LogoDIGINATION LOGO

Google Blokir Ekstensi 'Nakal' di Chrome

Oleh Sukindar Rabu, 4 April 2018 | 12:11 WIB
Share
Belum lama ini, Google telah mengumumkan akan memblokir semua iklan yang berkaitan dengan cryptocurrency pada setiap platform yang dimilikinya
Share

Belum lama ini, Google telah mengumumkan akan memblokir semua iklan yang berkaitan dengan cryptocurrency pada setiap platform yang dimilikinya.

Mengikuti jejak tersebut, Google telah mulai menindak tegas ekstensi Google Chrome yang memiliki komponen penambangan cryptocurrency di dalamnya.

Mulai sekarang, para pengembang sudah tidak bisa mengunggah semua ekstensi dengan komponen penambang cryptocurrency ke Google Chrome Web Store.

Namun tidak perlu khawatir, Google masih akan mengizinkan ekstensi dengan blockchain yang tidak berkenaan dengan tujuan penambangan cryptocurrency di toko ekstensi.

Bagi Google, tidak ada masalah dengan ekstensi yang memiliki fungsi tunggal untuk melakukan penambangan cryptocurrency di belakang layar.

Baca Juga:
Google Akan Hapus Semua Iklan Bitcoin

Hanya saja, Google mempermasalahkan ekstensi yang memiliki fungsi tertentu, namun melakukan penambangan cryptocurrency secara rahasia tanpa sepengetahuan pengguna.

Dilansir Digital Trends, Extension Platform Product Manager Google James Wagner menyatakan bahwa terdapat beberapa ekstensi yang melakukan penambangan tanpa sepengetahuan pengguna beberapa bulan belakangan ini.

Wagner menegaskan, script yang digunakan untuk menambang tersebut sering mengkonsumsi sumber daya CPU secara signifikan yang dapat berimbas ke kinerja dan konsumsi daya.

Dalam catatannya, Google menemukan fakta bahwa 90% ekstensi dengan penambang cryptocurrency tertanam gagal memenuhi kebijakan perusahaan.

Baca Juga:
Facebook Larang Iklan tentang Mata Uang Digital, Kenapa Ya?

Kebanyakan kegagalan tersebut dikarenakan tidak menginformasikan kepada pengguna mengenai perilaku ekstensi secara lengkap.

Daripada harus menyoroti kesesuaian ekstensi dengan kebijakan satu per satu, Google memilih memblokir semua ekstensi dengan komponen penambang sebagai solusi.

Langkah ini diambil Google mengikuti pemblokiran iklan berkaitan dengan cryptocurrency di layanan iklan AdWords yang akan dilakukan mulai bulan Juni mendatang.

Meskipun tidak berkaitan dengan script penambangan, pemblokiran iklan dilakukan karena adanya produk keuangan yang tidak diatur atau bersifat spekulatif sehingga bisa merugikan pengguna.

Selain melakukan pemblokiran, Google juga merencanakan akan menghapus ekstensi terindikasi penambang cryptocurrency pada akhir Juni 2018.

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Digital Trends
TAGS
LATEST ARTICLE

3 Kebiasaan Boros Ini Harus Segera Kamu Tinggalkan!

Milenial terkenal sebagai generasi boros dan sering berutang. Kevin O'Leary, co founder Softkey Internasional sekaligus panelis reality show Shark Tank mengatakan ada 3 kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan. Apa saja, ya?

Rabu, 20 Februari 2019 | 08:15 WIB

Mencari Pekerjaan Sesuai Passion? Jangan!

Sering mendengar semboyan “Bekerjalah sesuai passion?" Katanya jika bekerja sesuai passion, maka sukses akan mudah terbentang. Ah, masa iya?

Senin, 18 Februari 2019 | 11:15 WIB

Dari Gates Sampai Zuckerberg, Siapa yang Paling Dermawan?

Mau tahu siapa saja sosok CEO yang paling dermawan di dunia? Siapa tahu kamu akan terinspirasi dan menyusul langkah mereka. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah daftar CEO perusahaan teknologi yang paling gila menyumbang.

Jumat, 15 Februari 2019 | 16:15 WIB

Sukses Cara Gila Ala Jeff Bezos!

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari kisah hidup Jeff Bezos. Berikut adalah prinsip-prinsip bisnis alanya yang bisa kamu contoh.

Jumat, 15 Februari 2019 | 11:15 WIB