuk mempromosikan bisnis. Kenapa, nggak?

Selasa, 11 Desember 2018 | 16:15 WIB

Perluas Jaringan Bisnis Dengan 3 Tips Ini!

Berbisnis tidak bisa dilakukan sendiri, butuh rekan untuk berkolaborasi. Tapi, apa artinya kolaborasi tanpa jaringan pertemanan yang luas?

Selasa, 11 Desember 2018 | 11:15 WIB

6 Cara Hadapi "Toxic Boss"

Punya bos yang gak enak tentu akan berpengaruh pada produktivitas dan kualitas kerja. Jangan buru-buru resign, pelajari dulu 6 hal ini

Senin, 10 Desember 2018 | 11:15 WIB

Nih, Peluang Investasi Baru: eSport!

Industri eSport menjadi sorotan para investor karena menjanjikan keuntungan yang besar dalam beberapa tahun investasi. Namun sebelum memulai investasimu di dunia eSport kamu harus mengetahui 4 hal ini.

Jumat, 7 Desember 2018 | 16:15 WIB

Aplikasi yang Bikin ODHA Tak Terkucilkan

Data tahun 2017 menunjukkan bahwa ada 36,9 juta orang hidup dengan HIV/AIDS. Stigma, diskriminasi dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit ini semakin memperparah keadaan

Rabu, 5 Desember 2018 | 12:19 WIB