LogoDIGINATION LOGO

Tren Pembayaran Digital di Indonesia Tahun 2023

author Oleh Dewi Shinta N Rabu, 7 Februari 2024 | 10:10 WIB
Share
Share

Xendit perusahaan fintech dan payment gateway, baru saja mengeluarkan tren pembayaran digital sepanjang tahun 2023, terkait pola penggunaan layanan Xendit Group oleh merchant.

Berikut ini beberapa informasi yang dapat memberi gambaran mengenai tren pembayaran digital di Indonesia: 

Virtual Account masih menjadi pilihan utama untuk menerima pembayaran di Indonesia. 

Statistik menunjukkan bahwa Virtual Account menjadi pilihan utama di antara metode pembayaran pada kategori Money-In di Indonesia. Virtual Account memberikan lebih dari 50% dari total volume pembayaran (TPV), mengalami pertumbuhan sebesar 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menggambarkan tingkat kepercayaan yang tinggi dalam penggunaan transfer bank dan virtual account di pasar Indonesia.

Sektor jasa tetap menjadi yang paling dominan dalam volume transaksi. 

Di antara merchant Xendit Group, sektor layanan mencatatkan frekuensi transaksi tertinggi (90 juta), dengan telekomunikasi seluler muncul sebagai kontributor utama pada pertumbuhan ini (pertumbuhan TPV sebanyak 3 kali lipat). Diikuti oleh layanan keuangan (70 juta) dan produk digital (30 juta).

Baca juga: Tren Belanja Online yang Perlu Diketahui oleh Pelaku Usaha

Penggunaan kartu kredit mengalami pertumbuhan pesat

Terjadi peningkatan 4 kali lipat pada Total Payment Volume (TPV) kartu kredit, yang menggambarkan kepercayaan pasar yang semakin meningkat. Penyumbang utamanya adalah peningkatan penggunaan kartu kredit dalam sektor travel dan layanan hospitality.

Peningkatan penggunaan transaksi QRIS

Xendit melaporkan peningkatan 6% dalam transaksi QRIS, mencapai lebih dari 20 juta transaksi. Pertumbuhan ini sejalan dengan inisiatif Bank Indonesia untuk meningkatkan penggunaan QRIS dan mendorong inklusi ekonomi digital.

Sektor ritel dan produk digital menunjukkan pertumbuhan pesat

Sektor ini berhasil melipatgandakan pertumbuhannya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan bukti kemampuannya menghadapi perkembangan tren konsumen dan dinamika pasar.

Baca juga: Tren Belanja Online yang Perlu Diketahui oleh Pelaku Usaha

Kinerja baik sektor Restoran, Travel, dan Layanan hospitality 

Restoran, Travel, dan Layanan hospitality menjadi sektor yang menunjukkan kinerja paling baik. Sektor ini telah mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi sebesar 135% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Xendit Indonesia telah melayani lebih dari 4.500merchant langsung, ditambah sejumlah besar sub- merchant. Total Volume Pembayaran (TPV) mengalami pertumbuhan sebesar 5%, mencapai  >IDR 300T.

“Dalam lanskap fintech yang terus berkembang, Xendit Group menjadi salah satu pondasi pertumbuhan dan inovasi. Selain terus mengupayakan kemajuan digital dan ekonomi, Xendit menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan positif. Xendit tidak hanya bertujuan untuk mendukung infrastruktur pembayaran digital tetapi juga berkontribusi aktif pada inisiatif pemerintah untuk memperkuat pendidikan, perlindungan pengguna fintech, dan memajukan kolaborasi lintas sektor untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam ekosistem ekonomi digital yang tangguh,” ungkap Tessa Wijaya, Co-Founder dan COO Xendit Group.

Dengan begitu, Xendit Group Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan tahunan sebesar 30% baik dalam jumlah transaksi maupun jumlah merchantaktif di Indonesia meskipun pertumbuhan teknologi regional tengah mengalami perlambatan.  

  • Editor: Dewi Shinta N
TAGS
LATEST ARTICLE